I'm actually really awkward and uncoordinated. But not in a cute, absent-minded way like the heroines in books and movies. I'm more of a tripping-up-stairs, walking-into-poles, falling-flat-on-my-face kind of awkward.

seen from Sweden
seen from Netherlands

seen from United States

seen from Slovakia
seen from Canada

seen from United States

seen from United States
seen from Canada
seen from Bulgaria
seen from Türkiye

seen from Slovakia
seen from Russia

seen from United States

seen from Netherlands
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from South Africa

seen from South Africa
I'm actually really awkward and uncoordinated. But not in a cute, absent-minded way like the heroines in books and movies. I'm more of a tripping-up-stairs, walking-into-poles, falling-flat-on-my-face kind of awkward.
It occurred to me this morning that maybe animals have a better working knowledge of physics then I do... They know what velocity, height, momentum, energy, time, etc that will be needed to make a jump or a catch/kill, and I miss the step up onto the kerb sometimes...
Maybe I'm just very VERY spatially challenged to the point of it being a handicap...
Suatu siang tentang Jalan Jaksa
Suatu siang sekembalinya saya dan dua orang teman dari kantin kantor tetangga, kami berpapasan dengan dua orang turis asing usia senja. Mereka mendekati kami dan menanyakan di manakah gerangan Jalan Jaksa berada. Meskipun mereka sudah memegang buku dengan peta (saya yakin Lonely Planet, tapi itu tidak penting), namun mereka masih tidak yakin bagaimana cara menuju ke Jalan Jaksa.
Dengan kemampuan Bahasa Inggris saya yang luar biasa lancar seperti air terjun Sipiso piso, saya jelaskan bagaimana cara menuju ke Jalan Jaksa dan mereka langsung memberi saya iPhone 5 sebagai ucapan terima kasih. Sekian dan terima kasih.
-- Ok, ok, saya revisi paragraf di atas sesuai kejadian sebenarnya.
Dengan kemampuan Bahasa Inggris saya yang cukup bisa dipahami dua orang asing itu, saya jelaskan bagaimana cara menuju ke Jalan Jaksa. Pada saat itu saya baru menyadari kalau saya masih tidak terlalu pandai membaca peta. Ketika dua turis asing itu memperlihatkan peta di bukunya, saya mengalami kesulitan mengidentifikasi lokasi kami di peta tersebut, apalagi untuk menunjukkan arah ke Jalan Jaksa. Tapi atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong keinginan luhur untuk membantu turis asing tersebut, saya mencoba sekuat tenaga memberi petunjuk-petunjuk bagaimana menuju Jalan Jaksa.
Mengingat mereka bersikukuh untuk jalan kaki di siang terik, saya hanya bisa menjelaskan kepada mereka untuk mengikuti jalan di mana kami berada: belok kiri, kanan, menyeberangi jalan setelah menemukan patung besar di taman, belok kanan ke arah masjid dan jalan terus....Saya yakin petunjuk itu mengarahkan mereka ke area yang mendekati Jalan Jaksa (sambil berkata dalam hati, 'Nanti kalau sudah tiba di sana coba tanya orang lain lagi, ya'). #spatiallychallenged
My best friend has a very nice alternative to calling me clumsy
Me: today was a day where i was like door-challenged
Me: i kept pushing when i was supposed to pull and vice versa
Me: if it was a double door, i'd always end up pulling on the locked one
Me: and if it was a heavy door, i'd just walk right into it because i was expecting the door to open easily
Me: OY
Friend: HA oh Aileen
Friend: lol
Friend: don't be upset
Friend: I think it's cute
Friend: I think you devote parts of your brain to other things than being super spatially aware
Friend: and that's not a bad thing