i forgot when was the last time my choice is appreciated
todays bird

oozey mess
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
almost home
$LAYYYTER
NASA

Janaina Medeiros
Cosmic Funnies
One Nice Bug Per Day
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

@theartofmadeline
Misplaced Lens Cap

pixel skylines

Andulka
Sweet Seals For You, Always
he wasn't even looking at me and he found me
Monterey Bay Aquarium

No title available

No title available
d e v o n
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from France

seen from India

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from India
seen from Germany

seen from United States
seen from Indonesia
seen from Algeria
seen from France

seen from Spain

seen from Algeria
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
@vdax
i forgot when was the last time my choice is appreciated
i forgot when was the last time i think about myself
Dua tahun saya vakum menulis, padahal menulis jauh lebih menenangkan diri saya. Saya ga bisa pungkiri dua tahun ini saya gemuruh semakin beriak dan bara dalam diri semakin menguap. Semua hal jadi saya pertimbangkan secara detail; saya jadi bisa untuk bilang engga. "Saya sudah kehilangan diri saya, saya ga mau untuk lebih jauh lagi", idealisme saya terhadap suatu hal harus saya sisihkan.
Semarang, 21.31
4.37 thought
"Saya tau afu ini orangnya kuat"
Suki nikmat dan obrolan panjang kemarin siang. Orang lain menganggap itu, padahal diri sendiri aja ga percaya.
11.20 thought
Kenapa isi kepala ramai saat hati kosong isinya? Sadar, dinamika organisasi sama ruwetnya dengan fleksibilitas hidup. Jadi ingat, beberapa tahun lalu masuk ruang gelap ditekan jarak 20cm dengan liur muncrat sana-sini mana pernah saya gentar? Teriakkan "turun!", ribuan kali push up dalam satu waktu kayak ga pernah bikin saya seperti ini. Sekarang, perut melilit & rasa cemas yang sebenernya ga penting-penting banget bikin bingung harus berbuat apa. Dulu, refleksnya bagus. ID ditarik? Tangan kanan sudah diangkat & siap membela angkatan. Sekarang? Coba cerita how to argue without crying? Oh ternyata ini pendewasaan diri. Ternyata, kosongnya hati & ramainya isi kepala ditemani air mata yang masih deras kok.
7.30 thought
Hadir di tengah titik yang pernah dimau, tapi di titik yang sekarang bikin mikir sebenarnya ini benar ga sih? Belakangan ini rasa kecewa dan iri menyimpan porsi lebih banyak dibandingkan rasa senang karena belajar hal baru, kayaknya monster-monster itu benar-benar datang di saat saya juga bingung saya ini ngapain. Agak capek menyimpan semuanya sendiri, tapi sulit juga buat cerita bagian ini ke orang lain.
Saya perlu media yang bisa mentranslasi emosi saya dan mentransmisi energi positif karena saya sendiri sudah merasa kewalahan. Segala argumentasi dan konflik dengan pemikiran diri sendiri dilalui lebih dominan daripada memuji atas apa yang bisa diselesaikan hari pada biasanya. Komunikasi yang buruk, bahasa yang berbeda, perdebatan idealisme, perubahan cara pandang jadi hal-hal intoleran. Segala ekspektasi yang benar-benar cuma jadi ayal semakin terasa rumit.
Semoga segera berakhir.
Makassar, 5 Desember.
glimpses I had for these 3 weeks, quite exhausted yet excited to face several months later.
Tiba-tiba aku bercita-cita punya satu orang yang bisa dituju ketika ingin menangis.
“I know the small talk is the only way you know how to tell me you love me, cause it is the only way I know how to tell you.”
— Rupi Kaur, Milk and Honey (via rupikaurpoems)
sad, but somehow this is true
21.33 thought
Bukan sekali pun dua kali, berpikir kalau berbuat baik saat —merasa— tidak diperlakukan baik semata-mata hanya untuk membuat lawan bicara merasa menyesal. Padahal belum tentu ia merasa hal itu. Jadi, berbuat baik seharusnya karena ingin dikenang sebagai orang baik suatu saat nanti, saat kelam, saat bersemayam.
Tapi, bukankah perasaan menyesal jauh lebih menyakitkan dan melelahkan? Menyesal karena tidak menjaga, menyesal karena tidak mengusahakan, menyesal karena tidak menyempatkan. Pertanyaan mengapa setelah rasa sesal itu menyesakkan, tidak membuat ruang hanya menjadi retorika sisa saja.
Semakin dewasa, bukankah kita semakin dihadapkan dengan dua jalur tanpa lajur? Dibatasi median berupa akal dan sisi berupa hati, mengerti maksudnya? Mengapa menganggap semua bisa diulang tanpa pernah belajar harafiahnya kesempatan itu apa?
“The thing about writing is I can’t tell if it’s healing or destroying.”
— Rupi Kaur, Milk and Honey
I Am Bruce Lee (2012)
Bertumbuh
Dari bertumbuh ini kami berdoa semoga kita mampu untuk mengelola setiap keadaan. Mampu untuk memahami, bersedia mendengarkan, bersedia untuk berjuang, juga bersedia untuk lelah.
Sebab dalam masa-masa itu, segala sesuatu akan tampak abu-abu. Cita-cita kita akan diuji dengan sedemikian rupa. Segala keresahan akan hadir sebagai dalam berbagai bentuk.
Satu dua diantara kita, ada yang menyerah menghadapi. Kamu jangan. Sebab, satu hal yang perlu untuk kamu percaya bahwa kamu tidak pernah sendirian ketika mengalaminya.
Kita semua melewati proses yang serupa, hanya berbeda bentuk. Hanya berbeda cara, Dan kita hanya tidak saling tahu apa yang kita hadapi. Malang, 4 Maret 2018 | ©kurniawangunadi
Solar System and Planets Embroidery, by Ophelie Trichereau on Etsy
See our ‘embroidery’ tag
Allah itu baik, maha baik. Kamunya yang jahat. Dikasih ini, maunya itu. Dikasih itu, maunya ini. Dikasih tau ini baik, malah ngeyel. Dikasih tau itu ga baik, malah ngelawan.
— Taufik Aulia
93.minho on Instagram