NDAK USAH COBA-COBA NYUAP!
Pernah dengar? Seorang pelacur bisa masuk surga tanpa hisab hanya karena menolong seekor anjing yang kehausan. Luar biasa, kan ya? Ini ada riwayatnya.
Tapi di sisi lain, saat kita menyuap agar diterima jadi polisi, tentara, pejabat, atau aparat, meskipun bertobat dengan sungguh-sungguh, masalah kita belum selesai.
Kenapa? Karena ketika kita menyuap untuk mendapatkan posisi tersebut, ada orang lain yang dirugikan!
Belum lagi, selama bertahun-tahun kita menikmati keuntungannya, keluarga ikut merasakan manfaatnya, bahkan dari posisi itu kita buka kesempatan untuk peluang suap baru lainnya. Nau’udzubilla!
Beuuhhh!! Tobat saja tidak cukup menyelesaikan semuanya.
Serius, urusan suap ini sangat berat!
Sangat menyedihkan melihat kondisi hari ini, di mana dari ujung ke ujung, orang melakukan suap. Ingin memasukkan anak ke sekolah bagus, mereka menyuap.
Ingin anaknya jadi polisi, suap lagi!. Ingin jadi anggota DPR/DPRD? Dengan terang benderang bagi-bagi sembako dan amplop. Yok lah! Mbok ya sadar, itu juga suap! Hati kita tahu bahwa kita sedang membeli suara rakyat.
Termasuk saat nitip Paman, nitip Oom, pakai orang dalam, itu semua bagian dari Suap!. Memang tidak ada duit yg terlibat, tapi kita dengan kejamnya, menyingkirkan orang lain, agar diterima. Orang lain yg telah berjuang dgn gigih, jujur, orang2 baiknya, tersingkir, karena posisinya yang kita ambil.
Demi Allah, yang menyuap dan disuap, SEMUA MASUK NERAKA!
Mungkin kita mikirnya, “Tapi kan saya sudah tobat!” Pertanyaannya, apakah tobat kita benar-benar tulus dan diterima? Apakah kita sudah mengembalikan semua uang yang dinikmati dari hasil suap itu? Apakah semua harta—rumah, mobil, kemewahan yang didapat—sudah kita tebus dan kembalikan setiap sen-nya?
Jika ya, alhamdulillah. Tapi ingat, kita tetap akan berhadapan dengan orang-orang yang pernah kita singkirkan. Mungkin kita ndak kenal mereka, tapi di akhirat, mereka akan muncul dan menuntut haknya. Siap-siaplah untuk menghadapi kebangkrutan di akhirat, hingga ke kerak neraka.
Jadi sekali lagi, jangan pernah coba-coba melakukan suap.
Emang dasarnya netizen aneh!, saat ada seleb, artis, nyuap demi anaknya, harusnya sih jijik, langsung unfoll, ditinggalin, eh malah dipuji2, dikasihani, dikasih dukungan. Kan bikin bingung lihatnya.
Sakjane, nyuap kui oleh ndak menurutmu?
Ancen uaneh Anda ini!











