@twintrend_komunitas_trader @twintrend_jakarta @wellnesssyndrome Secara praktis, disrupsi adalah perubahan berbagai sektor akibat digitalisasi dan “Internet of Thing” (IoT) atau “Internet untuk Segala”. Contoh disrupsi adalah media cetak menjadi media online atau situs berita, ojek pangkalan menjadi ojek online (ojol), taksi konvensional atau taksi argo menjadi taksi online, mal atau pasar menjadi marketplace atau toko online (e-commerce), dan digitalisasi lainnya. Dalam teori bisnis, dikenal istilah “inovasi disruptif” (disruptive innovation), yaitu inovasi yang menciptakan pasar baru dan jaringan nilai dan akhirnya mengganggu pasar dan jaringan nilai yang ada, menggantikan perusahaan, produk, dan aliansi terkemuka di pasar yang sudah mapan. (Wikipedia). Bisnis yang tidak beradaptasi dengan era disrupsi akan bangkrut, misalnya beberapa perusahaan yang telah mengalami kebangkrutan karena tidak dapat beradaptasi a.l. Kodak, Nokia, dan Blockbuster. Perusahaan berbasis teknologi internet, seperti Google dan Facebook, bisa menjadi penguasa ekonomi dunia. Contoh disrupsi di bidang politik, misalnya kampanye, kini lebih “meriah” di media sosial yang memiliki daya jangkau audiens yang jauh lebih luas dan merata. Kampanye di media sosial, seperti “perang tagar” dan “tweet war” (twar) lebih seruketimbang orasi di lapangan terbuka dengan ratusan atau ribuan orang. #twintrendfundmanager #twintrendroeroe #twintrendedo #twintrendtraderinonesia https://www.instagram.com/p/BzvvwQwAa6r/?igshid=1pyl8a92vl84k











