nyatanya manusia
karena nyatanya aku manusia. masih punya keinginan untuk melangkah lebih baik lagi, apapun itu. bukan hanya tentang yang terbilang tetapi juga yang seringkali hanya disimpan di dalam hati.
karena nyatanya aku manusia. mendadak rajin menguntai doa, mengharap layaknya orang bodoh yang menunggu semua jatuh dari langit.
karena nyatanya aku manusia. masih sering berpikir, bukan hanya tentang sebuah cerita melainkan juga sebuah alur yang seolah sudah tersusun rapi dalam otak.












