Cooking in the Open: Tiada Dapur Taman pun Jadi
Mula-mula, marilah kita sebagai civitas akademika UI bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Baik karena pekan UAS telah berakhir.
(bagi para alumni dan calon wisudawan/wisudawati, dimohon jangan nyeletuk, "Aduh, gue udah nggak kenal tuh yang namanya UAS...")
Kemudian, mari kita ucapkan belasungkawa kepada mereka yang masih dilanda revisi-revisi dan UAS susulan.
Ketiga....
Mari dengarkan baca cerita dari UI Cooking Club mengenai kegiatan Cooking Class perdana dari BPH 2014-2015 hari Sabtu, 7 Juni 2014 !
Jadi, bagi kalian yang nggak tahu, sebetulnya pada hari itu lumayan ada cerita behind the fun-nya.
Seperti setiap hendak menjalani pengalaman pertama pada umumnya, Sabtu pagi itu BPH UI Cooking Club bangun tidur dengan perasaan deg-degan. Terutama sih, Icha dan Ninin sebagai Ketua dan Wakil Ketua UICC, ditambah para staf Cooking Team, karena mereka punya tanggung jawab 'membimbing dan membantu' para peserta Cooking Class yang belum punya pengalaman masak sama sekali.
"Mudah-mudahan pas masak nggak ada insiden apa-apa..." Ninin berharap di tengah perjalanan.
"Semoga nanti semuanya lancaaaar... selancar jalanan Kota Jakarta pas Lebaran," batin Nadia sambil pakai jilbab.
"Kompor, gas, pisau.. hmm, gak ada yang ketinggalan kan, ya...?" Faid terus-terusan ngecek barang bawaannya, meski mungkin durasi waktu yang dia pakai buat meriksa bawaan kalau dipakai mengaji sudah dapat satu atau dua juz.
Anggota BPH lainnya pun nggak kalah senewen. Tapi bakal makan halaman kalau tiap orang dibahas satu per satu.
Singkat cerita, BPH UICC berangkat menuju Al4e Cafe FISIP UI, yang akan jadi lokasi berlangsungnya Cooking Class. Namun rupanya sampai di sana ada surprise tersendiri menanti kami.
Ada yang bisa nebak...?
*put sound effect horror-thriller "ngik-ngik-ngik" here, please*
*kamera zoom-in ke wajah-wajah syok BPH UICC yang berdiri terpaku di pintu masuk Al4e Cafe*
Tas-tas berisi peralatan memasak dan bahan makanan terlepas dari genggaman. Selama beberapa detik tidak ada yang bicara... ditertawakan oleh jam dinding... sebelum kemudian kami freaked out berjamaah, mondar-mandir panik di depan cafe bak anai-anai beterbangan.
"Waduh. Harus masak di mana nih?"
"Kok cafenya malah tutuuup...? Kemarin kita kan sudah bilang manajernya kalau mau pinjam tempaat...?"
"Pikir tempat alternatif, guys. Come on, brain, come ooon!!"
....dan seakan belum cukup drama, pada saat itu Icha masih dalam perjalanan ke supermarket karena ada satu bahan makanan yang belum berhasil diperoleh saat belanja di malam sebelumnya. Padahal peserta kelas sudah mulai berdatangan.
Nggak ada tempat.
Bahan makanan belum lengkap.
*BPH UICC saling puk-puk punggung dengan muram*
Menurut pepatah, tiada rotan akar pun jadi.
Masalahnya nggak ada pepatah yang menyarankan apa yang bisa dimanfaatkan saat tiada dapur...
Kami pun terus memeras, memutar, mengocok otak.
Kocok teruuus... sampai mengembang dan kaku. Eh, itu sih putih telor ya.
Tetapi akhirnya diputuskan:
LOKASI COOKING CLASS PINDAH KE TAMAN FIRDAUS.
Yap.
Taman yang lokasinya terjepit di tengah-tengah Rektorat-Perpustakaan Pusat UI-FIB-Fasilkom itu. Dan kalau dipikir-pikir, cooking in the open justru terasa cocok dengan menu yang akan kami masak kali ini, yaitu Veggie Nugget.
Semacam back to nature...
Bersahabat dengan alam :3
Faid dan Nadia pun mulai memberikan pengantar tentang langkah-langkah membuat Veggie Nugget.
And then we got down to business.
Hey there, Baby ~~ we are going to cook you now :9
Beginilah tampang-tampang cantik Veggie Nugget buatan peserta yang akan dicemplungkan ke dalam minyak panas :D
To finish it all, let them swim in a pool of frying oil.
And listen to the delicious sizzling sound they make.
Jangan lupa untuk memastikan apakah bagian dalamnya sudah matang dengan baik yaa :3
Jempol Wilmi berkata bahwa gorengannya sudah oke :)))
Kelihatannya asyik deh, masak di tempat terbuka?
Iya sih... tapi ada juga nggak enaknya. Kami kesulitan menemukan tempat mencuci peralatan masak yang akan dibereskan, karena ternyata di Taman Firdaus nggak terdapat keran air.
Maaf ya, bagi kalian para peserta yang merasa beres-beresnya rempong. Emergency plan, sih... (ceritanya pembelaan diri)
Tapi yang terpenting, latihan memasaknya berhasil! YEAH!
Terima kasih banyak untuk para member UICC yang sudah ikutan Cooking Class perdana kemarin. Kami tunggu partisipasi kalian di Cooking Class berikutnya! Jangan pernah kapok yaaa :D
*brb nyari resep lain yang nggak kalah menarik untuk coba dipraktikin*
Because when you have no experience in cooking, just pour all your heart into it.
Sending regards with frying pans,
UI Cooking Club.