SEBUAH WAWANCARA TELEVISI
Status : Masih Berlanjut
Kategori : Cerita Pendek
Ditulis oleh : Arnike Wijayakusuma
Diterbitkan : 27 Jun 2016, 21:58:02 PM
“Bukan pengarang namanya kalau kau tidak bisa mengarang satu atau dua hal tentang hidupmu sendiri.”
Bercerita tentang sebuah Wawancara Televisi yang menggambarkan pergulatan batin seorang penulis setiap kali pertanyaan tentang ayah terlontar dari sang pewawancara. Di hadapan tiga buah kamera, ia berusaha menjawab setiap pertanyaan sebaik mungkin, tak peduli betapa berlawanannya setiap jawaban tersebut dengan kilasan balik di kepalanya.
Pertanyaan-pertanyaan itu berbentuk;
“Apakah kalian sering membahas karya kalian di waktu luang?”
“Apa momen paling mengesankan bersama ayah Anda?”
“Katanya, Anda sudah bertahun-tahun tidak bertemu dengan ayah Anda, ya?”
Yang membuat cerita atau plot yang sederhana ini menarik adalah; setiap pertanyaan berhasil menciptakan suasana emosi yang semakin pelik. Konflik yang tak pernah terselesaikan meski kata maaf telah terucap.
“Oke, sekarang ceritakan tentang ayah Anda. Bagaimana hubungan Anda dengannya?”
Kira-kira jawaban apa yang pertama kali menghampiri kepalamu? Akankah jawaban itu berbeda ketika kamu dihadapkan pada situasi yang berbeda pula?
.
.
.
Ditulis oleh: Eugenia Rakhma (akun storial: eugeniarakhma)












