Bulan from Black Salt Queen is aromantic asexual!

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from Germany
seen from China

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
Bulan from Black Salt Queen is aromantic asexual!
Penghujung September
Di akhir bulan, hujan mengetuk jendela, kopi yang dingin menatapku bisu, seakan ikut menyimpan segala percakapan yang tak pernah selesai dengan diriku sendiri.
September ini riuh dan hampa sekaligus, ramai tawa di luar, tapi sunyi di dada, aku tertawa sambil mengantongi lara, belajar mensyukuri meski hati masih meraba.
Hari-hari berjalan seperti barisan pasukan, berangkat pagi, pulang malam, upah singgah sejenak di rekening, lalu pergi entah ke mana seperti hidup orang dewasa yang sering lupa bermimpi.
Aku menghitung detik dengan hati yang resah, bertanya pada waktu, berapa lama lagi aku harus begini menjadi mesin di siang hari, lalu penyair kesepian di malam yang lengang.
Namun aku percaya, ada janji yang sedang ditenun Tuhan di atas langit, semoga ia segera jatuh tepat di pangkuanku, agar kelak aku bisa berkata: “lihat, semua penantian ini ternyata tidak sia-sia.”
introducing... THE UNICORNS!!
357
Kepada rintik pilu hari Rabu. Tolong sampaikan kepada malammu bahwa aku begitu rindu senyum sang rembulan. Yang selama ini tega bergelayut di atas angan-angan.
—13
kukantongi bulan untukmu
kemarin malam, bulan besar sekali bentuknya sabit menghadap atas dan kukira makin jauh kendaraan melaju, makin mungkin aku dan dia bertumbukan
aku merekam malam itu di dalam genggaman kubisiki langit serta bintang-bintang, bolehkah yang ini kubawa pulang? bulan mengingatkanku soal pulang, ke lantai pualam yang menampung tubuh-tubuh lelah kita juga pada beranda yang membiarkan angin menyapu peluh di wajah kita
jadi ketika gelap balas menghangatkan telinga, bawa pulanglah kusambar pelan-pelan sang bulan kulipat rapi-rapi dia menjadi delapan bagian kusimpan dia di sudut paling aman di pikiran
rinduku, kukantongi bulan ini untukmu di perjalanan menuju rumah, bulan di sakuku berpesan jaga dia dengan penuh sayang
tidak, sungguh tidak apa-apa bila sendiri masih menjadi teman terbaikmu bila rapuh perlu kau kenali lebih jauh pun bila hadirku belum sedia kau jamu
tiada mengapa, rinduku bulan yang terang itu memang kubawa untukmu tiada mengapa, sayangku bulan milikmu sudah kugantung di gagang pintu
senantiyasa, 2025.
Ruby: Hey, Blake! Are you busy?
Blake: What is it, Ruby?
Ruby: I'm taking new medicine today, so can you remind me to take it every day before and after every meal? I need to take it before I go to sleep and when I wake up, too.
Yang: WHAT?!
Yang: (Grabs Ruby) MEDICINE?! WHAT FOR?! ARE YOU OKAY?! HOW DO YOU FEEL RIGHT NOW?!
Ruby: ...
Yang: Ruby?
Ruby: Yang... I'm sorry, but...
Yang: What?
Ruby: I-I'm fine! I was joking! I was going to say that the medicine was a kiss from Blake, but now I just feel bad...
Yang: (Sighs) Don't scare me like that, Rubes... Well, uh, I guess I'll leave ya to your prescription. (Leaves)
Blake: You really made your sister worried.
Ruby: Yeah... Were you scared, too?
Blake: No, but I would have asked something similar. Saying something like that is alarming.
Ruby: Aw... I'm sorry. Can you forgive me?
Blake: Of course. You're the one person I can't stay mad at. And you don't have to worry about your prescription.
Ruby: Aw~! OW! H-Hey! That wasn't a kiss! It was a bite!
Blake: That's for making me worry.
the gay moon filipino myth (allegedly visayan) was just a rumor online btw no one knows where that came from.
lakapati's story is real oral tradition and historical of intersex and trans depictions, but if any of you touch that for your american characters im killing you