tidak boleh percaya akan kesialan
di poskan oleh abu hasan
----------------------------------------
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik dan setiap orang pasti (pernah terlintas di dalam hatinya sesuatu dari hal ini). Hanya saja Allaah menghilangkan dengan tawakkal kepada-Nya”
(HR. Abu Dawud no. 3910, ini lafazhnya, at Tirmidzi no. 1614, Ibnu Majah no. 3538, Ahmad I/389, Ibnu Hibban no. 6089 dan al Hakim I/17-18, dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam ash Shahiihah no. 429)
***
Thiyarah atau tathayyur yaitu bernasib sial karena sesuatu (Kitab Fathul Majiid bab 27 hal. 345-359). Diambil dari kalimat, “Zajarath thayra” yang artinya “Menerbangkan burung”.
Tathayyur menafikan tauhid dari dua segi : Pertama, orang yang bertathayur tidak memiliki rasa tawakkal kepada Allaah Ta’ala dan senantiasa bergantung kepada selain Allaah Ta’ala. Kedua, ia bergantung kepada sesuatu yang tidak ada hakikatnya dan merupakan sesuatu yang termasuk takhayul dan keragu-raguan” (Kitab al Qaulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid I/559-560)














