Kutiduri kekasih temanku dimalam imlek yg dingin dan basah

Product Placement

if i look back, i am lost

Jimmy Eat World
Monterey Bay Aquarium
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
official daine visual archive
I'd rather be in outer space 🛸
hello vonnie
No title available

tannertan36
Mike Driver

Origami Around
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
macklin celebrini has autism
No title available
One Nice Bug Per Day
Sade Olutola
Sweet Seals For You, Always
occasionally subtle
seen from Chile
seen from Nepal
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from United Kingdom
seen from Ecuador
seen from United States
seen from Venezuela
seen from Iraq
seen from Türkiye
seen from Qatar

seen from Singapore

seen from Brazil
seen from Panama
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Ukraine

seen from Kuwait
@tjokelat-blog
Kutiduri kekasih temanku dimalam imlek yg dingin dan basah
Waktu berjalan lambat dan sepi....
Kartini’s day
Kacewalekaleka @bclsinclair
Artinya: “Kalau malam bawa kutidur taburkan mimpi bersua pandang, biar ku senang, boleh kutahu hanya angin lalu Bulan bintang temaniku sendiri habiskan cerita lama, pungguk rindukan si bulan terang” (di Renah Kayu Embun)
“Kutemukan perasaan yang tidak berperikemanusiaan malam itu selaras dengan angin yang membadai. Terimakasih atas pertolonganmu.”
Apakah kita tidak lelah?
Kita saling mengitari begitu cepat
Rencana memecahkan samudera kita simpan saja dulu
Nanti setelah langit sedikit reda
Aku akan bawa kau berenang di kolam angkasa
Serupa kawanan singa dihujani daging
Kau tak perlu khawatir
Petir diseberang sana itu jinak
Rindu itu akan jadi selasar
Dan kaulah yang menjadi atapnya
Kau tak disini
Tapi kita jangan mati
My name is Kevin, nice to meet you.
“Sebenarnya adalah aku yang sedang merayakan sepi sembari melepas kenangan dua belas purnama silam”
- selamat tahun baru
Hari ini barangkali kita masih saja memendam perasaan yang belum terselesaikan.
Atas perasaan yang pernah kita biarkan berbunga, namun layu pada akhirnya.
Atas perasaan yang tidak bisa kita kendalikan laju arahnya. Padahal bukan pada tujuannya.
Kita begitu mudahnya membiarkan seseorang mengetuk pintu hati, mempersilahkannya masuk dan kita berharap ia akan tinggal. Nyatanya, ia pergi begitu saja. Bahkan tanpa pamit.
Yang tersisa hanya dirimu dengan segala sakit, kecewa, dan seluruh penyesalan. Yang tertinggal hanya dirimu dengan segala upayamu untuk tidak menyerah putus asa pada takdir.
Mungkin kita tak kuasa untuk menyalahkan ia yang telah hadir dan hanya meninggalkan luka. Nyatanya diri kitalah yang lengah dan membiarkan harapan tersemai di dalam hati sebelum kepastian itu ada.
Namun percayalah, perasaan ini akan berlalu bersamaan dengan penerimaan yang kita upayakan. Meski tidak mudah, seiring berjalannya waktu semuanya akan baik kembali. Jika kita memilih untuk memaafkan, menerima dan mensyukuri kesalahan kita kali ini. Akan selalu ada makna baik, saat kita mau mengakui salah dan mau memperbaiki.
Kala patah hati dan engkau memilih bersinar dengan sebaik - baiknya prasangka! Selamat merayakan hari - hari, dengan hati yang menang. Jakarta petang tadi, 15 November 2017 ~ Menyapa Mentari
Sepertinya tak bisa lagi ku ubah frekuensi ini, sebab gelombang dan nada lagu yang kau mainkan terlalu indah untuk ku lalui
- karena kau adalah radio yang menyenangkan hati
Yang sedang kurindukan seperti: dialog kita yang terbata-bata, menikmati diam diantara kita yang seolah sedang berkata-kata. Teruntuk gadis tempat ku unggah separuh hati, aku merindukanmu.
“Jadilah seperti surya, yang menjagakan dunia dari tidurnya, sampai mengindahkan senja, lalu terbenam tanpa pamrih. Dan tiba-tiba aku merasa surya menjelma kasih ibunda”
Maafkan aku, tuhan
Untuk kesekian kalinya ku rintikkan air mataku di hadapanmu
Sebab yang ku tahu, Kau lah yang menabur bintang dihamparan langit
Yang menidurkanku diantara bulan yang tersenyum itu
Yang meletakkan pelangi menjadi pelipurlara sehabis hujan
Maka genggamlah aku, tuhan
22 November 2017
“Aku merajut kasih, dan kita membuat kisah yang pada akhirnya membuat sepasang hati patah”
Rencananya aku ingin membawa kau naik bianglala di pasar malam selatan kota kemarin. Hujan, musim, dan masa kurasa lebih bijak.