Teruntuk Kamu disana Hari ini listrik rumahku padam tp sebagian saja. Sudah diutak atik tp tetap saja sama, entah apa yg korslet aku sungguh tak paham. Kemudian aku teringat padamu, pada pesanmu bahwa kalian para tukang tiang rela pulang pagi demi kenyamanan kami para pengguna listrik. Entah kenapa kalimat itu membuatku urung menghubungi tukang listrik kini, melihat jam d dinding sdh menunjukkan jam 12 malam. Aku ingin kalian istirahat, biarlah kali ini aku kepanasan asal kalian bisa pulang lebih awal bersama keluarga kalian. Maafkan keegoisan kami para pelanggan selama ini. Dear mas Putu, malam ini aku cm ingin blg aku kangen pada obrolan2 remeh kita. Obrolan2 yg membuatku tertawa ngakak setiap kali jokes2 itu kamu lontarkan. Mas Putu smoga semesta mendukung kita untuk berjumpa dan semoga semesta menjagamu dalam kebaikan.. Amiin













