Suitmedia, Konsultan dan Lab Digital yang Siap Mendunia
Posted on September 29, 2014 by A. Mohammad BS
Mereka yang hobi belanja online ada kemungkinan sudah cukup familier dengan situs Bukalapak (www.bukalapak.com) dan HijUp (www.hijup.com). Yang mungkin belum banyak orang yang tahu, kedua situs e-commerce itu dikembangkan di sebuah labolatorium digital yang sama: Suitmedia (www.suitmedia.com).
Muhamad Fajrin Rasyid
Ternyata di luar itu, Suitmedia juga mengembangkan beberapa situs lainnya, seperti situs e-commerce Scallope (www.scallope.com) dan situs pendidikan MasukNegeri (www.masuknegeri.com). Selain mengembangkan situs sendiri, puluhan perusahaan, baik dari dalam maupun luar negeri, telah memercayakan urusan solusi digitalnya kepada Suitmedia. Sesuai dengan slogan positioning yang diusungnya, Creative Digital Lab, Suitmedia memang menawarkan layanan untuk beragam solusi digital. Mulai dari desain dan pengembangan situs Web, strategi digital, mobile platform, hingga pengembangan software.
Read more > http://swa.co.id/youngsterinc/suitmedia-konsultan-dan-lab-digital-yang-siap-mendunia
A business model describes the rationale of how an organization creates, delivers, and captures value. In general, there are four main areas of business: customers, offers, infrastructure, and financial viability.
Alexander Osterwalder and Yves Pigneur, authors of "Business Model Generation", described business model components very well into nine building blocks:
Customer Segments
- For whom are we creating value?
- Who are our most important customers?
- Mass, niche, segmented, diversified, or multi-sided markets?
Value Propositions
- What value do we deliver to the customer?
- Which one of our customer’s problems are we helping to solve?
- What bundles of products and services are we offering to each segment?
Channels
- Through which channels do our customers want to be reached?
- How are we reaching them now?
- How are we integrating them with consumer decision journey?
Customer Relationships
- What type of relationship does each of our customer expect us to establish and maintain with them?
- How costly are they?
Revenue Streams
- For what value are our customers really willing to pay?
- How are they currently paying? How would they prefer to pay?
- Fixed pricing / dynamic pricing? One-time / ongoing payment?
Key Resources
- What most important resources do our Value Propositions require?
- Physical? Intellectual? Human? Financial?
Key Activities
- What most important activities do our Value Propositions require?
- Production? Problem solving? Platform/Network?
Key Partnerships
- Who are our key partners & key suppliers?
- Which key resources are we acquiring from partners?
- Which key activities do partners perform?
Cost Structures
- What are the most important costs inherent in our business model?
- Is our business model cost-driven or value-driven?
For example, the following is current business model of Suitmedia, a creative digital agency based in Jakarta, drawn in a business model canvas. Suitmedia provides digital marketing assistance to achieve your goals and IT solutions to increase your firm's performance.
From the existing business model canvas, we can easily identify whether our business financially make sense to succeed or not. Later, we can easily evaluate our business model from both big picture and building block perspective with a comprehensive SWOT analysis, or any other framework such as Porter's 5F, 4P, 3C, McKinsey 7S, BCG matrix, whatever we want to apply. Then, after we have our assessment result, we can re-engineer our business model to be more profitable.
Personal Business Model Canvas
We can use business model canvas not only for assessing companies, but also for personal life. It helps us describe the rationale of how we – as an individual – create, deliver, and capture value. In this article, we focus on using business model concept for individual in professional context.
The following are nine building blocks of personal business model, as well described by Timothy Clark, author of "Business Model You".
Key Resources
- Who are you? What are your interests, skills & abilities, personality?
- What do you have? What knowledge, experience, network, assets do you have?
Key Activities
- What do you do?
- What does distinguish your occupation from others?
Customers
- Who do you help?
- Supervisor, coworkers, clients, community?
Value Provided
- How do you help?
- What value do you deliver to your customers?
Channels
- How will potential Customers discover how you can help them?
- How will they decide whether to buy your service?
- How will they buy it?
- How will you deliver what Customers buy?
- How will you follow-up to make sure Customers are happy?
Customer Relationships
- How do you interact with Customers?
- Face-to-face or written communication?
- Single transaction or ongoing services?
- Acquisition-focused or retention-focused?
Key Partners
- Who helps you?
- Colleagues, mentors, professional network, family, friends
Benefits
- What do you get?
- Income sources + Other intangible benefits?
Costs
- What do you give?
- Hard cost (education, commuting, clothing, etc) + Soft cost (dissatisfaction)
We may notice there are slight differences in the building blocks sequence to emphasize its priority. It is important to assess our personal key resource first, especially the combination of our interest, skills & abilities, and personality, since they determine our career "sweet spot". Then, we can have our Purpose Statement by combining our Value Provided (how we help), Customers (who we help), and Key Activities (what we do). In addition, our Value Provided should be more Customer-oriented and beyond our Key Activities.
For example, this is personal business model of a software engineer. Her/his Purpose Statement is "to improve end-users' life quality and increase tech firm capability in innovation by developing application software."
Later on, we may use this personal business model canvas to revisit our life direction and consider how we want to align our personal and career aspirations. We can start with reflecting who we are and re-identify our career purpose. And then, we may use the same technique as we assessed business model for companies to our personal business model, both from big picture perspective (our world beyond work) and from building block perspective. Finally, we may need to redraw our personal business model canvas if we think we need to reinvent ourself and our career.
Ditulis oleh: Anggriawan Sugianto
Technology & Business Director, Suitmedia
Semakin tingginya kebutuhan website untuk bisnis belakangan ini, tentunya juga menambah kreativitas dan skill para creator website. Oleh karena itu sebagai salah satu lab creative yang juga menangani pengembangan website, Suitmedia mulai bulan ini secara berkala akan mengeluarkan analisa website yang menurut kita terkeren/terhebat/terbagus pada waktunya. Untuk kali ini kita akan coba review website yang menjadi website of the week pilihan salah satu front-end developer Suitmedia http://www.bienvillecapital.com/
Kita cek yuk bahasan yang lebih mengarah technical dan tentunya menurut pandangan saya hal-hal ini yang lebih menonjol dari web perusahaan yang bergerak di bidang investment ini…
Video Background
Trend video background mulai marak belum lama ini. Trend ini mulai menggila setelah film LIfe of PI (http://www.lifeofpimovie.com/) yang menggunakan teknik ini pada website mereka dan ternyata memukau banyak orang.
Keuntungan dari menggunakan video background adalah memberikan experience yang berbeda dari web lainnya. Memberikan kesan REAL pada website. Contoh lain yang menggunakan teknik ini adalah
Spotify https://www.spotify.com/uk/video-splash/
I Surf Because http://www.isurfbecause.com/
Sedangkan kelemahan dari teknik ini adalah video background memakai resource (bandwidth) yang banyak, terlebih lagi apabila dibuka melalui mobile. Namun Bienvil Lecapital pintar untuk memberikan fallback image apabila dibuka melalui mobile.
Mobile Friendly Website
Memang tidak dipungkiri bahwa responsive web adalah masa depan. Sebab yang namanya website, tidak hanya dibuka melalui desktop, mobile, atau tablet. Mungkin pada ke depannya web bisa dibuka melalui TV, kulkas, mobil, dan di mana saja.
Pada website ini digunakan teknik user-scalable=no. Dengan digunakannya teknik ini, mempercepat performance website pada perangkat mobile karena tidak terikat pada aturan 300ms delay (https://developers.google.com/mobile/articles/fast_buttons). Meskipun banyak pertentangan untuk menonaktifkan fitur user-scalable (https://code.google.com/p/chromium/issues/detail?id=169642)namun teknik ini dapat digunakan sebagai quick solution untuk menghindari 300ms delay.
Selain itu cara mereka mengimplementasikan Responsive pada web mereka bagus, tidak membebankan user yang membuka dari mobile. Penataan menu dan besar teks untuk mobile sudah bagus. Terlebih lagi mereka memanfaatkan tag HTML5 dengan tepat, dengan memberikan akses direct call pada tampilan mobile. Teknik ini dapat dicapai dengan menggunakan tag <a></a> dengan value tel:xxxx untuk atribut href (<a href=”tel:021xxxxx”></a>).
Typography
Oliver Reichenstein berkata bahwa "Web Design is 95% Typography" (http://ia.net/blog/the-web-is-all-about-typography-period/). Penataan teks, besar font size, line height dari web ini membuat content mudah dibaca dan memberikan space bagi user.
Font yang dipakai dari web ini adalah Futura (http://www.myfonts.com/fonts/bitstream/futura/), yang merupakan geometric sans-serif typeface. Menunjang desain yang mereka pakai yang menggunakan bentuk bentuk geometric (hampir semuanya kotak). Tentu saja pemilihan warna juga berperan penting. Color Palette pada website ini adalah sebagai berikut:
Load time website ini adalah 1.58s. yang di mana jauh lebih cepat dari ekspektasi user mobile, yaitu 3s (http://www.strangeloopnetworks.com/resources/infographics/web-performance-and-user-expectations/website-abandonment-happens-after-3-seconds/).
Semoga review saya bisa membantu dan correct me if I'm wrong.
INTERN BLOG SERIES - Part 3. Beyond Expectation Working Practices
Suitmedia merupakan salah satu perusahaan IT yang perkembangannya cukup pesat dengan kantor pusat di Jakarta dan kantor divisi mobile di Bandung. Kami melakukan kerja praktek kami di Bandung karena awalnya kami berharap dapat mempelajari pengembangan aplikasi di bidang mobile yang belum terlalu diajarkan di bidang kuliah, selain itu juga karena memang Suitmedia yang bertempat di Bandung memudahkan akomodasi kami yang memang sudah mempunyai tempat tinggal masing-masing di bandung (kost ataupun rumah).
Selama pembuatan aplikasi, kami menemui beberapa masalah yang menyebabkan pekerjaan kami menjadi terhambat. Namun, berkat teman-teman di Suitmedia yang membantu kami dalam memberikan arahan dan referensi untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, aplikasi yang kami kembangkan dapat selesai tepat pada waktunya. Dan saat aplikasi yang kami kembangkan telah selesai, kantor Suitmedia Bandung mau mencoba menggunakan aplikasi yang telah kami kembangkan dan hal ini memberikan suatu perasaan bangga dan senang bagi kami karena aplikasi kami benar-benar dapat digunakan di dunia kerja secara nyata. Teman-teman Suitmedia tidak hanya sebatas menggunakan, namun juga memberikan beberapa kritik dan saran yang akhirnya membuat aplikasi kami ini menjadi aplikasi yang lebih baik lagi.
Hal-hal yang telah kami dapat selama bekerja di suitmedia merupakan pengalaman yang berharga dan mungkin tidak akan pernah kami dapatkan bila kami tidak melakukan kerja praktek di Suitmedia. Dan semua pengalaman ini pasti akan sangat membantu kami menghadapi dunia kerja pada saat kami telah lulus nanti. Selain itu, pengalaman yang telah kami dapatkan ini juga dapat kami bagi dengan orang-orang di sekitar kami.
Ditulis Oleh:
Wilson Fonda, Janice Laksana, dan N. Adriel L.
Suitmedia Mobile Intern dari Institut Teknologi Bandung
INTERN BLOG SERIES - Part 2. Our “You Can’t Always Get What You Want” Experiences
Suitmedia adalah perusahaan yang bergerak di bidang IT yang sedang berkembang cukup pesat saat ini. Suitmedia memiliki kantor yang berpusat di Jakarta dan memiliki kantor di Bandung yang bergerak di divisi mobile.
Pada kerja praktik yang kami laksanakan ini, kami ditugaskan untuk membuat suatu produk aplikasi mobile dengan dukungan web. Supervisor kami memberikan arahan dan juga referensi pada kami untuk melakukan pengembangan aplikasi tersebut. Mencari ide awal untuk aplikasi kami ini merupakan suatu tantangan tersendiri bagi kami. Ide- demi ide kami pikirkan dan diskusikan bersama supervisor kami di Suitmedia. Setelah ide ditemukan kami melakukan pembagian tugas untuk mengimplementasikan ide yang telah kami sepakati.
Pada akhirnya, dari antara kami yang benar-benar mengembangkan aplikasi mobile hanya satu (Devin), sedangkan dua Kevin yang lain mengerjakan backend aplikasi web. Walaupun begitu, keduanya tetap berhubungan, dengan aplikasi mobile yang dikembangkan mengambil dan mengubah data yang ada di aplikasi web. Kami tidak benar-benar mendapatkan pekerjaan yang kami inginkan, tetapi kami mendapatkan pengalaman baru bagaimana berkomunikasi, mendiskusikan suatu fitur atau fungsi, dan mengatur jalannya pengembangan dua aplikasi yang terpisah. Hal ini kurang bisa didapatkan dari tugas-tugas kuliah yang selama ini kami kerjakan.
Hambatan dari pengembangan aplikasi hingga pemasaran aplikasi memang terkadang muncul karena pengalaman kami yang masih kurang. Akan tetapi hal tersebut dapat dilalui karena bantuan dari teman-teman di Suitmedia Bandung ini. Mereka memberikan saran dengan ramah untuk membantu kami mengembangkan aplikasi ini. Keramahan mereka membuat suasana untuk bekerja pun nyaman. Mereka juga membantu kami dalam melakukan pengetesan aplikasi kami yang sudah dapat digunakan tersebut. Lalu mereka memberikan kritik dan saran dari aplikasi kami setelah mencoba menggunakannya sehingga beberapa bagian yang memang dirasa tidak cocok dapat segera diperbaiki.
Pengalaman yang kami dapatkan selama bekerja praktik merupakan pengalaman yang tak terlupakan dan hanya bisa didapatkan bila kami melakukan kerja praktik di Suitmedia. Pengalaman yang kami dapatkan kami yakin akan berguna bagi kami di kemudian hari dan dapat kami bagikan bagi orang-orang di sekitar kami.
Ditulis Oleh:
Kevin Winata, Kevin Alfianto Jangtjik, dan Devin Hoesen
Suitmedia Mobile Intern dari Institut Teknologi Bandung
INTERN BLOG SERIES - Part 1. Suitmedia Mobile Intern Testimonials
Beberapa bulan yang lalu, Suitmedia kedatangan banyak tamu istimewa. Mereka adalah mahasiswa magang dari beberapa kampus besar di Indonesia. Salah satunya beberapa mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung yang dapat tempat untuk merasakan “pengalaman nyata” bekerja sesuai jurusan pilihan mereka di Suitmedia Mobile, Bandung.
Akhir bulan lalu, 31 Juli 2013 waktu mereka sudah harus selesai untuk mengikuti program magang. Inilah komentar mereka semasa magang di Suitmedia Mobile, Bandung.
Kevin Winata
“Pada saat masuk kerja pertama kali, tawaran yang saya dapat berlawanan dengan ekspektasi awal. Ingin menambah ilmu di bidang mobile, tapi malah diberi tugas aplikasi web dengan framework yang pada saat itu juga cukup asing (saya bahkan belum pernah mendengar), yaitu Ruby on Rails.
Namun, pengalaman bekerja di Suitmedia akan sangat berharga untuk masa depan saya nanti. Karena memberikan saya pengalaman bagaimana mengembangkan sebuah aplikasi. Tak hanya saat aplikasi dicoding, tapi juga pada saat pencarian ide, mendefinisikan kerangka dan fitur, bahkan juga saat mempromosikan aplikasi. Walaupun kurang mendapatkan ilmu di bidang mobile, saya merasa ilmu di bidang Ruby on Rails, dan web development secara keseluruhan yang didapat cukup memuaskan. Selain itu saya juga bisa melihat bagaimana kurang-lebih sebuah startup company, terutama di bidang IT, bekerja dan beroperasi.”
Kevin Alfianto Jangtjik
“Saya memilih Suitmedia Bandung untuk melakukan kerja praktik karena merupakan divisi mobile dan saya ingin dapat pengalaman untuk mengembangkan aplikasi mobile karena sepertinya akan berguna bagi saya ke depannya mengingat bahwa saat ini device mobile tengah berkembang pesat saat ini.
Setelah mengalami beberapa hari bekerja praktik di Suitmedia, saya mendapatkan pandangan baru bahwa sebuah aplikasi mobile dapat dikembangkan fungsinya lebih jauh dengan menghubungkan aplikasi mobile tersebut dengan aplikasi web. Mulai dari mengumpulkan ide awal, implementasi, sampai mencari peminat secara online merupakan hal yang baru bagi saya.
Bila otak sudah penat dan buntu terkadang kami melakukan refreshing dahulu sebelum memulai mengerjakan aplikasi kami lagi. Walau jalan untuk mengerjakan aplikasi kami berliku, kami tetap dibimbing dengan ramah oleh Suitmedia Bandung…”
Devin Hoesen
“Divisi mobile Suitmedia menjadi pilihan pertama saya. Namun sedikit tak terduga, pertama kali masuk kerja praktik di sini saya harus mempelajari pengembangan aplikasi jaringan menggunakan kerangka kerja Ruby on Rails, belum pernah memang tapi hal ini menambah pengetahuan baru bagi saya.
Banyak hal menarik yang saya dapatkan ketika bekerja praktik di sini. Yang pertama adalah pengalaman dan pelajaran baru dalam mengembangkan aplikasi mobile dengan tantangan membuatnya untuk berbagai versi sistem operasi dan device. Yang kedua adalah bagaimana suasana atau iklim dalam bekerja yang berbeda dari iklim kuliah. Dalam bekerja ada diskusi-diskusi dan debat-debat menarik sebelum kita mengembangkan aplikasi. Ketiga adalah bagaimana cara menangani keluhan dan saran pengguna. Yang paling menarik dan paling menyenangkan adalah suasana kekeluargaan yang ada di antara rekan-rekan bekerja di Suitmedia
Untuk seluruh pengalaman menarik yang saya dapat selama bekerja praktik dan semua ilmu yang dibagikan secara cuma-cuma dari kakak-kakak di Suitmedia saya mengucapkan banyak sekali terima kasih. ありがとう(Arigatou).”
Wilson Fonda
“Suitmedia memberikan banyak pengalaman tidak terduga. Awalnya, tujuan saya untuk masuk Suitmedia ialah mempelajari tetang pembuatan aplikasi mobile dan saya agak merasa kecewa karena saya malah menjadi back-end dari web yang terhubung dengan mobile tersebut. Namun setelah program selesai, saya merasa mendapat banyak pengalaman yang lebih berguna dibandingkan dengan harapan saya sebelumnya.
Selama pembuatan aplikasi saya menggunakan framework rails yang masih sangat asing (Ruby on Rails) tapi saya justru mendapat banyak pelajaran berharga yang mungkin tidak dapat saya dapatkan di tempat lain. Salah satunya ialah banyak pertentangan pendapat yang muncul ketika bekerja bersama tim bahkan kami perlu mengulang kembali pembuatan aplikasi karena terdapat beberapa masalah. Namun dari masalah-masalah yang muncul inilah saya belajar untuk mencari solusinya, karena masalah-masalah ini sangat mungkin untuk saya temukan di masa depan. Selain secara softskill, saya juga mendapat banyak pengetahuan tentang cara-cara pembuatan aplikasi web yang lebih baik dan lebih mudah. Selain itu juga, orang-orang dari suitmedia juga memberikan masukan yang sangat berguna terhadap pengembangan aplikasi supaya lebih baik, bahkan aplikasi hasil yang kami kembangkan melebihi ekspektasi awal saya. Karena itu saya merasa beruntung untuk masuk dan melakukan kerja praktek di Suitmedia, banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dan kebersamaan yang saya rasakan selama bekerja di suitmedia.”
Janice Laksana
“Saya tadinya memiliki rencana untuk bekerja di perusahaan yang tidak IT murni, saya kira perusahaan yang bekerja murni di bidang IT akan sangat penat, koding tanpa berhenti setiap harinya, jadi di pikiran saya kalau bekerja di perusahaan yang murni IT mungkin kepala orang-orangnya akan berasap.
Namun dari hari pertama ada di sini, pikiran saya mengenai perusahaan yang murni di IT ini mulai sudah berubah. Tugas yang diberikan kepada kami selama kerja praktek ini pun sangat menarik, yaitu kami ditugaskan untuk membuat sebuah aplikasi yang menggunakan internet dan juga mobile, mulai dari brainstorming idenya hingga me-manage marketing aplikasi, pokoknya bener-bener dari 0 sampai bener-bener bisa ke market. Begitu denger tugasnya, saya langsung excited banget dan beberapa teman saya yang saya ceritakan mengenai tugas ini bahkan ada yang iri :p . So, prosesnya emang mungkin kadang bkin lelah n ada aja dari kami yang pendapatnya suka bentrok. Namun Suitmedia emang suasananya asik dan nyantai banget.
Kerja praktek di sini, banyak banget yang bisa di dapet. Bahkan mengubah sudut pandang saya mengenai perusahaan yang IT banget, dan saya bahkan jadinya berpikir nantinya kalau udah lulus, saya gak harus kerja di perusahaan yang tidak IT murni, toh yang IT murni juga saya enjoy. Selain itu, ilmu pengetahuan yang saya dapet di sini juga banyak, mulai dari ruby on rails, bootstrap, dan lainn-lain. Thanks Suitmedia!
N. Adriel L.
“Kerja praktek di Suitmedia Bandung mungkin akan menjadi sebuah pengalaman yang tidak dapat saya lupakan. Saya yang dulunya menganggap Program Studi Informatika ITB menyebalkan karena mewajibkan Kerja Praktek untuk setiap mahasiswanya ternyata merasa cukup nyaman setelah merasakan kerja praktek di Suitmedia. Kata “kerja” yang saya bayangkan pada awalnya sangat berbeda dengan “kerja” yang yang saya lakukan di Suitmedia. Yang pasti, kerja praktek di suitmedia telah memberikan banyak hal yang sangat bermanfaat dan juga menyenangkan.
Salah satu hal yang membuat saya betah di Suitmedia adalah suasananya yang santai. Saya selalu membayangkan kerja sebagai sesuatu yang kaku dan membosankan. Namun, ternyata tidak seperti itu ketika saya mengalaminya sendiri. Memang, bekerja mungkin tidak akan pernah sebebas bermain. Tetapi, karena suasananya yang santai itu, bekerja di Suitmedia menjadi terasa lumayan menyenangkan.
Hal yang saya dapat di Suitmedia juga sangat banyak. Dulu saya pikir membuat sebuah website itu sangat sulit dan membuang banyak tenaga. Namun, setelah belajar banyak tentang pembuatan website di Suitmedia, sedikit demi sedikit saya mulai senang akan hal tersebut. Ke depannya, mungkin saya akan mencoba membuat website saya sendiri dengan ilmu-ilmu yang telah saya peroleh di Suitmedia.”