Tato
Sudah hampir 6 bulan dia terbangun dalam keadaan menangis, apalagi alasannya kalau bukan rindu? Alasan cliche yang selalu ditertawakan oleh banyak orang.
Tidak ada alasan baginya untuk terus merindu seseorang yang tidak merindunya kembali.
Semua dimulai ketika dia menato wajah sang kekasih di balik kelopak mata. Ketika sang kekasih pergi, tato itu masih tetap ada disitu, selalu ada ketika dia menutup mata. Selalu meningatkan dirinya akan sang kekasih yang sangat dicinta.
Sang kekasih tidak pernah tahu tentang tato di balik kelopak matanya.
Dia tidak pernah menyesal menoreh tato itu, dia sungguh mencintanya. Saat terbaik adalah ketika tertidur, karena dia akan terus bisa melihat wajah sang kekasih yang entah ada dimana.
Tidur adalah saat dimana dia menghabiskan waktu menatap sang kekasih, dan selalu berlanjut ke mimpi yang indah tentang mereka berdua.
Seperti hidup di dua dunia, karena kala siang hari dia hari dia harus bertahan dengan kenyataan yang pahit. Kekasihnya telah pergi dengan orang lain, dan dia yang harus tetap berada di sisi suaminya, menjadi wanita yang terlihat baik di mata semua orang. Bungkus yang indah memang selalu bisa menutupi hati yang rapuh.
Malam ini dia akan tertidur lebih lama, puluhan butir pil penenang telah ditelannya... demi selamanya bersama kekasih tercinta.














