Kutiduri kekasih temanku dimalam imlek yg dingin dan basah
One Nice Bug Per Day
Doug Jones

gracie abrams
YOU ARE THE REASON
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
Color Me Curious
Today's Document
Misplaced Lens Cap
tumblr dot com
official daine visual archive

#extradirty
The Stonewall Inn

bliss lane

blake kathryn
NASA
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
No title available
Show & Tell
seen from Türkiye

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Colombia
seen from Chile
seen from Canada
seen from United States

seen from Brazil

seen from India
seen from Türkiye

seen from Spain
seen from United States
seen from Brazil

seen from Colombia

seen from United States
seen from United States
seen from Brazil
seen from Colombia
seen from United States

seen from United Kingdom
@tjokelat-blog
Kutiduri kekasih temanku dimalam imlek yg dingin dan basah
Waktu berjalan lambat dan sepi....
Kartini’s day
Kacewalekaleka @bclsinclair
Artinya: “Kalau malam bawa kutidur taburkan mimpi bersua pandang, biar ku senang, boleh kutahu hanya angin lalu Bulan bintang temaniku sendiri habiskan cerita lama, pungguk rindukan si bulan terang” (di Renah Kayu Embun)
“Kutemukan perasaan yang tidak berperikemanusiaan malam itu selaras dengan angin yang membadai. Terimakasih atas pertolonganmu.”
Apakah kita tidak lelah?
Kita saling mengitari begitu cepat
Rencana memecahkan samudera kita simpan saja dulu
Nanti setelah langit sedikit reda
Aku akan bawa kau berenang di kolam angkasa
Serupa kawanan singa dihujani daging
Kau tak perlu khawatir
Petir diseberang sana itu jinak
Rindu itu akan jadi selasar
Dan kaulah yang menjadi atapnya
Kau tak disini
Tapi kita jangan mati
My name is Kevin, nice to meet you.
“Sebenarnya adalah aku yang sedang merayakan sepi sembari melepas kenangan dua belas purnama silam”
- selamat tahun baru
Hari ini barangkali kita masih saja memendam perasaan yang belum terselesaikan.
Atas perasaan yang pernah kita biarkan berbunga, namun layu pada akhirnya.
Atas perasaan yang tidak bisa kita kendalikan laju arahnya. Padahal bukan pada tujuannya.
Kita begitu mudahnya membiarkan seseorang mengetuk pintu hati, mempersilahkannya masuk dan kita berharap ia akan tinggal. Nyatanya, ia pergi begitu saja. Bahkan tanpa pamit.
Yang tersisa hanya dirimu dengan segala sakit, kecewa, dan seluruh penyesalan. Yang tertinggal hanya dirimu dengan segala upayamu untuk tidak menyerah putus asa pada takdir.
Mungkin kita tak kuasa untuk menyalahkan ia yang telah hadir dan hanya meninggalkan luka. Nyatanya diri kitalah yang lengah dan membiarkan harapan tersemai di dalam hati sebelum kepastian itu ada.
Namun percayalah, perasaan ini akan berlalu bersamaan dengan penerimaan yang kita upayakan. Meski tidak mudah, seiring berjalannya waktu semuanya akan baik kembali. Jika kita memilih untuk memaafkan, menerima dan mensyukuri kesalahan kita kali ini. Akan selalu ada makna baik, saat kita mau mengakui salah dan mau memperbaiki.
Kala patah hati dan engkau memilih bersinar dengan sebaik - baiknya prasangka! Selamat merayakan hari - hari, dengan hati yang menang. Jakarta petang tadi, 15 November 2017 ~ Menyapa Mentari
Sepertinya tak bisa lagi ku ubah frekuensi ini, sebab gelombang dan nada lagu yang kau mainkan terlalu indah untuk ku lalui
- karena kau adalah radio yang menyenangkan hati
Yang sedang kurindukan seperti: dialog kita yang terbata-bata, menikmati diam diantara kita yang seolah sedang berkata-kata. Teruntuk gadis tempat ku unggah separuh hati, aku merindukanmu.
“Jadilah seperti surya, yang menjagakan dunia dari tidurnya, sampai mengindahkan senja, lalu terbenam tanpa pamrih. Dan tiba-tiba aku merasa surya menjelma kasih ibunda”
Maafkan aku, tuhan
Untuk kesekian kalinya ku rintikkan air mataku di hadapanmu
Sebab yang ku tahu, Kau lah yang menabur bintang dihamparan langit
Yang menidurkanku diantara bulan yang tersenyum itu
Yang meletakkan pelangi menjadi pelipurlara sehabis hujan
Maka genggamlah aku, tuhan
22 November 2017
“Aku merajut kasih, dan kita membuat kisah yang pada akhirnya membuat sepasang hati patah”
Rencananya aku ingin membawa kau naik bianglala di pasar malam selatan kota kemarin. Hujan, musim, dan masa kurasa lebih bijak.