Impian Nomor 27 & 27 Impian yang Tertunda... . Terik matahari terlalu menyengat, rasanya tubuhku basah kuyup oleh keringat. Berjalan menyusuri jalanan kota bukan menjadi hal yang menyenangkan. Sudah satu minggu aku membawa map coklat dengan tas ransel dipunggung, berdandan rapi menggunakan dasi. Masuk ke setiap perusahaan di kota ini. Tapi, tolakan dan cacian seolah menjadi hal utama dalam perjalanan ini. Sarjana ekonomi pun sulit menghasilkan uang. Padahal dulu sewaktu kuliah, aku sudah terbiasa menghitung jutaan bahkan milyaran, walau hanya sebatas angka dan kertas tanpa uang nyata. Allahuakbar... Allahuakbar... Panggilan Allah telah terdengar ditelingaku, kupercepat langkah kaki menuju sumber suara. Bukan hal yang tabu jika dalam keadaan sulit manusia akan mendekati sang pencipta. Siapa lagi tempat mengadu selain dia yang Maha kaya. Bahkan meskipun aku seorang pengangguran, makan dan minumku sehari-hari sudah sangat tercukupi meskipun harus berhemat. Kuanggap itu adalah nikmat dari Sang Maha kaya. Kakiku segera mengambil langkah belok kiri, menuju suara adzan. Wajahku terlihat lebih cerah dan perasaanku menjadi lebih tenang. Aku menyandarkan tubuhku pada dinding putih yang dingin, menghela napas panjang. Mataku melirik tas ransel, kubuka beberapa buku masih setia di dalamnya, menjaga dan menemani langkahku. Ada buku berwarna coklat bermotif batik. Ah iya, sudah satu tahun aku tidak pernah melihat buku itu, meskipun selalu ada didalam tas ranselku. Aku membuka lembar demi lembar, sesekali aku tertawa saat membaca beberapa impian dan cerita pencapaiannya. Terlebih pada impianku nomor 27 terlihat sebuah nama yang membuat hatiku berdesir sakit. Nama yang pernah membuat tiga per empat dari mimpiku tercapai sempurna, satu-satunya nama yang berani kutuliskan dalam buku impianku. Lanjut baca di.blog Aaraa ya ^^ selamat membaca semoga berkah, cek di bio untuk blognya... aarafalesia.blogspot.co.id #cerpen #shortstory #writer #write #penulislampung #penuliskece #smartwriter #impian #tantangan #odop #onedayonepost #mimpi #makeagoodart #art #word (at Lampung University)