Minggu ini diawali dengan sedikit kemrungsung nya urusan KUA, hhh ternyata kelewatan satu tahapan sebelum mengajukan ke Kelurahan. Surat sehat dari puskesmas ternyata harus dicantumkan sebagai salah satu syaratnya, untung waktu bapake nyong (iya nitip babe taroh di kelurahan, soalnya gasempet euy) ke kelurahan, dibolehin buat nyusul aja surat sehat waktu langsung ke KUA.
Akhirnya ketika dapet jadwal yang pas, langsung ke Puskes buat cek kesehatan. Poli Caten (Calon Penganten) namanya, nah uniknya cek kesehatan ini diwajibkan hanya untuk KTP DKI dan gratis, program pemerintah katanya. Mungkin ini boleh diterapkan di semua daerah karena isinya bagus lho. Ada dua hal yang penting yaitu cek lab untuk tahu apakah ada penyakit menular atau tidak (HIV, sipilis, dkk) yang kedua adalah penyuluhan tentang HIV dan penyakit menular itu sendiri. Tapi alhamdulillah dalam sehari semua urusan selesai sampai ke KUA meskipun bolak-balik fotokopi berkas haha.
Budayakan Antri Gaes
Oiya hari Kamis ada Debat Pilpres #1 yang isinya lumayan..... Biasa aja sih haha. Ya ada beberapa poin penting yang bisa saya jadikan pertimbangan (cieilah). Satu hal dari masing-masing paslon yang in my honest opinion bertentangan sama saya. Apa tuh? Nah kalo dari paslon nomer 01 terlalu seringnya menjawab dengan "laporkan saja laporkan saja" I know it's the right move, but not the best answer. Nomer 02 berharap gaji ASN (PNS) naik.... Ya Allah :( kasian para calon menantu nanti diwajibkan jadi PNS dulu baru boleh nikahin anaknya. Jaman sekarang aja gaji PNS turah-turah (pengalaman temen-temen sih) gimana kalau dinaikin? Waduh bisa-bisa malah jadi ketimpangan sosial makin tinggi nantinya, kalau masalah pajak asalkan teralokasikan dengan maksimal, gapapa sih. Ya itu semua opini saya pribadi kalo mau diskusi monggo, saya terbuka kok dengan semua opini. Apapun pilihan kalian, jangan sampai ada dendam diantara kita. Gue sama sahabat gue kuliah aja cebong vs kampret, tapi kami tetap sahabatan, why can't we all be like that.
Sahabat Cebong, Pasukan kotak-kotak
Pada minggu ini, berakhir juga drama skripsi dan wisuda calon bojoku, alhamdulillah ya Allah, In Shaa Allah yang mulia akan wisuda tanggal 20 Februari, dan semoga saja saya sempat hadir di hari special dia hehe, aamiin. Buat teman-teman yang lagi berjuang, skripsi maupun revisi, saya doakan agar cepat selesai dan diberi kemudahan ya, aamiin. Mohon doanya supaya cepat dapat kerjaan ataupun kesibukan apapun yang produktif yaa temen-temen. Lihat senyum bahagianya, awas aja sampai nama saya engga ada di kata pengantar ya hehe.
Sarjana Pertanian yang gamau jadi petani
In other news, jika lancar, saya akan menjalani rangkaian pelatihan PPR di BATAN. Semoga semua berjalan dengan lancar selama kurang lebih 2 minggu dimulai sejak tanggal 22, there’ll be great things that I’d like to share. I think that sums up the 3rd week of my 2019, I hope yours is fine as well. Oh iya Minggu ini akhirnya bisa main futsal lagi setelah entah berapa lama gak main, terutama sama anak-anak rohis SMA. Selamat berakhir pekan, guys. Ciao!!
Minggu ke 4, akhirnya brrti udah sebulan nih ya? eh udah belom sih? harusnya udah dong ya haha. Diawali dengan pembukaan pelatihan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) untuk Industri tingkat I dan II serta Medik tingkat I. Nah gue bakalan cerita tentang apasih PPR itu? yoi banget kan informatif nih blog gue kali ini. Mungkin special khusus minggu ini akan menjabarkan sedikit banyak tentang PPR ini dan batch saya kali ini ya, ‘cause it seems like it’ll be a fun class.
Kelas dibuka dengan kurang lebih 29 anggota, 9 diantaranya merupakan PPR Medik 1. Nah bingung kan? Jadi PPR ini ada 2 jenis yaitu industri dan medik, dari dua itu dibagi lagi jadi 3 tingkatan yaitu tingkat 1, 2, dan 3. Kali ini pelatihan berisikan peserta dari Industri tingkat 1 dan 2 serta medik 1. Jelas, gue ikut yang PPR medik 1. Dari 29 peserta yang ikut, sepertinya gue paling orok disini, haha. Meskipun ada sih anak angkatan 2013 yang kebetulan kampusnya daerah depok juga, tapi kebanyakan sisanya sudah putih rambutnya wkwk. Walaupun gitu, kita semua tetep gak mandang umur dan profesi, semua welcome dan asik. Saling belajar satu sama lain dan berbagi pengalaman di kantornya masing-masing, tentu saja saya belajar sangat banyak dari sini. Kalau dijelasin lebih detail, gaakan cukup cerita seminggu ini haha. Pokoknya seru, kalo banyak yg mau saya ceritain special tentang PPR saya, nanti saya buatkan.
Praktikum sambil bergaya
Anyway, weekend ini saya kembali ke Jogja untuk beberapa urusan (fitting baju, cieileh). Tentu saja bertemu dengan sahabat-sahabat Catam juga yang sampai saat ini masih setia untuk selalu berbagi pikiran dan cerita. Selain itu, tujuan Utama saya kembali ke jogja adalah untuk menjemput tuan putri mbantul yang mau main ke Jakarta selama seminggu! Minggu depan bakalan seru karena dia bakal tidur di...… rumah kakak saya kok tenang haha. Waktu singkat di Jogja engga begitu banyak jalan-jalan, beneran cuma meet up sama catam dan fitting baju, so yeah.... Oh iya saya dan pasangan juga sempet menghampiri kawan kami yang baru aja wisuda, selamat ya Diana!
Baru sadar saya ganteng juga
I think that’s all for the week, I’ll see you next week with a lot of fun!! Ciao!
Alhamdulillah akhirnya sempet nulis lagi, meskipun ini nyambi di mobil otw lapangan (anak lapangan ceritanya). Diawal minggu kedua 2019 ini ga begitu banyak hal menarik kecuali apiknya pergerakan saham yang lagi saya pegang. Kebetulan lagi sibuk dan banyak kerjaan diantaranya mengurus administrasi ke KUA dan pendaftaran pelatihan PPR BATAN. Awal minggu ini kerumah pak RT RW alhamdulillah lancar dan langsung acc gak kaya dosen pembimbing skripsi yang sedikit-sedikit revisi, hhh.
Seperti yang sudah saya jelaskan pada minggu lalu, saya akan kedatangan tamu agung, yaitu keluarga tunangan saya dari Jogja. Sehubungan dengan hal itu, jadilah perombakan kamar saya secara major haha. Meja kerja saya adalah hal yang paling saya suka dari perombakan kamar ini, well semoga nanti nya calonku bisa betah ya disini ehehe
Gamers Ganteng Idamang
Setelah 2 bulan lebih gaketemu akhirnya melepas rindu. Cie. Tapi sangat disayangkan karena saking asyiknya ngobrol bahas acara nikahan dan lain-lain sampe gasempet foto2 haduuh, tapi gapapa, ini menunjukkan malah kita saling menghormati tanpa ada yang sibuk dengan hp nya hehe. Meskipun it's a short trip, tetep seneng bisa nunjukin rumah Jakarta ke keluarga Jogja. Terlebih ketika mereka pulang, nganterin ke St. Gambir dan nemenin pengalaman pertama mereka naik KRL haha agak norak tapi yaudahlah ya, gue aja jarang naik KRL.
Blury but lovely
Well I guess nothing much happened besides my fiancée's family came over and other small things about my wedding preparations. I guess #3rd and #4th week will be fun, because she's coming over again and I hope I'll already on the training camp (PPR).
Oh iya, update masalah Tablet dan Firsmedia vs Indiehome. Sampai sekarang masih suka liat-liat tablet, tapi sekarang sudah semakin spesifik ke brand Samsung haha. Kebetulan bokap punya Samsung Tab S2 2015, sampai sekarang masih sehat soalnya gabegitu sering dipake. Alhasil sekarang pelan-pelan saya lakukan kudeta supaya pindah kepemilikan haha. Firstmedia sepertinya memenangkan the battle of provider haha. Salah satu alasannya karena gak banyak tambahan-tambahan yang malah jadi beban gaperlu dalam biayanya, salah satunya FMX (FirstMedia X). Bisa nonton tv dimana aja cuuy.
Hey, it’s me. I’m back to Tumblr since my government finally decide to open up this platform again. Alasan aja sih sebenarnya. I feel like I want to write something jut to clear my mind up. Well, let’s begin with this.
I’m challenging myself to write all the things that happened for a whole week every week and post it on tumblr. I just don't want to lose my writing skills and keep my mind clear from negativity. Since sharing my thoughts on Instagram is not helping (anymore) I think writing is my last resort. Let’s see how far I go. Anyway.....
Selamat tahun baru 2019 untuk teman-teman semua, mari kita tidak membahas apa yang sudah terjadi, melainkan menjadikan nya sebuah pelajaran. Semoga 2019 menjadi tahun yang penuh barakah..... #2019gantipre.... eaaaa wkwkk.
Anyway, minggu pertama di 2019 ini penih dengan barakah (Alhamdulillah) first of all, pada tanggal 3 Januari 2019, dua hal penting terjadi dalam sejarah keluarga saya. Ponakan kedua saya lahir ke dunia dengan normal dan selamat, alhamdulillah.
Brace yourself, Keanu Khalifa Aktara is in the house!!! Semoga menjadi anak yang saleha dan sesuai dengan namanya ya, dek!
Selain kelahiran ponakan saya yang ngganteng, tunangan saya yang cantik (cieilah) juga akhirnya menyelesaikan sidang skripsinya dengan lancar. Terlihat dari pancaran wajahnya saat foto.
Saya juga mau ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh teman Rani yang sudah meramaikan dan membantu skripsi dia dari awal sampapi akhir ini :D karena saya merasakan penelitian dia dari bener-bener 0 sampai selesai sekarang. Doakan revisiannya lancar ya teman-teman.
In other news saya masih open to suggestions masalah IndieHome vs First Media seperti yang sudah saya bahas di twitter saya. Oiya satu hal lagi, seminggu ini saya lagi keranjingan liatin harga-harga tablet (bukan tablet obat), kalau ada yang punya saran kira-kira tablet apa yang bagus boleh banget urunan ide, spek yang saya incer sih mirip Samsunug Tab S2 lah, atau phablet yang pake stylusnya juga boleh.
PS: Kalau ibu negara tau ini, saya pasti kena omel, tapi gapapa, hehe. Tapi saya ingin kalau postingan ini lancar sampai #100.... I think I deserve some rewards for my so called productivity. lol.
Well, that's all for this week’s recap, hope you guys have a wonderful week ahead. I’ll see you around.
His feet stomped through the heavy snow that had fallen during the night. The wind stung his face despite having it cloaked with a scarf and the hood of his jacket. And beneath all those layers, his lips were set in a grin.
The Sun was just starting to peak out, bathing everything in a dull light. The stray sunrays danced over the snowflakes that pirouetted down, down, down. He couldn’t wait to tell her about the snow. She’s blabbed on and on about snow for so long, and this morning, when he accidentally woke up due to his dog scratching up and down the back door and saw the fresh fallen snow outside he couldn’t help but think of her.
He immediately dressed up, taking out his snow jacket and boots from the forgotten corners of his closet and stalked towards were she was staying; his dog not far in front of him, jumping happily into the heaps of snow.
Not far away now, he could already see the fence. He hoped that it wasn’t too strange, coming so early. It was barely 6:30. Still, he continued walking.
Something told him to turn around and head back home, but he couldn’t. He actually quickened his step, as much as he could through the snow.
Finally, he was in front of the entrance. His dog let out a bark and stepped back an inch, but he didn’t hesitate. He walked straight in.
It was somewhat eerie, he had to admit. He couldn’t figure out why she had picked this place to stay. It was awfully quiet, but really crowded. And whenever he came, it seemed as if there was a cloud looming over the whole place; a shadow of doom. Plus, she never wanted to meet with him, always having something else to do.
Still, he trailed around the place, looking for her. Stones were jarring from the ground, but he didn’t pay much attention to them. Some looked new though; someone else had moved into the house.
Finally, he found her.
The room that held her name on the door, and the numbers 1987-2014.
“So, babe, I can’t wait for you to see this, I know how much you love snow. When are you coming out?”