
Kiana Khansmith
Not today Justin
art blog(derogatory)

tannertan36

pixel skylines

❣ Chile in a Photography ❣
hello vonnie
🩵 avery cochrane 🩵
No title available
KIROKAZE
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

gracie abrams
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
Sweet Seals For You, Always

Product Placement

titsay

Jar Jar Binks Fan Club
𓃗
Cookie Run:Kingdom Official!
almost home
seen from Singapore

seen from Russia

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Bangladesh
seen from United States
seen from India
seen from United Kingdom
seen from Ecuador
seen from Germany

seen from Indonesia
seen from Israel
seen from Brazil

seen from Singapore
seen from United Kingdom
@tsabita-rinibhr
Tentang Rindu yang Datang di Waktu Malam
Malam selalu punya caranya sendiri untuk membuat hati lebih jujur di saat sunyi, ketika dunia terasa melambat kenangan-kenangan itu datang tanpa diminta.
Aku hanya berniat membuka galeri foto dan ternyata hatiku masih di sana 🥹 Teringat sebuah kalimat sederhana dari seorang ibu teman seperjalanan umroh “Nanti kalau sudah di Indonesia pasti akan rindu ingin kembali ke sini dan saat lihat foto² di galeri ada perasaan sedih dan nangis teringat moment² disini
Kini aku memahaminya sebagai sebuah rasa yang nyata...
Rindu itu bukan hanya tentang tempat Bukan sekadar tentang Makkah, Madinah, atau perjalanan suci yang pernah dilewati.
Tapi tentang ketenangan yang tak mudah ditemukan di tempat lain. Tentang hati yang terasa lebih dekat, lebih hidup, dan lebih tenang.
Lalu Aku melihat foto² yg lain Aku melihat kembali kenangan itu wajah- wajah yang dulu dekat kini telah berjarak,Namun aku percaya Allah mempertemukan bukan tanpa alasan
Begitulah hidup...
Allah mempertemukan untuk saling mengisi dan memisahkan untuk melanjutkan takdir masing-masing
Karena tidak ada pertemuan yang sia-sia Semua pernah punya peran, sekecil apa pun itu dalam perjalanan kita...
Dalam diam aku berdoa—
Semoga suatu hari nanti Allah mempertemukan kami kembali, Bukan sekadar di dunia yang sementara ini tapi di tempat yang paling abadi surga-Nya.
Aku membuka lagi kenangan lama—sebuah tangkapan layar percakapan dengan umi di bulan Ramadhan setahun yang lalu.
Di sana, ada doa yang pernah kutitipkan: “Ya Allah, undang hamba menjadi tamu-Mu di waktu dan keadaan terbaik bagimu”
Doa yang terasa sederhana, bahkan mungkin terdengar seperti angan. Namun Allah mengabulkanNya dengan cara yang begitu indah
Aku tersenyum kembali saat mengingat obrolan dan candaan di lebaran tahun lalu bersama adikku aku bilang W**Y aku pingin sekali beli parfum ini aromanya wangi dan tahan lama kata orang², beli dimana tanya di mekah Semoga Allah Izinkan Aku bisa beli parfumnya klw bisa langsung ketempatnya, dan saat perjalan pulang ke jakarta aku pamit dan mengirim pesan padanya semoga Aku bisa membawanya “liburan ke Makkah” rasanya yang dulu terdengar ringan dan jauh Ternyata tidak ada doa yang benar-benar hilang, Tidak ada harap yang sia-sia. Semua tersimpan rapi dan Allah akan menjawabNya— di waktu yang paling tepat dengan cara yang paling Indah
Malam ini rindu terasa berbeda...
ia mengingatkanku untuk bersyukur karena pernah sampai dan pernah merasakan dan berharapan bisa di Panggil lagi lagi lagi dalam keadaan hati yg bersih dan iman yg lebih taat dan jiwa yg lebih baik
Betapa Indahnya cara Allah memanggil hamba-Nya—lembut, tenang, dan penuh makna
Jakarta,
Allah Maha Tau yang Terbaik Untuk Kita
Hari ini aku berangkat ke Harom untuk berbuka puasa kami berangkat agak kesorean, di tengah perjalanan Allah menghadirkan RezekiNya kami dapat Sajadah dan makanan untuk berbuka puasa
Namun karena waktu berbuka sudah semakin dekat, hampir semua area sudah penuh dan beberapa pintu ditutup. Kami terus berjalan berkeliling mencari tempat untuk berbuka. Kami terus diusir Askar dan disuruh untuk mencari tempat yang lain
Waktu berbukapun tiba sementara kami masih belum menemukan tempat untuk sholat
Tapi di saat seperti itu, hatiku terasa tenang… aku terus berperasngka baik pada Allah. ketika kita datang dengan niat ibadah, Allah pasti menyiapkan cara-Nya sendiri untuk menolong hamba-Nya.
Aku terus berdoa “Ya Allah, berikanlah yang terbaik Berikanlah tempat terbaik di Rumah-Mu, ya Rabb. Laa hawla wa laa quwwata illa billah.”
Sampai akhirnya seorang askar bertanya, “يَلَّا نُصَلِّي (Yalla nuṣalli)” sambil menunjuk ke arah Ka'bah. Aku sempat berkata, “Tidak, itu kan tempat tawaf. Nanti kita tidak akan diizinkan masuk.” Entah apa yang ia katakan setelah itu, tetapi ia terus menunjuk ke arah tempat sholat, seakan menyuruh kami ke sana...
Allah Mengantarkan langkah kami ke Arah kabah Magrib itu kami sholat dekat sekali dengan kabah dan diimami oleh Syekh Sudais. Pada rakaat pertama beliau membaca Surah Ad-Dhuha dengan suara yang begitu lembut dan menenangkan. Aku mendengarnya dengan hati yang penuh tenang seakan Allah bilang Allah selalu bersama kami
Di tengah lelahnya mencari tempat untuk berbuka, ayat-ayat itu terasa seperti pelukan dari Allah.
"Ma wadda'aka rabbuka wa ma qala…"
Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu.
Di tanah suci ini, hatiku kembali diingatkan… bahwa Allah selalu dekat, bahkan di saat kita merasa paling lelah.
Masya Allah… betapa indah cara Allah mempertemukan kita dengan momen-momen yang bahkan tidak pernah kita rencanakan.
lapis-lapis penerimaan
ya Allah. engkau adalah Allah yang maha merencanakan. engkau adalah Allah yang maha menetapkan. engkau adalah Allah yang maha memiliki seluruh pengetahuan. ya Allah, aku beriman kepada-Mu dan kepada takdir-Mu. maka, bantu aku ya Allah.
bantu aku untuk tidak menentang takdir-Mu, ya Allah. bantu aku untuk tidak menyalahkan siapa-siapa, tidak mendendam kepada siapa-siapa, tidak membenci siapa-siapa. bantu aku untuk tidak berandai-andai tentang hal yang tidak bisa aku ubah. bantu aku untuk tidak mengungkit-ungkit hal yang hanya akan menambah luka. bantu aku ya Allah.
bantu aku untuk menerima takdir-Mu ya Allah. bantu aku untuk memahami bahwa setiap orang beriman pasti diuji. bantu aku menyadari bahwa ada takdir-takdir yang adalah karena ulahku sendiri. bantu aku mengerti bahwa yang terjadi pasti adalah yang terbaik menurut-Mu. bantu aku untuk memeluk setiap perasaan yang hadir bersama dengan ujian ini. bantu aku untuk memaafkan segalanya.
bantu aku untuk mensyukuri takdir-Mu ya Allah. bantu aku menemukan ibroh dan hikmah dari takdir-Mu. bantu aku sampai kepada khidr moment-ku. bantu aku tidak hanya untuk melihat pelangi setelah badai, tetapi juga memahami mengapa badai ini turun ke bumi, kepadaku.
bantu aku untuk mencintai takdir-Mu ya Allah. bantu aku untuk bertaubat. bantu aku untuk menjadikan ujian ini titik balikku, titik kebangkitanku, titik kembaliku. bantu aku untuk keluar dari badai ini sebagai seseorang yang baru, seseorang yang lebih tebal imannya, lebih bertakwa. bantu aku terus bergerak.
ya Allah, kata-Mu, tidak ada ujian yang melampaui kesanggupan penerimanya. dengan imanku yang aku upayakan ini ya Allah, aku yakin bahwa aku akan sanggup——jika engkau membantuku. maka, bantu aku ya Allah. bantu aku tidak menentang takdir-Mu. bantu aku menerima takdir-Mu. bantu aku mensyukuri takdir-Mu. bantu aku mencintai takdir-Mu, mencintai-Mu.
Menikah bukan soal siap 100%
Menikah itu bukan soal siap 100%, tapi tentang mau bertumbuh bersama.
Ekspektasi vs Realita, kadang mengira pernikahan itu hanya soal menemukan yg klik, ternyata pernikahan adalah proses menyesuikan diri terus-menerus tanpa henti.
Seni Mengalah, rumahtangga bukan ajang adu siapa hebat dan menang tapi saling memaafkan, jika pasangan melakukan salah kembalikan dengan aturan Allah, lalu buka lembaran baru.
Communication is Key, bukan soal siapa yg benar tapi siapa yg mau mendengar, bukan hanya saling bicara tapi saling mengerti dan memahami.
Konflik itu Wajar, yang bikin langgeng bukan karena tidak pernah ada konflik, tapi karna selalu mau baikan lagi dan belajar dari setiap perbedaan.
Bertumbuh Bersama, menikah bukan karena udah sama sama jadi, tapi karna mau tumbuh bersama jadi versi terbaik dari diri kita, karna kemarin adalah pelajaran, besok adalah perbaikan dan hari ini adalah momentum jadi lebih baik.
Taaruf Bukan Jaminan, harus selektif memilih karna taaruf adalah pilihan untuk memulai dengan niat baik dan tetap berjuang setelahnya.
Kolaborasi dan Kolaboratif, peran suami dn istri pasti berbeda tapi tujuan rumah tangga harus sama, support system untuk mendukung penuh meraih ridho Allah, bukan mengadu siapa yg lebih berperan.
Belajar Setiap Hari, nikah itu bukan finish line tapi start line, memulai untuk evaluasi, memulai untuk badai yang lebih besar, tiap hari harus jadi pasangan yang lebih baik.
Bukan Cuma Romantis tapi Tanggung jawab, karna menikah itu harus tau hak dan kewajiban masing-masing, dan romantis adalah bumbu pemanisnya.
Program Ibadah Bersama, bukan hanya bisnis yg perlu roadmap tapi ibadah juga keharusan agar rumah tangga semakin berkah dan satu tujuan ke JannahNya.
Bangun Perasaan Positif, tanamkan sikap positif (huznudzon) kpda pasangan agar tidak mengundang konflik yg tidak perlu.
Tumbuhkan Kepercayaan Penuh, jika sudah memilih pasangan maka harus ada kepercayaan penuh, saling menerima dan memahami.
Bangun Prinsip Bersama, rumah tangga perlu dibangun atas prinsip dan nilai agama yang kokoh sebagai panduan hidup bersama.
Pernikahan bukan hanya masalah kepuasan agar segera mendapatkan apa yang kita mau. Tetapi pernikahan yang kita tuju adalah sebuah keberkahan.
Meniti Jalan yang Samar dengan Keyakinan
Kita nggak tahu siapa yang akan jadi pasangan hidup kita, tapi kita yakin untuk terus berjalan ke arah sana dengan persiapan sebaik-baiknya. Bahkan, saat kita merasa persiapan kita sudah sebaik itu, umur kita terus beranjak hingga kepala tiga tapi tak kunjung tiba ke perlaminan. Kita masih dengan keyakinan yang sama, bahwa kita akan tiba, nanti.
Hidup ini adalah sekumpulan ketidakpastian. Dan semakin dewasa, kadang kita semakin ragu sama jalan ke depan, karena begitu samarnya apa yang ada di jauh sana. Kita nggak tahu, apa yan ada di masa depan, tapi kita memilih untuk terus melangkah maju. Dengan rasa was-was, takut, tapi sekaligus yakin.
Sebab kalau kita memilih untuk berhenti, dengan hal-hal pasti yang kita miliki saat ini. Kita sadar bahwa mungkin ini semua juga akan hilang suatu hari.
Untuk itu, kita tahu bahwa jalan satu-satunya untuk bertemu dengan masa depan adalah tidak berhenti melangkah. Meskipun dengan rasa takut, tetap jangan berhenti. (c)kurniawangunadi
Hari ini kabar bahagia itu hadir dari salah satu santri yg sekaligus pernah menjadi musyrifahku
Pantaslah bebarapa hari yg lalu entah kenapa Aqila hadir dimimpiku...
Aqila : Assalamualikum kak rini bangun yuuk, aku lihat wajahnya bahagia sekali tak pernah aku lihat senyum yg begitu hangat(ada oboran ringan yg kami bahas ). (Ternyata mimpi itu pertanda datangnya kabar bahagia dari Aqila)
Yaah siang ini aku lihat notifikasi di grub sq ramai ucapan Baraqallah dan emot kebahagian
Masya Allah terharu dan bahagia rasanya mendengar undangan walimah dari Aqila. aku tau sudah lama perasaan Aqila denganya. Karena tidak ada penawar yg lebih manjur bagi dua insan yg mencintai dibandingkan dengan pernikahan...
Selamat Memulai kehidupan baru semoga Yg hadir selalu tentang kebaikan kebaikan yg bertambah dan Nanti ketika kerikil kerikil itu hadir ingatlah kembali tujuan dari bahter yang dijalani bahwa benar semua kareNya...
Semoga Allah hadirkan sakinah mawaddah warahmah. Barakallahu lakuma wa jama'a bayna kuma khair Aqila & Rafid
15 Juli 25
Akhir akhir ini aku sering bilang ke diri "Aku cuman pengen tenang". Tapi tenang seperti apa yg aku cari?
Allah menyebut ketenangan dalam di Al Quran dalam dua bentuk
Sakinah dan Thuma'ninah
Sakinah : ketenangan yg Allah turunkan langsung dari sisi-Nya - iya datang seperti pelukan dari langit, di saat hati paling gemetar. Seperti saat Rosullah dan Abu bakar bersembunyi di dalam Gua. Saat orang² Qurayis ingin membunuh mereka. Dalam momen penuh ketakutan itu Allah menurunkan sakinan dan berfirman la tahzan innallaha ma'ana : jangan bersedih sesungguhnya Allah bersama kita (Qs. At Taubah : 40)
Ketenangan itu hadir bukan karena kondisi aman tapi karena kehadiran Allah terasa begitu nyata.
Thumaninah : ketenangan yang Tumbuh.
Ia tidak turun tiba² tapi dibangun melalui gelisah yang dijawab dengan iman. Melalui dzikir yg perlahan menenangkan hati kita, Melalui ilmu yg mencerahkan ruang ruang gelap di dalam jiwa kita.
Seperti kisah Nabi Ibrahim yg hatinya masi gelisah tentang bagaiman Allah menghidupkan yg mati. Lalu Allah tak marah, justru mengajarkanya melihat dan belajar langsung (Qs. Al Baqarah 260) atau saat Allah berfirman "Alaa bi dzikrillah tathma'innul Quluub. Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang Qs. Ar Rad 28)
Dan yang paling menenangkan ketika Allah memanggil kelak di Akhirat nanti
"Yaa ayyatuha an nafsul mutma'innah wahai jiwa yg tenang kembalilah pada Tuhanmu ( Qs.Fajr : 27)
Lalu aku sadar tenang itu bukan gk punya masalah. Tapi tentang hati yg udah belajar percaya. Tenang bukan datang tiba tiba, tapi buah dari usaha yang lama : dzikir, ilmu, sabar dan iman.
Dan yang utama tenang bukanlah sesuatu yg di cari dari luar tapi sesuatu yang dibangun bersama Allah. Karena pada akhirnya tenang itu bukan tempat, bukan tentang situasi. Tapi tentang hati yg sudah selesai mencari hati yang tahu kemana harus pulang kepada Allah
Jakarta 24 juni 25
Seberapa dekat dirimu dengan Al-Qur'an?
Salah satu dari sekian banyaknya kebaikan yang didapatkan dari dekatnya diri dengan Al-Qur'an adalah hati bisa menjadi lembut, dan hati yang lembut senantiasa dalam penjagaan Allaah, baik dalam bertutur kata maupun dalam perbuatan. Allaah tuntun untuk senantiasa berada dalam kelembutan.
Orang-orang yang menjaga kedekatannya dengan Al-Qur'an, maka bentuk keindahan dan ketenangan Al-Qur'an akan terpancar dari ucapan dan perbuatannya.
Ini bukan tentang penghafal Al-Qur'an. Tapi, tentang siapa yang dekat dengan Al-Qur'an, siapa saja yang berusaha tidak melepaskannya dalam sehari, walau hanya beberapa ayat saja.
Seberapa dekat dirimu dengan Al-Qur'an? Jika engkau selalu berusaha untuk tidak melewatkan hari tanpa membaca Al-Qur'an, maka bersyukurlah, bisa jadi engkau sudah menempatkan Al-Qur'an semakin dekat denganmu.
"Tidak kah kita malu, Allah beri 24 jam, dan tidak ada sedikitpun dari waktu itu kita gunakan untuk membaca Al-Qur'an?" —Syaikh Ali Jaber rahimahullah,
Meski hafalan Al-Qur'an kita hanyalah secuil saja, semoga Allaah senantiasa memberi kita taufik untuk terus membaca Al-Qur'an dan atau mempelajarinya setiap hari, membaca artinya dan meresapi maknanya. Aamiin Allaahumma Aamiin
—Mks, 10 dzulhijjah 1445
Dan untuk kebahagiaan-kebahagiaan terindah apapun yang kelak Allaah datangkan pada kita, semoga tidak akan mengubah ketaatan kita kepada-Nya, seperti saat kita sedang menanti dengan harap dan penuh cinta kepada-Nya.
—ntms
Salah satu nikmatnya hidup bersama
Bertemu dengan kalian adalah satu nikmat yang sangat aku sykuri. Jazakunallah khair atas setiap kebaikan²nya.
Dari kemarin bada magrib Ustdazah afifah : kak rin nanti gk usah ikut halaqoh yaa istirahat aja (padahal aku udh 2 hari gk setoran 🥺)
Kak hani : yg berkali² mengecek suhu tubuhku (Alhamdulillah udah turun)
Ustadzah Aqila: yg menemani puskesmas pagi ini ( jadi libur kuliah)
Adila : kakak butuh apa kasih tau ana ja yaa. Setiap ketemu dikamar ini yg dibilang.
Jihan : kak ini jii siapain makananya harus dimakan yaa kak.
Naila : memastikan sudah makan teratur ( ini ada buah maaf yaa kak cuman bisa kasih ini)
Nasywa/nawal : pulang dri kampus langsung kekamarku kak gimana kondisinya.
dlll yg gk bisa disebut...Jazakunallah khair² atas setiap kebaikanya. Padahal cuman demam
Aku sadari Hidup berjamaah memang tidaklah mudah, kita dengan kepala yg berbeda² dengan latar pendidikan, pola asuh, suku dan daerah yang berbeda². Tapi krna dengan tujuan yg sama kita masih tetap bertahan (Hanya krna Allah yg membuat kita tetap bertahan).
Apalagi semenjak kita bergabung dibulan juli ada begitu banyak sekali ujian dan hal² yang tidak bisa kita duga hadir diantara kebersamaan kita. Ada yg gugur Tapi masya Allah diantara kita masih tetap bertahan bersama.
Suatu hari kebersamaan dengan kalian adalah hal² yang akan aku rindukan. Sholat jamaii, tilawah jamaii, makan bersama, Goro bersama, piket masak, piket kebersihan. Suara teriakan Akhwat....
Salah satu adik disini beberapa hari yg lalu bertaanya. Apa yg membuat kak tetap bertahan di Rq ?.Apa yg membuat kak tetap di Rq padahal pulang² bekerja masih dalam keadaan capek tapi dituntun dengan tanggu jawabnya. Disini ada begitu banyak tugas dan tanggu jawab kita.
Aku tidak punya jawaban kenapa aku harus keluar di Rq diantara banyak sekali kebaikan² dan hikmah yang hadir diantar kebersamaan kita.
Bersama saja masih sering futur...
Klw ditanya Lelah itu pasti hadir, bukankah dunia memang tempatnya lelah. Kenikmatan itu akan kita rasakan nanti ketika kita Pulangkan?
Semoga setiap upaya yg kita upayakan, rasa lelah yg hadir Allah hadirkan keberkahan didalamnya.
Barakallaufiik
Jakarta 17 Nov 23 waktu beberapa menit lagi berganti hari
Percakapan aku dan kak hani ketika kami sedang T**A***
🧕kk hani 🧕🏻aku
🧕 rin udah lihat video ustdazah oki yg perjalanan haji kisah ibunya?
🧕🏻 belum kk udah jarang main sosmed aku
🧕 nanti klw ada waktu lihat sebentar yaa, Masya Allah banyak hikmahnya yg diambil
Beberapa pelajaran yg aku ambil dari yotube ustadzah OSD barakallahu fiik
1. Betapa banyak keajabian² yang hadir selama kita terus bersama Alquran.
2. Sangat mudah bagi Allah membolak balikan keadaan seseorang, dan sangat mudah sekali bagi Allah mengabulkan setiap doa² kita
3. Terlalu banyak sekali kasih sayangnya Allah yang hadir dalam hidup kita. Maka bersegeralah ketika panggilan² azan itu memanggil kita 🥺 Bersegeralah datang di 1/3 malam jika kita betul² merasakan memerlukan pertolongan Allah dalam hidup kita... teruslah bertawaqal pada Allah
Jakarta 29/07/23
Ditulis saat tgl mulai berganti
Tentang harapan yang belum juga hadir bertemu...
Usaha sudah maksimal? Doa² terus terpanjatkan? Meskipun Ikhtiar maksimal adalah variabel utama tapi ada komponen lain yg mentukan keberhasilan kita ia adalah KeridoaNya ....
Dia Allah yg lebih tau kapan pertemuan dan waktu terbaik itu akan hadir...
Bukankah Variabel waktu dalam tunggu bukan berarti burukan?
Bisa jadi masih ada amanah² yang belum selasai tertuniakan, entah sebagai anak sebagai kakak dll. Masih ada tanggu jawab yg Allah minta untuk diselasaikan dulu.
Bisa jadi Allah masih ingin kamu belajar² lebih banyak lagi mempersiapkanya, krn ada begitu banyak ilmu dan bekal yg kamu butuhkan dalam perjalan selanjutnya...
Dan Bisa jadi Allah masih ingin mendengarkan doa²mu.
Sungguh ini bukan tentang seberapa lama kita berada diruang tunggu namun seberapa besar kebermanfaatan kita sebelum titik RidhoNya bertemu....
Klw kata mba dewi "takdir itu di ujung ikhtiar. ada harapan yang menciptakan usaha. Maka keberhasilan adalah saat ikhtiar maksimal kita bertemu dengan titik keridohaNya...
Tugas kita adalah mengukir ikhtiar terbaik disetiap masa hingga takdir terbaikNya datang menyapa dari arah yg tidak disangka².
Jakarta 9 juli 23. 19.00 wib
Ditulis dikereta dalam Perjalan Pulang
MtR hari ini dan kajian ustad Nudzul Dzikri
Bagaimana keadaan keiman kita hari ini, setelah Ramadhan berlalu?
Apakah kita bisa istiqomah setelah Ramadhan?
Istiqomah itu memamg berat...
Dan bukankah Istiqomah adalah perintah terberat yang diemban Rosulullah?Karena ini memang tidak mudah. Istiqomah adalah anugrah dari Allah maka barang siapa yg hendak istqomah mendekatlah pada Allah.
Kalaw kata ustad Nudzul Dzkri l pagi ini tentang Istiqomah Pondasi dari istiqomah adalah istiqomahnya hati diatas ketauhid pada Allah.
Karena Iman seseorang tidak akan istiqomah, sampai hatinya dulu yg istiqomah.Maka tugas kita mengcek bagaimana keadaan hati kita?
Dihari harinya selalu kita cek bagaimana keikhlasan kita?
Dihari harinya kita cek bagiman cintanya kita pada Allah
Dihari harinya bagaimana kita cek Sabarnya kita?
Dihari harinya kita cek sejauh mana kita Ridho pada setiap takqirnya
Dihari harinya kita cek bagaiman harapan harapan kita pada Allah
Dihari harinya kita cek sejauh mana kita menyerahkan seluruhnya hanya kepada Allah.
Maka dihari hari ini mari menata hati kita kawal hati ini dan evaluasi terus hati ini
Jakarta 9 Syawal 1444
Percakapan aku dan Nawal sebelum istirahat malam ini.
🧕nawal
🧕🏻 mee
🧕 : kak rinn tau Doa ini enggak
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا
🧕🏻 : hemm iya pernah dengar deh 🤔(Aku Sambil mencoba mengingat doa)
🧕: kak Doanya indah banget artinya. Nihh Anna kirim ke Wa kakak yaa😁
🧕🏻: Masya Allah, jazakillah khair nawal. Emang artinya apa?
🧕 Doanya tentang ilmu yang bermanfaat dan agar hati kita khusyuk kak 😊 Nanti kak baca yaa klw mau mulai belajar, sama klw mau mulai Sholat dibacaa yaa kak.
Anna seneng kali kak hari ini.
🧕🏻: kenapa? Iyaa Krna jalan²kan yaa hehe (krna hari ini nasywa dan nawal diajak makan ke Ajwad resto punya ustas khalid sama ibu² kenalanya pas itikaf di blok.M kemarin)
🧕: Anna seneg banget bisa berbagi ilmu sama kakak.
🧕🏻 : Ya Allah...
🧕: anna tadi denger kajian kak dari ustad...
Adik2 ini Masya Allah sekali....
Alhamdulillah sekali Allah pertemukan aku dengan mereka, Nikmat yg sangat2 aku sykuri.
Setiap ada ilmu baru yang mereka dapat selalu cerita dan bahkan ketika mereka beli buku baru. kak annna baru beli kitab (buku) ini kak nanti dibacaa yaa kak. Masyaa Allah....
Kamar ini menjadi saksi tempat kami saling berdisukusi tepatanya aku yg sering mendapat ilmu dari mereka, aku yg sering belajar dari mereka.
إني أحبك في الله
Jakarta 26 April 23
17 Ramdhan telah berlalu? Bagaimana Ramadhanya?
Hari ini Allah masih memberi kesempatan pada kita untuk mengganti atas kelalaian kita di 17 hari sebelumnya.
Oleh oleh dari Teh Wilda kemarin
Alquran Allah berikan kepada siapapun yang mau mendatanginya.Kepada Siapapun yang mau mengambil pelajaran darinya. Kepada Siapapun yang menginginka hatinya disembuhkan.Karena siapapun yg ingin mendapat petunjuk dan kasih sayangNya maka datangilah Al-Quran dengan hati yang meras butuh terhadap cintaNya, butuh petunjukNya, butuh pelajaran dari Allah.
Allah itu Asyakur Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. ketika kita datang dengan niat Allah akan berikan karena Allah itu sangat menghargai amal perbuatan hambanya
Tapi Klw hari ini kita belum mendaptaknya maka tuduh lah hati kita barang kali kita belum merasa butuh sama apa yg Allah janjikan.Semoga kita bisa menemukan keindahan² Al Quran yg membuat kita semakin cinta pada Allah.
Bahwa Allah lah yg paling sayang sama kita dalam kehidupan ini. Dan Allah selalu menginginkan yang terbaik dalam hidup kita.
Jakarta 9 April 23
Aku Aqila dan Hikmah hari ini
Malam ini waktu setoranku lebih lama dengan aqila disaat yg lain sudah istirahat Aku masih berusaha menyetornya dengan terbata². Tapi Masya Allah nya anak ini dengan senyumnya sabar banget nungguin aku padahal matanya udah lelah aku lihat. Setelah selesai, maaf yaa Aqila hari ini aku lama banget (krn hafalan tak kunjung lancar²) 🥺.
gak papa kak seruu tauh? Ada perasaan bahagia saat aku nemeni kk. Melihat perjuangan kk. pernah capek g sih kak? Rasanya aku g pernah lihat kk capek wkwk. Ininih yg namanya perjuangan kak semangat yaa kak. Tiba² dia bertanya Kak pernah nangis krn Alquran ?
Pernah dan sering lirihku.
Dia terdiam sambil tersenyum ada yg dipikirkanya entah apa yg sedang dipikrnya krn tidak ada kalimat yang keluar hanya anggukan kepalanya yg aku lirik.
aku izin pamit sebentar untuk mengambil mutabaah dan obat yg kubawa untuknya krn beberapa hari ini aku lihat kondisinya kurang baik.
Kalimat yang keluar darinya adalah Kak rin sekali aja yaa nangisnya jangan sering² hehe. Sering² dimurojaah kak dibawaa setiap sholatnya yaa. Hanya krn hafalan kita belum mutqin bukan berati kita gagalkan, Gak papa kak Alquran itu memang harus diperjuangkan dengan usaha dan pengorbanan. Aqila menceritakan bagaiman perjalananya bersama Alquran, Sambil memegang Alquranku "ini nih bukti perjuanganya kk rini" katanya (krn udah ada lembaran yg sobek ) sambil Aqila Membandingkan Alquranya nanti semakin lama semakin banyak kak sambil tersenyum.
Saat tertatih mengulang ayat demi ayat yang tak kunjung hafal Allah berikan kemudahan pahala sama kk, ada begitu banyak kebaikan disitu, belajar sabar menikmati setiap ayat²Nya, berlama lama dengan quran Allah berkahi hari²nya krna waktu yg dihabiskan terus bersama Alquran.
Gimna murojoah bareng patnernya masih sulit bertemu yaa kk tanya Aqila?. Kak rin Patah hati yg sebenarya adalah saat setiap hari sudah memperjuangakan mati matian hafalanya hilang begitu saja krn tidak dimurojaah atau tidak menghasilan hafalan yg bagus kak.
Aku yang masih sulit mengatur waktu. 24 jam itu rasanya cepat sekali 🥺
Dan ada Perasaan bersalah dari waktu 24 jam yang masih Allah titipkan padaku tapi begitu sedikit sekali waktu yang kuberikan untuk Alquran. Semoga Allah mudahkan untuk memaksimalkan setiap waktu yg masih tersisa.
Sungguh Allah maha baik sekali, nikmat dan privilege yg aku syukuri saat ini adalah saat Allah hadirkan mereka dalam perjalnanku. Hampir setiap hari ada saja yang aku pelajari dari mereka, Allah masih izinkan aku untuk terus belajar, dari rumah ini aku mulai menata kembali qurankun, belajar tahsin, Aqidah, belajar dari adik² yg MasyaAllah ini. tidak ada kata terlambat untuk belajar Quran.
semakin belajar ternyata betapa banyak hal yang tidak aku ketahui. Sungguh limu Allah luas sekali.
Jakarta 9 Maret 23 ditulis saat jam hampir berganti 10 Maret heheh