terkadang bukan diri tak peka,
tapi sengaja tak ingin, biar saja menyulam rasa membentuk pola tak bernama, biar saja pergi menjauh bagai perahu kertas dihanyut arus gemuruh, selamat datang jiwa-jiwa yang tandus, teruslah meranggas terbakar panas hawa angkuh, waktu yang bergulir hanya akan menemanimu menuai derita, merajut luka, maka untuk kesekian kali saya bilang,... nikmati saja. hingga waktu kan datang mengantarku datang untuk melayatmu —








