Marhaban yaa Ramadhan, marhaban yaa syahral 'Ibadah, marhaban yaa syahras sa'adah.
Selamat datang duhai bulan Ramadhan. Selamat datang bulannya peningkatan amal ibadah, yang bahkan orang-orang yang lalai ketika bulan lainnya pun ikut berlomba-lomba di bulan ini. Selamat datang bulannya penuh kebahagiaan, meskipun tidak semua merasakan kebahagiaan yang hakiki namun setidaknya kita pun masih tetap bisa berbahagia dengan kehadiran bulan Ramadhan.
Maka beruntunglah bagi mereka yang sudah menetapkan tujuan diri dan mempersiapkannya sejak jauh hari, guna menyambut datangnya bulan yang suci. Maka berbahagialah bagi mereka yang sudah berada di lorong waktu Ramadhan, sementara masih banyak orang-orang yang tertipu dengan kebahagiaan yang fana karena masih terjebak dengan lorong waktu Sya'ban.
Karena kelak akan ada dua golongan ketika di akhir bulan penuh berkah ini. Pertama yaitu mereka yang sukses dengan bulan Ramadhannya; meningkat kualitas dan kuantitas hafalannya, shalat malamnya, sedekahnya, dan lain sebagainya. Sementara yang kedua adalah mereka yang merugi karena gagal dalam bulan Ramadhannya; di awal Ramadhan masih terlena, di pertengahan Ramadhan mulai tersadar namun kaki terasa berat hingga tak mampu melangkah, dan pada akhirnya terbuai oleh rayuan dunia ketika berada di akhir Ramadhan untuk mempersiapkan datangnya Syawwal.
Sudah pasti kita semua menginginkan sukses di bulan Ramadhan; semakin syahdu nan khusyuk lantunan ayat suci yang kita bacakan, semakin panjang shalat malam kita, semakin ringan tangan untuk bersedekah, semakin mudah melaksanakan shalat di awal waktu, dan lainnya. Maka persiapkanlah dengan sematang-matangnya persiapan.
Adalah benar jika segala sesuatu itu dinilai dengan akhirnya. Namun tiada yang salah jika kita mampu mengawalinya dengan baik :)