belanja
beberapa hal keterlibatannya berbeda antara belanja online dan offline. mengesankan. berjalan di otista mencari toko yang adik maksud tapi tidak nemu ternyata bisa berujung pertemuan berkesan. berangkat mulanya dengan maps lalu hape keburu mati beberapa saat sebelum tiba. jadilah muter muter bingung lalu yasudahlah daripada jalan otista keburu habis mana jalurnya searah, berhenti di sebuah tempat. jalan, mencari, bertanya, tak tau.
lalu mata terhenti di gulungan benang warnanya cantik sekali wkw suka gakuat liat yang begini. terus ibunya seperti bisa baca pikiran. mau liat yang mana nengg. lalu dilanjut dengan menawarkan banyak hal yang sebetulnya kucari tapi bingung bagaimana cara bertanyanya karena blank istilah.
ayo neng mumpung ka dieu, tebih panginten linggihna?
sepertinya ibu bisa scanning pengunjungnya. obrolan jadi asik sekali. setelah sulit menentukan sekian warna, dilanjut dengan ibu memberi petuah petuah kehidupan. dilanjut lagi dengan rentetan doa asli terharu pisan. sing ageung milik neng, pami dijual sing laku, sing lancar dst. dst. banyak sekali. di tengah aaamiin aaamiin yang banyak itu, tak sangka saya bisa tersedak di tengah mengamini doa doa karena terkaget ibu mengeluarkan pertanyaan yang sangat jarang dan tidak disangka.
setelah dijawab, doa baik dilanjut. tulus sekali. sampai ingin nangis. sampai kepikiran setelah ini harus balik lagi atau bantu ibu dan bapak jualan entah bagainana.
jika memang sempat berinteraksi, nasihat atau pendapat bisa diminta dan didapat dari mana saja. dan ketulusan sungguh sedemikian mudah terbuncah dari sesiapa yang memang kebetulan tepat. tinggal memposisikan diri untuk menerima dan mencari atau tidak. dan sebetulnya manusia selalu butuh nasihat.
kalau kata ustadz salim, usaha menyamakan frekuensi dengan semesta harus selalu ada. salah satu bentuknya adalah dengan subhaanallaah wabihamdihi subhaanallaahil 'adzim karena seluruh entitas semesta senantiasa bertasbih. kalau sudah sefrekuensi, nanti apa apa yang menjadi maksud, keperluan, kebutuhan apapun akan tersampaikan. kalau Allaah izinkan, semesta akan mendukung dan menjadi wasilah pemenuhannya dalam waktu sesingkat singkatnya. semesta memahami, sederhananya karena getaran kita sama.
tepuk tangan dulu untuk diri sendiri bisa nemu jalan kembali tanpa gugel maps.














