Siapa yang mengira jika belalang yang selama ini jadi hama, jika disantap ternyata rasanya enak dan menyehatkan. Awalnya, ide mengkonsumsi belalang ini timbul di wilayah Gunung Kidul, disana selain panen hasil pertanian juga panen belalang.
Kemasan Walang Goreng makanan Khas Gunung Kidul ini dibungkus dengan toples anti bocor dan kedap udara sehingga tetap terjaga selama proses pengiriman dan tidak bercampur dengan bau yang lain. Masa berlaku walang goreng ini cukup lama, yaitu 2 minggu setelah masa produksi. Dan perlu anda ketahui bahwa adalah walang yang baru saja dari penggorengan, di jamin fresh from the oven. jadi akan aman di konsumsi walaupun harus melalui pengiriman via udara.
Fakta menarik lagi adalah soal kandungan gizi walang. Menurut penelitian ternyata kandungan protein walang goreng dalam kondisi kering mencapai 60 persen, sedangkan pada kondisi basah mencapai 40 persen. Ini berarti proteinnya lebih tinggi dari udang windu, yang selama ini dikenal dengan kandungan tinggi protein. Mengindikasikan juga bahwa menu walang tidak beracun dan berbahaya untuk dikonsumsi.
Sedangkan kadar protein setelah diolah menjadi tepung, ada perbedaan nyata antara kadar protein tepung belalang kayu dan tepung udang windu, di mana protein tepung belalang kayu lebih tinggi dibanding tepung udang windu dengan kadar masing-masing 17,922 dan 9,846 persen. Informasi lengkap baca “Protein Belalang Lebih Tinggi Dari Udang.”
Tak kalah pentingnya untuk diketahui bahwa walang mempunyai kadar kolesterol dan lemak yang sangat rendah. Jadi kita tidak perlu khawatir akan terkena sakit jantung apabila mengkonsumsinya.
Silakan yang mau order Walang Goreng Khas Gunung Kidul, Yogyakarta. Harga per toples Rp 40.000,00 siap kirim ke seluruh nusantara. Dapatkan sensasi kuliner extreem ini.
Pemesanan Walang Goreng Khas Gunung Kidul