#SpringSeoul2016 Part 1: Mengurus Paspor dan Visa Korea
sebelum pergi ke korea selatan (korsel), entah itu untuk jalan2, sekolah, ataupun kerja, pastinya kita wajib punya paspor dan visa. apa sih paspor? apa pula itu visa? seringkali teman2 yang bertanya ke saya, tidak tahu perbedaan keduanya ^^
paspor itu semacam KTP, untuk identitas diri kita ketika keluar negeri. masa berlakunya 5 tahun sejak diterbitkan. visa itu semacam surat ijin tinggal. masa berlakunya berbeda2 untuk tipe visa single atau multiple.
karena saya sudah punya paspor sejak januari 2012, jadi saat saya akan ke korsel ini hanya perlu mengurus visa saja. untuk yang mau mengurus paspor, info lengkapnya klik di sini. sebetulnya agak khawatir juga tentang paspor saya ini perlu diperpanjang dulu atau tidak (karena expired januari 2017, dan saya berangkat ke korsel april 2016), jadi masa berlakunya kurang 8-9 bulan lagi dari jadwal keberangkatan. karena yang saya baca di blog2 lain itu kalo kurang 6 bulan expired, harus diperpanjang. tapi saya putuskan TIDAK DIPERPANJANG haha.
saya ke korsel bersama 2 orang teman. sebut saja R dan F. mereka berdua belum punya paspor, jadi harus mengurus dulu di kantor imigrasi surabaya. kantornya di Jl. Jend.S.Parman no.58A RT2/RW3 Kel.Waru, Kec.Sidoarjo. atau bisa juga di Giant Maspion Square Jl.Ahmad Yani no.73 Surabaya.
urusan paspor beres, sekarang urus visa. berhubung saya ke korsel nya dalam rangka mbolang alias jalan-jalan (dan hanya 7 hari), maka saya mengurus visa single. visa single itu untuk satu kali masuk ke negera tersebut, dan berlakunya hanya 90 hari. info lengkap mengenai visa single untuk kunjungan wisata, klik di sini.
nah di link tadi sudah disebutkan tentang persyaratan dokumen ya... lengkapi saja semua dokumennya. meskipun di poin “bukti keuangan” ditulis pilih salah satu, tapi usahakan lampirkan semuanya jika memang punya. untuk jumlah saldo tabungan di bank, tidak ada pedoman pasti berapa jumlah aman agar visa di-approve. yang saya baca di blog2 lain sih hitungan amannya: (IDR 1,5juta) x (masa tinggal di korsel). saya mbolang nya hanya 7 hari, maka: IDR 1,5juta x 7. tapi saat desember 2015, saya dan F tanya2 ke salah satu travel agent di surabaya, petugasnya bilang “saldo tabungan minimal 20 juta”. wow kami mana ada uang segitu haha. itu berlaku jika pengurusan visa nya titip ke travel agent tersebut ya...gak tau lagi kalo travel agent lainnya. kalo kata teman2 saya yang pernah ke korsel, dia pernah tanya2 ke travel agent di kotanya malah minimal 50 juta. yang ini lebih wow lagi haha. sehingga kami putuskan VISA MENGURUS SENDIRI jadi tidak terbebani dengan “angka minimal yang wow itu”. kebetulan adiknya F kerja di jakarta, jadi kami sepakat untuk diurus dia aja (lalu kasih fee secukupnya hehe) karena diantara kami bertiga tidak ada yang bisa berangkat mengurus visa sendiri ke jakarta (R dan F kerja, kalo saya sibuk entah ngapain lol).
kembali ke persyaratan dokumen dulu. dokumen saya, R, maupun F berbeda2 karena pekerjaan kami juga berbeda. saya pakai lampiran A, R dan F tidak. R dan F pakai lampiran B, saya tidak. R pakai lampiran C, saya dan F tidak. yah intinya, dokumen kami BEDA tapi semuanya DI-APPROVE (alhamdulillah...).
berikut ini adalah dokumen yang saya lampirkan. bisa dibandingkan sendiri perbedaannya dengan syarat2 yang ada di web kedutaan.
1. form aplikasi visa (download nya di link tentang visa single di atas tadi ya..) jangan lupa ditempeli foto sesuai ketentuan yang tertulis di form.
2. paspor asli, tentunya yang masih berlaku.
3. fotokopi paspor. halaman identitas dan halaman yang sudah ada stempel2 negara yang pernah dikunjungi.
4. fotokopi KTP
5. fotokopi akte kelahiran
6. fotokopi kartu keluarga
7. fotokopi ijasah terakhir
8. fotokopi kartu ATM
9. surat referensi bank
10. print out rekening koran tabungan 3 bulan terakhir (saya print desember 2015-februari 2016 ada 6 lembar)
11. surat pernyataan orang tua (download di sini). jangan lupa yang ditandai merah diedit sesuai data masing2.
12. print out bukti booking tiket pesawat
13. print out bukti booking hostel di korea
keterangan:
poin 3: paspor saya sudah ada stempel brunei, saudi arabia, malaysia, singapore. kalo paspor F stempelnya singapore. kalo paspor R masih perawan, alias kosongan hehe.
poin 8-10: tabungan saya pakai bca, kalo R mandiri, kalo F bni. beda2 semua nih hohoho.
poin 9-10: minta dokumen2 ini harus di kantor cabang tempat kamu buka rekening tabungan pertama kali ya.. misalnya, kalo buka rekening di cabang A, maka kamu gak bisa minta ke cabang B. kalo prosesnya di bca sekitar 2-3 hari kerja. gak bisa kalo hari ini minta, trus hari ini langsung jadi. kalo sudah jadi, nanti ditelpon sama mbak CS nya kok.
poin 11: surat ini hanya untuk orang2 yang tidak bekerja di kantor/perusahaan.
==TENTANG REFERENSI BANK DAN REKENING KORAN==
saya ke bca (cabang darmo surabaya) tgl 22 februari 2016. setelah menjelaskan maksud dan tujuan ke mbak CS, saya cuma bisa minta surat referensi bank aja. kalo rekening korannya, berhubung saya butuh print out sampai februari, kata mbak CS nya gak bisa ngeprint kalo bulan berjalan (maksudnya bukan bulan di langit yang jalan ^^v) jadi kalo mintanya februari, ngeprint nya hanya sampe januari. kalo mintanya maret, ngeprint nya bisa sampe februari.. gitu.. nah jadilah saya bolak-balik ke bca sampai 4x huhuhu. tgl 22 feb minta surat referensi, tgl 24 feb ambil suratnya. lalu baru sempat ke bca lagi tgl 14 maret minta rekening koran, tgl 15 maret ambil.
berkas2 sudah lengkap semua, saatnya menuju konsulat. berkas kami bertiga ditaruh map sendiri2 lalu dimasukkan amplop jadi satu, trus dikirim ke adiknya F di jakarta via jne yes (1 hari sampai), plus minta tambahan asuransi (karena dokumen penting takut kenapa2). tgl 15 maret kirim, tgl 16 maret sudah di tangan adiknya F, tgl 17 maret dia masukkan ke konsulat, tgl 23 maret visa APPROVED!
sebenarnya kami sudah menyiapkan surat kuasa bermaterai, untuk pengambilan paspor saat visa jadi, tapi ternyata gak dipakai. adiknya F waktu ambil cuma bawa kertas tanda terima dari konsulat saja.
sekarang bahas biaya yang saya keluarkan ya... ini bisa berbeda2 tiap individu tergantung jenis paspor/visa dan rekeningnya di bank mana.
- paspor 48 halaman: biasa IDR 300.000 / e-passport IDR 600.000 +biaya biometrik IDR 55.000 (lihat di web imigrasi)
- visa single, kunjungan di bawah 90 hari: IDR 560.000
- surat referensi bank: IDR 50.000
- print out rekening koran tabungan: IDR 2.500 x 6 = IDR 15.000
- ngeprint2; fotokopi2 dokumen; cetak foto; beli materai, map, amplop; kirim jne: IDR 10.000 (gak sampe segini kayaknya...ini perkiraan terbanyak aja haha)
TOTAL: antara IDR 990.000 hingga IDR 1.290.000
*kalo saya tanpa biaya paspor...kan sudah punya sejak 2012 ^^
*biaya itu belum termasuk fee buat adiknya F...biarkan ini menjadi rahasia saya hehe
bersambung ke PART 2: Booking Tiket Pesawat dan Hostel