Uji citarasa kopi sesi #94 :Citarasa berciri otonom dan universal.Bagaimana dgn mutu ? #Repost @rumahkopiranin with @repostapp ・・・ Conversation of Aroma, sebuah literasi citarasa kopi Berbeda negara, berbeda bahasa, satu kesepahaman tentang citarasa dan aroma. Situasi inilah yang kami dapati saat menggelar seri cuping ke 94 sabtu kemarin. . . Setiap sabtu kami tidak bisa memilih siapa yang akan ikut cupping, karena semua pengunjung yang ada kami undang untuk ikut serta. Jadinya peserta pun berasal tidak hanya dari Bogor tapi juga dr cibubur, jakarta, jogja ternasuk juga kanada dan perancis. . . Kali kemarin kita mencicip 3 jenis kopi yang berbeda. Dua buah sample dikirimkan oleh pengunjung, dan satu sample kiriman dr petani yang kami kunjungi minggu sebelumnya. . . Para pengunjung belum kenal satu sama lain, memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan hobi yang berbeda. Bahkan juga pengalaman citarasa yang berbeda. Misalnya orang Barat biasa makan produk olahan gandum dan dairy product. Sementara kita makan nasi dan rempah-rempah tropis termasuk sambal pedas. Tentu saja dari latar belakang perspektif citarasa yang sangat berbeda. . . Menariknya di meja cupping, seperti yang sudah kami lakukan sebelumnya, citarasa kopi pilihan kerap ada permufakatan perihal citarasa. Citarasa kopi dr desa Tanamakaleang Kec Seko Luwu Utara setelah dicicip semua sepakat bahwa kepahitannya sangat rendah, rasa coklatmya dominan dan manisnya enak. . . Adapun kopi kintamani juga dicecap dengan kesan citarasa paling mania dibanding dua sample lainnya dan memiliki keasaman seperti jeruk. . . Kopi gunung wayang, memiliki keasaman yang menarik tetapi kepahitannya cukup menusuk. Sebuah catatan utk proses pengolahan dan penyimpanan yg perlu ditingkatkan. . . #setiapseduhanmerayakanpersahabatan #ngopidikotahujan #rumahkopiranin #manualbrew #kopiindonesia #ngopi #bogor #cupping #ujicitarasa