Seperti yang sudah kita ketahui, budaya prosumer sudah menjadi ciri khas dari masa konvergensi. Ditambah lagi dengan kemunculan handphone atau lebih tepatnya smartphone, dimana segala sesuatu sudah dapat dilakukan melalui alat tersebut oleh siapapun yg memilikinya yang semakin menipiskan sekat antara produsen dan konsumen. Hal ini membuat khalayak biasa (konsumen) dapat berkontribusi secara ‘bebas’ dan mudah dalam memberikan konten atau menyebarkan informasi/laporan tertentu dengan berbagai bentuk pada khalayak lainnya seputar kejadian-kejadian yang terjadi di sekitarnya melalui fitur-fitur smartphone nya tersebut & internet didalamnya. Inilah yang menyebabkan mereka disebut sebagai citizen journalist. Dalam kata lain, apa yang diunggah khalayak umum kini juga sudah menjadi source of information. Snapchat adalah salah satu aplikasi yang terkoneksi dengan internet dalam smartphone yang dapat digunakan sebagai sarana menyebarkan informasi oleh seseorang pada orang lain. Dengan fitur utama nya yang dapat mengirim foto dan video pada akunnya meski hanya bertahan dalam waktu satu hari, handphone menjalankan perannya sebagai saksi mata atas kejadian-kejadian yang ada disekitar individu dan menyebarkannya secara cepat kepada sosial. - Dayintani Kirana (1506756431) -















