Untuk kesekian kalinya. Saya merindu. Dibawah hamparan bintang, saya sedang merindu.

Kiana Khansmith
cherry valley forever

Love Begins
d e v o n

No title available
Jules of Nature
tumblr dot com
No title available
sheepfilms
YOU ARE THE REASON
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Origami Around
hello vonnie
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
he wasn't even looking at me and he found me
Show & Tell

blake kathryn
No title available
Monterey Bay Aquarium

gracie abrams
seen from Hong Kong SAR China

seen from Germany

seen from United States

seen from Greece
seen from Philippines

seen from Türkiye
seen from Nepal
seen from United States

seen from Morocco

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Austria
seen from India

seen from Oman
seen from Iraq

seen from Russia
seen from United States
seen from Greece
seen from Bangladesh
@tpwigaksono
Untuk kesekian kalinya. Saya merindu. Dibawah hamparan bintang, saya sedang merindu.
Kamu tahu, wanita itu pendiam. Sungguh. Terlebih ketika kamu menghilang.
Menghilangnya kamu itu seperti dosen yang nggak jelas masuk apa enggak.
Selepas senja Raga terdiam kala jiwa melayang Mencerna setiap rangkaian kata Berharap ini ilusi saja Selepas senja Turunnya air mata Kala bibir berkata tak apa Kepada Tuan diujung sana Pun hati yang remuk redam Selepas senja Terakhir suaramu terdengar Rasanya sesak Karena kehilangan terasa begitu berat Puluhan senja telah terlewati, Dan aku merinduimu ribuan kali.
Tapi pernahkah kamu berpikir bahwa seseorang yang kamu sakiti akan merasa sulit menerima kebaikan-kebaikan yang ditawarkan orang lain setelahmu. Lalu kenapa kamu masih merasa tak melakukan apa-apa.
(via hujansamudra)
Merindukanmu dalam diam adalah rutinitas menyesakan yang paling kusukai
Didalam aksara aku mengenangmu. Dengan aksara aku melepasmu.
Selamat pagi, Sayang. Semoga kamu tetap menjadi pagi yang ku tunggu, dan malam yang ku rengkuh.
Karena nggak semua pamit itu berakhir pulang. Dan pulang nggak harus kembali ke rumah.
Seikhlasnya kamu melepas, masih saja berat ketika dia sering upload snapgram
Snapgram isinya muka dia :(
Karena nggak semua pamit itu berakhir pulang. Dan pulang nggak harus kembali ke rumah.
Seikhlasnya kamu melepas, masih saja berat ketika dia sering upload snapgram
Snapgram isinya muka dia :(
Semuanya nggak harus dilupakan. Nggak semuanya juga harus dipikirkan. Seperlunya saja.
Bersama hembusan angin Sebuah cerita tersaji Yang ditulis langsung oleh Sang Hyang Sebuah kisah kasih anak adam Dipertemukan oleh ketidak sengajaan Bersama dengan sebuah harapan Lalu, Dipisahkan oleh perbedaan
Tuan, terimakasih karena telah mengenalkan pada namanya rindu. Sejenis ingin bertemu namun kau sibuk melulu.
Namanya juga wanita. Ingin tahunya lebih besar daripada badannya. Sakit hati pun lebih menderita ketimbang melahirkan.
Siapkan hati saja dulu, lalu kuota internet untuk mencari tahu.
Saya dapat dari timeline line. Kemudian saya share.
Hasilnya, Bahwa sebagian besar masyarakat kita belum bisa menerima bahwa ada banyak hal yang sudah jadi budaya (lumrah) adalah bentuk-bentuk kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan.
Sebagian dari mereka adalah orang yang saya kenal. Dalih mereka suit-suitan, teriakan-teriakan, panggilan-panggilan itu dijadikan dalih sebagai suatu kesopanan untuk berkenalan. Lucunya lagi perempuan malah ditakut-takuti dengan ‘perawan tua’ kalau tidak bsiisa menerima perlakuan itu.
Siapa sih yang mau diganggu kenyamanannya di ruang publik? Meski dipanggil Cantik, Adek, atau bahkan diucapakan salam. Itu konteksny adalah godaan, pelecehan!
Kemudian akan dilirik-lirik pakaian perempuan. Jika pakaian tidak menutupi seluruh tubuh maka akan jadi pembenaran Untuk melakukan pemerkosaan. Atau akan disebut-sebut bentuk tubuhnya. Hais!!! Padahal banyak korban perkosaan dan pelecehan seksuak itu berjilbab (tertutup). Ini artinya bahwa pakaian tidak bisa dijadikan dalih. Lagipula, menjadi hak penuh bagi manusia untuk menentukan apa yang ingin dikenakannya ke tubuh sendiri. Perempuan juga begitu.
Yah balik-balik kesadaran untuk adil sejak dalam pikiran itu sulit cuk. Ikitan marah kalau ada kejadian soal kekerasan seksual, tapi menolak untuk belajar menghargai perempuan.
Harapan ini lepas sudah, Tuan. Poros ku bukan lagi padamu. Semestamu dengannya. Duniaku, tak ada lagi kau bersamanya.