MENGENAL IKAN NILEM / MELEM
Nilem, nilem mangut, atau melem (Osteochilus vittatus) adalah sejenis ikan ari tawar diketahui menyebar di Asia Tenggara: Tonkin, Siam (Thailand), Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatra, dan Jawa. Nilem merupakan ikan budidaya untuk konsumsi, terutama di Jawa. Kini, nilem juga diintroduksi ke beberapa danau di Sulawesi.
Ikan bertubuh sedang, panjang total hingga 260 mm berat maksimal yang pernah di dapat pemancing sungai ( - + 1 kg )
Dan mulut menghadap ke bawah.
Habitat nya sungai sungai berbatu danau rawa
Makanan ikan nilem berupa detritus dan jasad penempel seperti ganggang air, mikroba heterotrofik, dan detritus yang melekat dan terendam pada permukaan air.
Ikan nilem memiliki potensi reproduksi yang cukup tinggi. Seekor betina nilem dapat menghasilkan telur sebanyak 80.000 - 110.000 butir telur per kg bobot induk dan dapat memijah sepanjang tahun . Secara alami pemijahan ikan nilem di mulai pada awal musim penghujan.
Ikan nilem biasa dibudidayakan orang di Pulau Jawa, terutama di Jawa Barat. Ikan ini digemari telur-telurnya karena rasanya yang lezat. Akan tetapi sekarang produksinya cenderung menurun, sementara umumnya nilem dipelihara sebagai produk sampingan dari kolam-kolam pemeliharaan
Semenjak populernya "terapi kaki" menggunakan Garra rufa, ikan melem menjadi alternatif karena memiliki perilaku sama, yaitu mengerumuni kaki yang dicelup ke dalam kolam dan memakan kulit ari kaki.
adapun manfaat terapi dengan menggunakan ikan nilem ini antara lain:
1. menghilangkan jaringan kulit mati
3. melancarkan peredaran darah
4. menghilangkan kulit pecah-pecah
5. mencegah tumbuhnya cell liar
7. meningkatkan fungsi syaraf
8. menghilangkan pegal-pegal
9. mengurangi tumpukan lemak
10. merangsang simpul-simpul syaraf yang melemah