Tarim adalah sebuah kota kecil di Hadramaut, Yaman. Kota Tarim adalah kota yang paling diberkati dimuka bumi selain Mekkah dan Madinah. Kota Tarim mendapatkan do`a khusus dari Sayyidina Abu Bakar As Siddiq. Sayyidina Abu Bakar As Siddiq mendo`akan 3 perkara untuk Tarim, yaitu pertama, Agar Allah SWT tumbuhkan di kota itu para Aulia yang sangat banyak sebagaimana rumput yang tumbuh di musim hujan,yang kedua Agar air di kota tarim senantiasa berlimpah, dan yang ketiga Agar kota Tarim senantiasa makmur hingga hari kiamat. Oleh karena itu, kota Tarim dijuluki kota seribu wali, karena didalamnya banyak terdapat aulia-aulia Allah SWT dan di kota kecil ini juga menjadi tempat anak-cucu Nabi Muhammad SAW beranak-pinak. Selain menjadi kota seribu wali, Tarim juga menjadi sasaran bagi umat muslim dari segala penjuru dunia untuk menimba ilmu agama, karena dikenal dengan pusat peradaban islam dan gudangnya ilmu yang mampu melahirkan ulama besar. Selain itu juga Tarim adalah pusatnya Mazhab Syafi`i, dan oleh karena hal tersebut banyak WNI yang ingin menimba ilmu di kota para Waliyulloh ini. Negeri yang tentram nan anggun, diberkahi oleh Tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang. Kota Tarim, kota kecil yang luasnya seperti tiga kecamatan di Indonesia ini memiliki 360 Masjid. Kota ini memperlihatkan keajaibannya saat adzan mulai berkumandang. Sahut-sahutan suara adzan dari ratusan masjid menggema di antero kota. Sekejap saja, keadaan kota berubah 180 derajat, penduduk kota yang mulanya sedang berjualan, anak-anak yang asyik bermain, warung makan dan semuanya tutup. Orang tua, para anak muda dan satri bahkan anak kecil berbondong-bondong untuk pergi ke masjid terdekat. Seketika kota Tarim pun menjadi sepi. Saat kita berada di Tarim, sepanjang jalan kotanya adalah guru bagi orang yang tidak mempunyai guru. Hampir seluruh penduduk kotanya berlandaskan Islam Ahlus sunnah wal jamaah madzhab fiqih syafi`i, Aqidah Asy`ari dan bertasawuf yang santun dan moderat. Saya pernah membaca cerita dari pengalaman seorang santri lelaki yang menimba ilmu di Tarim, pada saat itu ia sedang berjalan disebuah gang dan pada saat bersamaan ada beberapa wanita kota Tarim yang juga sedang berjalan di gang tersebut. Para wanita itu langsung berhenti dan memalingkan tubuh dan pandangan mereka ke tembok, dan membiarkan santri laki-laki tersebut jalan terlebih dahulu. Begitulah akhlak wanita Tarim, mereka tak ingin menampakkan diri kepada lelaki yang bukan mahromnya dan memilih berlindung dibalik malu yang mereka miliki. Dari cerita yang pernah saya baca juga dari pengalaman seorang santri di Tarim, selama ia disana ia tak pernah mendengar kasus-kasus kriminal macam pemerkosaan, perampokan atau hanya sekedar perkelahian. Semua hidup tentram dan damai, ya seperti yang sudah saya jelaskan diatas tadi. // Begitulah sekilas keindahan dari kota Tarim yang bisa saya sajikan pada malam ini. Semoga Allah kabulkan hajat kita untuk bisa pergi ke negeri para Waliyulloh ini. Ziarah ke makam para aulia yang mana terdapat lebih 10.000 aulia Allah SWT yang dimakamkan di negeri ini, dan 80 diantaranya adalah wali dari kalangan Sayyid yang telah mencapai derajat Qutub(tingkatan wali tertinggi). Terlebih lagi jika kita diizinkan untuk dapat menimba ilmu di kota Tarim, Kota Al Ghanna, Kota As Siddiq.. Aamiin Allahumma Aamiin. Ya Tarim Wa Ahlaha // Semoga dikesempatan selanjutnya saya bisa berbagi keindahan lagi tentang kota Tarim.Ya Tarim Wa Ahlaha “Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim,maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang engkau keluarkan”-Habib Abdullah Al-Haddad- “Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakanSurga Dunia Adalah Tarim”-Iman Ahmad bin Abil Hibb- “Setetes ilmu di Tarim lebih baik daripada lautan ilmu di luar Tarim”-Syekh Abdurrahman As Segaf- -salam hangat ثيودوليتا سلسبيلا🌻
Loading...









