Attached
2022 ini dimulai dengan kasus attached yang rupanya ringan.
Dikasi liburan yang jauh dan panjang, demi menghadapi kasus yang lebih bikin sesak di dada wkwk.
Ini kalau aku cerita ke Kakak atau ke temen-temen, pasti aku ditoyor, dikepruk, dimarahin, dikasih kerjaan yang lebih banyak biar nggak banyak pikiran.
I admit it, I have problem with too attached to someone. Too sensitive and maybe I was too naive. Jadi aku kira tuh kan semua orang akan melakukan hal yang sama jika menjadi aku.
Yang bikin sering marah Zira adalah, aku akan membantu orang tanpa orang itu meminta bantuan sekalipun. Even the person that we think this person is DON'T deserve it.
Which is good, but also hurtful.
I was call it one sided friendship, but now I think 6 months is not enough time to call it 'friendship'.
But it is something like that.
I think we have a good connection, bonding, and I love to help him. I was think he deserve me because I also rely on him.
Once I tell him my problem, my sadness, and why I'm afraid. Because I feel like I lost him. Jadi kayak merasa ditinggal gitulah kawan-kawan. Saya merasa kehilangan.
Namun, setelah saya jujur dan berusaha mengungkapkan apa yang saya rasakan, justru hal itu kayaknya mengangggu. Mungkin anaknya nggak mau ditempelin.
Respon yang tidak diharapkan. Yes, it breaks my heart. Semua niatan baik yang saya lakukan teringat lagi, Apakah saya terlalu bodoh dan menyedihkan?
I try to explain it but nobody understand my feeling
then I try to accept that nobody can't understand.
I just wanna close my 2022 with forgiveness.
I hope 2023 I meet many people who also love me, deserve me ...
cheers!
Forget-me-not Flower tea; Symbolize love and respect









