Seperti kehidupan yg tidak selamanya bahagia, seperti itulah gambaran perjalanan kami dalam menggunakan aplikasi maps offline (peta luring). Pada hari terakhir, dalam perjalanan menuju bandara Lombok, aplikasi ini mengarahkan kami pada jalanan setapak di tengah persawahan sepanjang hampir 10km. Mungkin jalanan setapak tersebut dianggap oleh peta bisa kami lewati untuk menuju bandara Lombok. Iya, iya. Terima kasih karena sudah percaya pada kami bahwa kami bisa melalui segala medan😂! It’s totally our new experience! Gimana enggak? Ke bandara lewat tengah persawahan, licin, becek dan ban motor sering nyelip ke kubangan, lumpur nyiprat ke mana-mana, ke kaki, celana, baju, bahkan sampe ke ransel kami. Jangan lupa, kalian harus bayangin bahwa lebar jalanannya pun gak sampe semeter, lo😅. Muter balik udah males, tapi ketika dijalananin terus kayak gak ada ujungnya gitu. Buat saya, ini pertama kalinya dimarah-marahin karena udah jadi navigator yg buruk, dan kami juga jadi gak sempet beli oleh-oleh karena ngejar waktu biar gak ketinggalan pesawat. Bahkan selewatnya dari persawahan, kami melewati pemukiman penduduk yg semuanya melihat kami dengan tatapan aneh macem geng motor abis pada offroad. Tambahan catatan, katanya malu bertanya sesat di jalan. Believe it or not, sebelum kami sesat, kami sudah mencoba bertanya pada penduduk setempat. Tapi IMO, kayanya mereka gak terbiasa menerima/melihat penduduk asing deh😢. Sehingga kalau ditanya ada yg masih gugup, ada juga yg malah ketawa-tawa doang, atau ada jenis penduduk lainnya yg jadi gelapan sendiri karena tiba-tiba ditanya dan lalu seketika jadi buta arah. And the worst case, ketika kami tanya lokasi atau arahan, kebanyakan dari mereka jawabnya “wah, gak tau”. Superb syekali kan?! Hahaha. Rock yaaa🤟🏼 Nah, hubungannya sama foto ini apa? Sebagai pengingat aja, bahwa gak semua biru itu indah sendiri, kadang ada hijau yg melengkapi keindahannya. Dan gak semua pantai itu datar, beberapa pantai butuh effort dengan jalanan yg menanjak dan berliku sampe akhirnya baru bisa kita nikmatin. So, enjoy the ride, enjoy the process! Kapan kita ke mana lagi? Kuylaaa~ @uploadkompakan #uploadkompakan #ukfreesajalah #lombok (at Bukit Malimbu)