Kalau ditanya ada ide apa yang bisa digunakan untuk mempromosikan pariwisata tanah air, maka hal pertama yang tercetus di pikiran gue adalah bahwa gue ingin merawat pariwisata Indonesia melalui kekayaan kuliner yang ada. Ya, bisa dibilang bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan kuliner paling beragam di dunia, paduan budaya Melayu, Tiongkok, Belanda, hingga Spanyol yang pernah singgah telah membuat negeri ini kaya akan citarasa, dan sudah merupakan tugas kita untuk merawatnya. Maka dari itu, senang banget ketika gue diajak berbagi pengetahuan dan pengalaman vlogging di acara Webinar “Seri Ngobol @kemenparekraf.ri: Pembuatan Konten Kreatif saat Traveling” hari Jumat kemarin. Apalagi ternyata gue juga bisa dengerin pengalaman dari Mas Sutiknyo @lostpacker, yang sudah malang melintang menjelajah Indonesia, serta ada Ibu Nia Niscaya, Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang berbagi mantra dalam menghadapi new normal traveling. Sebelumnya, thank you buat yang sudah join webinar ini, sementara bagi yang ketinggalan, jangan khawatir karena kalian bisa mengunjungi channel Youtube Kemenparekraf untuk mengikuti keseluruhan webinar. Di sesi webinar ini gue kasih tips tipis-tipis untuk mengasah soft-skill buat kalian yang baru nyoba membuat konten vlog travelling. Gue juga sharing pengalaman dalam menggeluti proyek untuk merawat pariwisata Indonesia melalui keragaman kuliner lewat @dspk.project, seperti misalnya Ikan Sambal Nyat-nyat yang ada di foto ini. Nah, kira-kira apa yang kalian mau ketahui lagi seputar pembuatan konten traveling dan kuliner? Silakan share di kolom komentar ya! #BersamaJagaIndonesia #ThoughtfulIndonesia #AsyiknyaTravelling #SeriNgobrolParekraf (at Danau Batur) https://www.instagram.com/p/CCNpEjFJyo9/?igshid=zzxz6heafj05