Don't judge a book by its cover
Aku mencari buku-buku bagus di jajaran rak penuh buku-buku best seller dari para penulis terkenal, berharap menemukan buku terbaik yang sesuai dengan ‘ideal type’.
Beberapa buku begitu menarik perhatian dengan covernya yang bagus dan keren, beberapa buku berisi rangkaian kata tak terlupakan, beberapa ada yang terasa begitu menyentuh hingga rasanya seperti aku memasuki dunianya, beberapa lagi sempat membuatku tenggelam hingga lupa nyata. Namun dari semua itu, tak ada yang sampai membuatu begitu ingin memiliki. Ingatkan, cari yang kamu butuhkan, bukan yang kamu inginkan.
Lalu aku pergi ke jajaran rak paling ujung, berisi buku-buku 'serius’ dan membosankan. Di rak paling bawah, buku satu-satunya yang tersisa dan hendak dijadikan 'buku cuci gudang’ oleh si pegawai.
Covernya sederhana saja, tidak ada makna istimewa dibaliknya. Sekali saja kubaca judulnya, aku mengerti, ini yang aku butuhkan. Kubuka beberapa halaman, dan aku yakin akan membelinya. Aku ingin memilikinya dalam jangka waktu yang lama, setidaknya untuk membantu menuntunku menjadi lebih baik.
Dari cerita kemarin itu, aku memahami sesuatu.
Bahwa perihal mencari buku bagus hampir sama dengan mencari teman hidup. Yang kamu butuhkan dalam hidup terkadang bukan yang indah covernya, bukan yang selalu berada dibarisan buku best seller milik penulis-penulis terkenal, bukan yang mahal harganya, atau tinggi kualitasnya.
Kamu bisa saja menemukan yang terbaik bagimu itu di tempat yang biasa saja, yang kamu temukan tanpa sengaja, berada di rak paling bawah, di barisan buku biasa dan membosankan, yang tidak selevel bandingannya dengan buku-buku best seller itu, namun cukup dengan melihat covernya yang biasa, yang judulnya tidak semenarik buku lain, yang hanya dengan membuka beberapa halaman dan membaca beberapa paragrafnya, kamu yakin ingin membelinya. Kamu yakin buku itu yang kamu butuhkan, meskipun tidak ada rencana sebelumnya untuk memiliki buku semacam itu.
Intinya, kamu hanya perlu yakin. Yang penting, kan, isinya. Bukan covernya.
Toh yang kamu baca juga tulisannya, bukan judul di covernya. Dan yang kamu butuhkan itu manfaatnya, bukan sekadar kesenangannya.