Jika namamu yang terpaut dalam masa depanku, semoga mengusahakanmu dengan berdoa pada Tuhan dengan cara paling serius, meyakinkan hatimu, aku untukmu.
Terimakasih, Nu.
Bandung, 20 Maret 2024
NASA
AnasAbdin

JVL

tannertan36
Stranger Things

pixel skylines
tumblr dot com
wallacepolsom
Not today Justin
todays bird
Game of Thrones Daily
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Keni

Andulka
No title available
Jules of Nature
will byers stan first human second
🪼
No title available
DEAR READER

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Canada

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United States
seen from Austria
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany

seen from Singapore
seen from United States

seen from Germany

seen from Brazil

seen from Germany
seen from Singapore
seen from Italy
@cagayanadeleon
Jika namamu yang terpaut dalam masa depanku, semoga mengusahakanmu dengan berdoa pada Tuhan dengan cara paling serius, meyakinkan hatimu, aku untukmu.
Terimakasih, Nu.
Bandung, 20 Maret 2024
Nyatanya...lebih baik diam daripada bicara yang tidak perlu itu, nyata terjadi. Nyatanya, berjeda lebih baik daripada dipaksa untuk dilanjutkan. Nyatanya, seleksi alam itu berlaku. Nyatanya...berjeda membuat diri untuk menilai seseorang lebih bijaksana. Nyatanya, yang diam adalah yang sabar. Dan selalu dapat diandalkan. Nyatanya, Tuhan ciptakan macam ragam manusia...bukan untuk menjadi "pengikut", tapi menjadi diri sendiri, setelah mendapatkan pelajaran hidup.
Ingin rasanya menikmati suka cita, duka cita, apa adanya. Dengan orang-orang yang selaras dengan rencana hidup kita.
Aku bersyukur karena adanya jeda. Jeda membuat aku bersyukur, karena dikelilingi orang-orang yang membuatku sembuh. Meskipun pada akhirnya, kehilangan juga akan terasa. Namun yang "bernilai", dialah yang menang. Terima kasih Tuhan, Maha Bijaksananya Engkau.
Bandung, 3 September 2023
Bagi hati yang sakit dan penuh dendam, akan sulit baginya untuk memaafkan, akan letih pula untuk merelakan apa yang sudah hilang darinya. Sungguh, memiliki hati yang pendendam itu melelahkan. Lelah dengan dunia dan permainannya, lelah pula ia dengan hatinya.
@jndmmsyhd
Semesta tidak mengajarkan untuk bertarung menghadapi dunia. Dia mengajarkan untuk bertahan dalam segala keadaan. Pertahanan itu terbagi menjadi banyak hal, dan bertarung adalah salah satu caranya. Ada kalanya...semesta mengajarkan cara bertahan dengan berpura-pura. Karena...semesta tidak bertanggung jawab dengan apapun yang terjadi kepada setiap diri manusia. Dia...hanya melindungi manusia yang memang menyayangi dirinya sendiri. Semesta melindungi orang yang sayang, dengan cara bertahan. Semesta tidak pastikan jalannya, namun dia suguhkan banyak jalan dan caranya ke tujuan.
Sekarang, kau mau apa? Jalan apa...yang dapat membawamu ke tepian, tempat yang aman, yang dapat membuatmu mencinta apa yang telah disuguhkan semesta, tanpa terselubung asa?
Hatiku, dalam seminggu
Hebat, hebat dirimu kak, bisa mematahkan cinta yang bersemi cukup lama hanya dalam seminggu. Sikapmu, buat aku percaya bahwa aku bisa dimengerti. Sikapmu, menganggapi semua yang aku keluhkan dan tak kenal waktu. Bahkan sampai kamu terkantuk-kantuk, kamu pastikan aku untuk tidak terjaga. Bahkan sampai tidak tahu harus bahas apa, kamu membuat topik dibalik hal yang...dulu menurutku konyol, sekarang aku rindu.
Andai waktu bisa diulang, seharusnya aku dapat bersiap, bahwa orang sepertimu itu nyata. Entah strategi apa yang kamu gencarkan, entah apakah memang begini caramu memulai pertemanan, tapi untukku, semuanya lebih dari itu
Konyolnya aku...aku runtuhkan semua perisai yang terpasang dariku, semenjak terjadinya peperangan antara aku dan orang itu. Perisai yang sudah lengkap terpasang dan menghindari semua ekspektasi besarku, ternyata itu terlampai jauh sudah.
Tidak ada, aku sebutkan. tidak ada! Satupun yang pernah didekatku memanusiakan aku sepertimu, menganggap aku layaknya perempuan sepertimu. Hanya seminggu. Waktumu hanya seminggu kak.
Sekarang aku takut, mengenalmu saja aku takut. Yang hari hari lalu terpaut dalam doa agar bisa bersatu, sekarang aku urungkan niatku karena tidak mau menyalahkartikan kebaikanmu. Sungguh...sungguh ego aku! Aku tidak pernah sedikitpun kecewa pada dirimu. Kamu adalah 1 dari ratusan manusia yang aku kenal, yang memanusiakan aku apa adanya.
Seandainya dapat diulang waktu, aku ingin bersiap untuk ada disampingmu. Seperti orang yang sebagai pengantar kita mengatakan...bahwa memang aku ingin dikenalkan dengan yang sempurna dimataku, sepertimu.
Sungguh, namamu terpaut dalam doaku.
Bandung, 3 Agustus 2023
Orang datang untuk memberi pelajaran, meskipun seperti tai yang dia ajarkan. Tapi dia tunjukkan beragam macam tai dengan bentuk yang berbeda. Ada yang diisi ke dalam roti, bahkan dijadikan lauk pauk. Tapi dia mengajarkan kita untuk bisa mengerti konsep: tai adalah tai.
Dua mata koin
Bismillahirrahmanirrahim Gaada yang salah dari yang namanya kesepian dan kesendirian. Yang ada memang bagaimana cara melepaskan dengan ikhlas apa yang sudah ditakdirkan seperti itu. “Arya”, adalah contoh dari kejadian yang ada di dunia ini, yang terjadi sangat random namun penuh keyakinan, dikala itu. Dan keyakinan itu menjadi kepercayaan bahwa semua ini sudah direncanakan oleh-Nya dan akan berakhir indah. Otak punya cara “unik” untuk menginterpretasi suatu kejadian. Dia bisa melihatnya dari 2 sisi, baik dan buruk. Berbeda dengan kebanyakan orang, aku melihatnya bagaikan mata uang, padahal orang lain melihatnya dalam bentuk lukisan...atau 2 benda yang benar-benar berbeda di tangan kanan dan kirinya. Sebagai orang ang hanya bisa melihat 2 sisi, ini hal yang cukup menarik, karena...seperti yang dikatakan, layaknya uang koin, dia hanya berpikir baiknya saja, atau buruknya saja. Kondisi ini, dalam medis, disebut splitting. Dan ini adalah salah satu dari SEKIAN BANYAK GEJALA yang dialami orang dengan Kepribadian Ambang Batas / Borderline Personality Disorder. Ditambah lagi mempunyai 2 kutub mood yang amat sangat random tiap harinya, kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi setelah bangun pagi. Emosi atau motivasi apa yang dirasakan. Apa yang dirasa ketika hal baik atau hal buruk terjadi? Entahlah...Aku sebenarnya sudah lelah. Balik ke topik kesepian dan kesendirian...sebenarnya...bukanlah hal yang berat. Hanya saja, seperti yang sudah dikatakan berkali-kali, saya melihat...seperti itu seperti melihat suatu bentuk kesengsaraan atau kekosongan hidup seakan hidup tidak berarti. Namun, di hari kemarin, aku melihatnya kekosongan ini sudah terisi oleh orang-orang yang support dan ingin melihatku maju. Berbanding terbalik, bukan?
Jika dengan ini...Allah mengistirahatkanku dari cinta yang salah, baiklah. Akan aku jalani sebaik mungkin, dan tidak ada tumpuan terbaik selain Allah. Meskipun aku melihat segala sesuatu seperti mata koin...namun aku menjadi lebih percaya...bahwa rasa yang Dia berikan dari mata koin yang berbeda mengajarkan aku untuk tidak berlebihan sampai melebihi perasaan apapun kepada-Nya. Baik senang, sedih, dsb.
Siapapun disana, yang mendoakan aku...hey! kamu hebat sekali! Karena mematahkan kepercayaanku dan keyakinan yang aku pikir oleh-Nya sudah ditakdirkan. Semoga kita bertemu diwaktu dan kondisi yang tepat. Terima kasih masih menunggu. Aku pun menunggu, siapapun kamu. Semoga Allah pertemukan kita, Aamiin.
Nasihat
Kamu hanya bisa mengendalikan dirimu, tidak bisa mengendalikan orang lain. Kamu hanya bisa mengendalikan isi doamu, bukan hasilnya. Tidak pula bisa mengendalikan isi pikiran, cara pandang, dan perbuatan orang lain kepadamu.
Tapi kamu bisa mengendalikan dirimu. Kamu bisa mengendalikan pilihan dan keputusanmu. Nggak ada yang mudah. Semuanya sulit. Sulit untuk mengendalikan dirimu sendiri, sulit juga jika kamu ingin mengendalikan semua hal. Mana yang akan kamu pilih?
Tapi, tahukah kamu rahasia kecil? Kalau kamu tidak bisa mengendalikan dirimu sendiri, maka hidupmu akan dikenalikan oleh keadaan. ©kurniawangunadi
169 of 365
Sehancur apapun hatimu saat ini, selama udara masih bisa kamu hirup dengan bebas, maka selama itu pula kamu punya kesempatan untuk kembali menata apa yang tengah porak poranda.
Ingatlah, bahwa gagal tidak berarti hidupmu telah usai. Bahwa jatuh tidak berarti duniamu kiamat.
Maka, jangan menyerah dengan hidup hanya karena hari ini kamu gagal. Jangan coba berpikir untuk mengakhiri hidup hanya karena hari ini kamu jatuh.
Duniamu tidak hanya berputar hari ini, sayang. Selama jiwamu masih bersetia pada raga, selama itu pula kesempatan yang kamu punya. Kesempatan untuk bangkit, untuk kembali berupaya.
Nggak Cukup Kalau Cuma Cinta Aja
Kalau kamu jatuh cinta di usia muda, simpan saja dulu. Nanti kalau sudah ketemu realita, kamu akan paham bahwa cintamu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Biaya perasaan, biaya waktu, biaya pikiran, biaya materi. Nanti kamu akan sadar bahwa cinta yang kamu rasakan itu tidak akan cukup membawamu kepada kebahagiaan jika kamu tidak siap secara lahir dan batin. Tidak siap untuk bekerja keras, tidak siap untuk menghadapi kerasnya hidup. Dan tidak siap untuk tanggungjawab yang lebih besar. Simpan saja dulu. Sampai cukup bijak cara berpikir dan bertindakmu, sampai kamu bisa mengerti kalau rasa cinta itu takkan begitu seterusnya, ia naik dan turun. Dan yang akan menjaga semuanya adalah komitmen, komitmen kalian berdua. Karena hubungan yang sehat, adalah yang diperjuangkan keduanya, tidak hanya salah satu. kurniawangunadi
“Untukmu yang hari ini patah raga dan hatinya, yang pincang angan dan citanya, dunia boleh bertingkah semaunya, tapi jangan lupakan bahwa Tuhan menjanjikan obat untuk semua luka dan sakit dari patahnya hari ini. Sabar, semuanya akan usai sebentar lagi, sabarlah sedikit lagi.”
—
Kamu boleh menangis oleh dunia yang menghimpitmu, tapi jangan terlalu lama dan justru mengurung diri. Sebab, sesiap kamu bangun dan kembali melanjutkan hidup, maka secepat itu pula pertolongan dan bantuan akan datang. Sabar, ya :’)
@jndmmsyhd
Terkadang, ada beberapa hal yang tidak perlu semua orang tahu, dan ada masanya juga kamu lelah untuk bercerita dengan manusia, lebih ingin berdua saja berbicara dengan hati. Entah masa depan yang dikhawatirkan atau seseorang yang diharapkan
Benar, kamu dan hatimu saja yang tahu.
Hari ini hujan tidak berhenti sama sekali disini, mungkin di tempatmu juga sama. Jangan menyia-nyiakan hujan yang turun, ya. Langit sedang terbuka lebar dan masih memberimu kesempatan untuk berdoa.
Mohon doanya juga semoga buku kedua saya yang akan terbit di tanggal 22 Maret nanti bisa lancar.
Saling mendoakan ya. Andai sekarang di tempatmu sedang hujan, doa apa yang ingin kamu langitkan?
@jndmmsyhd
Unpopular opinion: Tidak semua kita mesti jadi pemeran utama dalam sebuah perubahan. Kita juga perlu mengukur diri, selama perangkat ilmu kita tak tinggi, akan sulit jadi pengatur di garda depan. Dan bukankah setiap cerita butuh pemeran yang menguatkan setiap peran utama? Mungkin di situ lakon kita.
Kamis, 9 Desember 2021
Beberapa waktu lalu sempat diingatkan oleh keadaan dan realita dengan penuh kesadaran dari diri sendiri
"Ran, ambisi dan cita - cita itu hal yang beda. Apabila memiliki visi syurga, cita - cita dapat memberikan manfaat yang luas dan penuh kebaikan tanpa peduli bentuknya akan seperti apa, tetap dikejar tapi tidak digenggam. Sementara ambisi seringkali adalah hal yang formalitas, sangat bergantung kepada faktor eksternal hidup, tak jarang banyak hal penting yang dikorbankan untuk mendapatkan ambisi karna ambisi selalu digenggam, apabila tak didapatkan maka kecewanya bukan main"
Bercakap, egoku
Suatu malam ku tersadar
Bahwa semua hanya tinggal cerita
Tidak pernah ada kata kita
Kau dan aku pun terlihatnya bias
Izinkan kau sedikit bicara
Tentangmu dariku
Yang tak ada sebelah matanya
Saat kau melihatku
Aku ingat, ketika kau menyapa
Ingin kubertanya, siapakah dirimu?
Indahkah senyummu dibalik kain itu?
Entahlah, aku hanya bisa menebak tapi aku terpaku denganmu, sejak saat itu.
Ku katakan di hatiku...dia berbeda
Ingin ku tau, siapa kamu
Aku ingat, ketika kau berjalan menuju “rumah” ku
Kita bertemu kembali
Dan aku sempat tak acuh
Karena aku masih memasang perisaiku
Lambat laun, kau masuk ke “rumah” ku.
Kau mulai menunjukkan auramu.
Sekali lagi aku terpukau
Dan lagi lagi aku berpikir bahwa kau berbeda
Sampai saat ini, aku masih mengingat itu
Kau, yang singgah sementara di “rumah” ku
Namun, sampai saat ini perasaan itu tidak pernah pergi
Padahal kau tidak berada di “rumah” ku lagi.
Prinsip kita berbeda, itu yang membedakan kita
Dan kita sepakat untuk tidak bercakap tentang itu lagi
Lagi dan lagi dan lagi dan lagi
Kau sudah cukup, dan aku pun terpaksa untuk cukup.
Kali ini biarkan aku bicara sendiri,
Bahwa kehadiranmu memang hanya singgah sementara
Tapi perasaan itu tidak akan pernah beranjak
Dia akan selalu bersemayam dihati, sampai hati mengiklaskannya pergi
Kita, yang bertegur sapa seadanya kali ini
Ceritanya ingin kucukupkan sampai disini
Satu hal yang perlu kamu tahu
Aku menyayangimu, karena kamu.
Terima kasih telah singgah
Terima kasih sudah membuka mata
Bahwa rasa memang bisa dipilih untuk sementara atau menetap
Dan aku memilih berada diantara
Biarlah semesta yang menghilangkan dengan sendirinya
Sebab bagiku ini amat cukup bertempur seorang diri
Mungkin semesta menginginkanku untuk belajar lebih banyak
Dari aku yang menginginkan untuk jadi tempat singgah.
Lampung, 4 Februari 2022
Parafrase terakhir dariku tentang itu. Takkan kuucapkan lagi, aku berjanji.
Ketika Hati Berbisik
Hai, kau manusia berisik. Iya, kamu yang sedang menulis ini. Sungguh, banyak hal yang telah kau lewati. Naik turunnya dirimu sebagian lain tahu sebagian lain tidak. Kamu begitu hebat, melewati semua ini dan sudah berada di titik ini, 26 tahun.
Dan saat ini kamu sedang memperjuangkan 2 hal, yaitu karirmu dan perasaanmu. Karirmu berupa hati nurani dan pikiran yang fokus untuk 1 tujuan, membahagiakan keluarga. Dan perasaanmu mempunyai 1 tujuan pula, yaitu ingin diakui, dan hanya sampai tahap itu, tidak berharap lebih. Aku hanya ingin kedamaian dan ketenangan yang hakiki dari 2 hal ini, tidak kurang dan tidak lebih. Kesempatan untukmu melangkah maju terbuka lebar. Namun kali ini, ada pengorbanan yang harus kamu korbankan dan timbul bisikan 2 arah dalam hatimu. Aku hanya ingin kamu tau, bahwa ikhlas adalah kuncinya untuk kedua hal itu. Dan sudah ada seseorang yang mengatakan tidak perlu melupakan untuk mengikhalskan, jadikan ini kisah klasik untuk masa depan. Kenangan, semuanya, perasaan, semuanya, pengalaman, semuanya akan tertanam dalam benakmu dan seketika kamu merelakan, hatimu akan berbisik “ini adalah jalan yang tepat”
Sehingga aku pun siap tidak siap, mau tidak mau harus melangkah. Mengikuti bisikan hati yang sebenarnya, yaitu menemukan keridhoan Allah SWT dan berdoa akan yang terbaik untuk keduanya dan meminta untuk diberikan jalan ketika memang jalannya adalah hal yang benar.
Kamu kuat, aku tahu. Dan semua butuh proses, aku tahu.
Ketika hati berbisik agar kamu tangguh, kamu bisa melewati ini dengan ikhlas. Karena kuncinya hanya ikhlas, tidak kurang dan tidak lebih.
Tertulis dari hatimu, seketika bisikan hati yang menyeruak.
Lampung, 20 Januari 2022
Sedih banget akhir-akhir ini banyak spall spill spall spill tentang pelecehan seksual, aborsi, dll.
Aku menentang zina sihh.. Menentang banget. Tapi kalau mau ngeyel, plis plis plisss jangan bodoh. Setidaknya pake pengaman.
Ya kita memang menentang Zina. Tapi gimana yang lainnya? Gabisa dipaksa. Mesti tetep ngeyel. Pergaulan udah terlalu bebas. Kalo dirasa dicegah aja ga cukup untuk mengatasi permasalahan ini, tolong dikasi solusi lain.
Banyak-banyak doain negeri ini aja deh.
Nulis disini, karena kalo nulis di IG mesti dihujat.
IZINKAN DIRIMU Memberi izin ke dirimu sendiri agar orang lain bisa menolongmu, mengintervensi masalahmu, saya yakin bukanlah hal yang mudah. Urusan mau minta tolong ke orang lain pun kita ragu, malu, bahkan takut.
Bahkan banyak yang memilih menenggelamkan diri, tak ingin siapapun tahu, tak ingin diketahui dan ditemukan, menghindari bertemu manusia lain.
Kalau ada masalah yang kamu sadar bahwa kamu tak bisa menyelesaikannya sendirian, kamu merasa tak ada yang bisa memahami dan mengerti. Izinkanlah dirimu agar bisa ditemukan, tak perlu bersembunyi. Izinkanlah orang lain menolongmu. Memang adalah hal yang sulit, memberikan kepercayaan kepada orang lain, mengetahui rahasia, masalah, atau sesuatu yang selama ini kita pendam.
Semoga apa yang sedang dialami saat ini, kita diberikan kekuatan dan juga teman-teman yang baik saat menghadapinya. ©kurniawangunadi