Kutu
Kutu-kutu mengendap. Mereka suka tempat gelap untuk diam-diam saling berhadap. Menunggumu terlelap.
Ketika malam tiba, mereka berjalan cekatan. Melangkah, menjamah dari sisi terujung tubuhmu.
"Haus, haus", kata mereka.
Sejenak kemudian, sungut-sungut kecil itu siap. Bukan hanya sepasang. Memilih, meraba perlahan lalu menghisap pelan sampai tubuhnya panas.
Jelang pagi, mereka pulang kembali ke sarang. Tanpa kau tahu, mereka ada di sisi kamarmu yang remang.
Beranak-pinak.
Perlahan, darahmu mengering.
19/01/2014















