Made In Heart
Jauh sebelum kita menjadi asing, aku pernah sadar kita hanya terlihat baik-baik saja. Dari gelagat yang mulai kurang melibatkan hati pada setiap temu, sampai senyum yang tak lagi menjadi penenang, juga tawa yang tak renyah lagi.
Sempat terlintas "Sudahi saja." Namun masih terpikir agar memperbaiki saja kepincangan ini, agar tak ada keputusan yang jatuhnya nanti keliru lalu menjadi penyesalan.
Ternyata aku sepenuhnya salah, meminta kembali hati yang tak lagi untukku adalah ketidakmungkinan yang aku sederhanakan.













