Ada yang lagi senyum di langit malam. Tipis memang, tapi manisnya tiada lawan.
Dia sabit dirumahku. Dia memang ramah pada setiap penduduk bumi. Jangan ge-er, bukan hanya kamu yang dia beri senyuman. Aku juga. Juga yang lainnya.
Kemarin aku banyak berbincang dengannyaa. Kami bertukar kabar dan cerita setelah sekian lama.
Tentu kamu tahu jika kami lama tak saling menyapa maka cerita yang kami bagikan tak akan cukup dalam semalam.
Malam-malam berikutnya dia menyapaku lagi, menungguku lagi dengan senyum yang sama ramahnyaa. Sama manisnyaa.
Bagaimana bisa aku tidak semakin jatuh hati padanya, jika setiap pertemuan dia selalu memberiku keramahan seperti itu.















