Kesan Setelah Sidang Komprehensif
Akhirnya hari yang dinantikan sudah tiba. Hari dimana harga 60 menit sangat berharga. Menanti selama kurang lebih empat setengah tahun, selama itu pula Saya mempersiapkan kedatangannya. Sidang Komprehensif, begitulah Kampus Saya menyebutnya. Akhirnya Saya memasuki "gelanggang pertempuran" itu kemarin.
Dimulai dengan presentasi yang Saya bawakan mengenai hal yang berkaitan dengan judul skripsi yang diambil. Pemanfaatan Sensor Accelerometer pada Smartphone Android Sebagai Kendali Pagar Rumah Melalui Bluetooth, judul yang Saya mantapkan. Sebenarnya rasa gugup dan canggung itu masih bersemai saat Saya presentasi didepan para penguji yang notabene akademisi yang professional. Namun, setelah beberapa menit rasa itu mulai berguguran dan tumbuhlah ketenangan.
Setelah sesi presentasi usai, maka selanjutnya sesi tanya-jawab oleh para Dewan Penguji. Diawali oleh Penguji 1, Bapak Drs. Sugeng Widada, beliau menyoroti bagian elisitasi dan stakeholder. Memang salah satu kelemahan yang Saya miliki terletak pada stakeholder, namun saat itu pula penjelasan tentang stakeholder Saya berikan kepada Beliau.
Selanjutnya pertanyaan diberikan oleh Bapak Fredy Susanto, S.Kom., CCNA., MTCNA., sebagai Penguji 2, beliau menambahkan beberapa hal yang seharusnya menjadi poin penting. Pertama, Beliau menambahkan saran untuk output penelitian yang harusnya dapat diganti dengan objek yang lain, agar lebih inovatif. Kedua, skema hardware harus tertera lebih lengkap pada penulisan laporan.
Setelah "dihajar" dengan pertanyaan sebelumnya, setelah itu tiba giliran Ketua Dewan Penguji, Bapak Rasyid Tarmizi, S.E., MM. Entah memang beliau seorang penulis atau bukan, karena Saya belum mengenal beliau sebelumnya, komentar yang diberikan seputar penulisan. Bagai ketiban rejeki nomplok, karena hobi baru saya adalah menulis, Saya mendapat banyak ilmu dari beliau tentang kepenulisan. I Love You Full deh pak. he he he.
Semua pertanyaan dan "bantaian" dewan penguji, Alhamdulillah, bisa saya jawab dengan baik. Dengan tegas, berdasar dan tak lupa senyum yang lebar, Saya menjawabnya. Sebetulnya, sebelum sidang komprehensif, sudah saya prediksi kemungkinan nilai yang akan didapat. Maka dari itu dengan sangat lepas Saya melenggang ke gelanggang pertempuran itu.
Saya juga ingin berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang telah banyak berkorban dalam segala hal untuk anak - anaknya namun tetap ikhlas dalam hatinya. Kemudian, untuk Kepala Jurusan, Bapak Ferry Sudarto, S.Kom., M.Pd., Kedua Pembimbing Skripsi, Bapak Fredy Susanto, S.Kom., CCNA., MTCNA. dan Bang Firman (Moch. Firmansyah, S.Kom.). Lalu untuk Sahabat U2 dan ADK FUMMRI, yang luar biasa mensupport Saya dalam penggarapan skripsi.
Namun, perjuangan belum selesai. Setelah salah satu resolusiku --Mengakhiri sidang dengan Kece-- tercapai, masih banyak target yang perlu dicapai. Tetap semangat menuju kehidupan yang lebih keras.
Keep Hamazah, Smile and Pray!