Menjadi lupa
Yup, terulang lagi. Membuka akun blog, semangat menulis beberapa post, kemudian berkenti dan akhirnya lupa. Sepertinya ini bukan kali pertama saya mengalami (atau tepatnya, melakukan) hal seperti ini.
Alasannya? Klise. Sibuk sehingga tidak sempat menulis lagi. Klise sekali kan? Posting terakhir saya tercatat Maret 2014. Wow. Artinya sudah dua tahun blog ini vakuum. Padahal, jangankan dua tahun, dua minggu saja sebenarnya sudah banyak hal yang terjadi di Jakarta. Percayalah saya sama sekali tidak bermaksud merangkum beragam kejadian di Jakarta selama dua tahun itu dalan tulisan ini. Selain menurut saya tidak perlu (kan sudah ada surat kabar tau sumber info lain yang lebih bisa menguraikan), saya pun sudah tidak ingat lagi. Helloooo, dua tahun? Kejadian bulan lalu saja belum tenta saya (mau) ingat.
Mungkin kalau saya tidak mendapat ‘friendly reminder’ dari tumblr tentang akun saya ini, mungkin dua tahun itu bisa jadi tiga atau empat tahun. Nah, berhubung saya belum ada cerita khusus untuk ditulis di sini, ya sudah saya membuat tulisan ini saja. Mana tahu, setelah saya mandi dan makan pagi, ada inspirasi yang menghampiri. AHA!*
*kemungkinan ekspresi saya pada saat nanti mendapat ide














