Mulai dari 0 ya
Sudah 4 hari setelah kejadian itu
Yap, sudah 4 hari *prok prok prok*
Dan selama 4 hari sebelumnya pun banyak fase yang dijalani yang tidak perlu saya perjelas. Mungkin bisa dibilang sama seperti fase bayi, mulai dari tidur, guling-guling, merangkak, belajar berjalan, hingga akhirnya berjalan dan berlari sendiri.
Ah, banyak pihak yang jelas saya rugikan waktunya, jalan pikirannya, kesabarannya, emosinya, kemarahannya. Dan saya mohon maaf atas kejadian yang sangat kurang menyenangkan tersebut. Saya berada di fase “guling-guling” saat itu.
Kemudian kemarin saya bera di fase “guling-guling otw merangkak” karena saya masih terbawa suasana malas dan “ah, kieu wae gening hirup teh. sigana mah tong dikumahakeun heula, dahar teu ngeunah, pikiran rieut teu puguh” dsb wkwk. Ah kendati sudah kepala 2, namun sepertinya mood masih selevel anak SMA -_-
Iseng-iseng saya “mengutak ngutik” informasi tentang kakak kelas saya yang sebentar lagi pada wisuda. Dan benar saya, bahkan diluar dugaan, mereka sudah selesai menempun jenjang pendidikannya. Kebanyakan yang saya tahu adalah mereka yang berkuliah di kampus ganesha *eh wakak *tidak bisa diperjelas *nanti sebut merk *wkwk. Melihat senyum puas, senyum lepas, bahagia, dan tentunya bangga karena menjadi salah satu lulusan di Institut terkemuka di Indonesia membuat saya ikut bangga dan deg-degan. seketika itu pula saya berpikir
Kehidupan yang sesungguhnya akan mereka alami sebentar lagi..
Dan itu mengingatkan saya pada..
Bentar lagi semester 5, 2 tahun lagi saya akan berada di fase mereka
Lantas, apa yang saya sudah persiapkan? Apa yang sudah saya bekalkan untuk kuliah yang tinggal dihitung puluhan hari? Apa yang udah direncanain kedepan buat KP dan KKN di semester selanjutnya? Dan bagaimana dengan si Hati?
HATI?! Yah, ini lagi. Karena menurut saya semester 5 adalah masa-masa palinh krusial dan kalo ga disiapin dari sekarang mateng-mateng *harus mateng *ga bisa setengah mateng *nanti ga enak (apasih cag -_-) bakal jadi bumerang ke diri sendiri. Dan banyak belajar dari cerita pengalaman kakak tingkat bahwa beberapa dari mereka ada yang ngulang kp karena ga sesuai prosedur pas pendaftaran, proses berkas, atau saat eksekusi di lapangan, dan yang paling paling paaliiing klasik permasalahan adalah..SALAH NGAMBIL TEMA :”).
Maka dari itu..setelah proses guling-guling otw merangkak ini, semalam saya mencoba untuk sepenuhnya merangkak dengan konsekuensi yaa menerima.
Tidak ada yang bisa dilakukan selain menerima. Menerima kesalahan, kekalahan, kesalah pahaman, menerima kalo emg masih bocah, dsb. Karena dari menerima disitulah beban akan terlepas, terlepas dari ngepoin contohnya *eh.
Jadi...intinya mulai dari 0 lagi. Meskipun 4 hari yang lalu saat mulai proses udah menyusun rencana, tapi perjalanan setelah itu malah hancur-hancuran. jadi harus merencanakan lagi, menyemangati diri sendiri lagi, dinasehati lagi, mau mendengar, yah..taulah kesananya proses MO gimana wkwk.
Mulai dari 0 lagi. Cari sosok yang bisa dijadiin teladan, yang bisa dikejar, yang bisa jadi tamparan ketika hati dan otak ga lagi searah. Menggali lebih banyak pengetahuan tentang apa yang mau difokusin di perkuliahan ini, apakah air, limbah cair, limbah padat, persampahan, tekber, sml, dan teman-temannya yang banyak sekali tema KP nya.
Dan yan gpaling penting adalah...harus mulai membentuk tameng yang kuat, kokoh, tidak mudah bocor, tidak mudah tembus air (kaya promosi di iklan tv -__-), dengan tujuan agar ga mudah terpengaruh sama “sesuatu” yang bikin jadi mudah terpengaruh. Karena belajar dari semester kemarin, sesuatu yang sungguh tak terduga datang secara bersamaan dan semua yang datang adalah titik terlemah saya. Well lagi-lagi untuk memulai kembali dari 0 harus belajar dari pengalaman kan? Hmm.
Dan yang paling penting jilid 2 adalah tidak malaas! Hahaha, masalah paling klasik. Seperti kutipan seorang kakak tingkat..
Orang sukses diluar sana bukanlah seorang pemalas
Btw maaf ka saya pake lagi kutipannya karena ngena wkwk, terima kasih :’)
Oke...mulai dari 0 ya :)
Bandar Lampung, 26 Juli 2016
Ketika KRS an masih ga bisa juga -_-












