26 Maret 2022.
Not today Justin
Today's Document

Discoholic 🪩
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
art blog(derogatory)
macklin celebrini has autism
🩵 avery cochrane 🩵
RMH

pixel skylines
taylor price
Claire Keane
Phantogram Three
Fieri Frames

Jar Jar Binks Fan Club

No title available

No title available
$LAYYYTER
Cookie Run:Kingdom Official!
The Bright Sessions

PR's Tumblrdome
seen from United States
seen from Spain
seen from France
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Paraguay
seen from Spain
seen from India

seen from Germany
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from Philippines

seen from Pakistan
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@vulpexvelox
26 Maret 2022.
10 Desember 2021.
Tahun demi tahun rasanya Desember selalu memiliki ruang untuk meluapkan kesedihannya yang tertahan—entah dari tahun berapa. Tahun ini menyenangkan. Aku bisa menjadi sehat. Sehat berkomunikasi. Sehat dengan tidak menyakiti diriku lagi—seperti tahun sebelum2nya. Melihat darah sudah membuatku muak. Lain, aku bergetar saat melihat benda tajam. Aku takut sekali apabila setan lewat lalu dengan cepat ku ambil dan ku tancapkan ke dasar nadiku. Semoga hal ini tidak terjadi, tidak sekarang.
Tahun ini aku dibantu sembuh lewat orang-orang yang hadir. Entah baru atau lama, aku yakin mereka juga sedang berjuang untuk sembuh sehingga mau tidak mau Diriku Yang Sebenarnya memaksaku untuk ikut berjuang sembuh.
Tuhan tahun ini ikut hadir dan andil dalam kesembuhanku. Diperlihatkannya orang-orang yg tidak menghargaiku, padahal aku berusaha menyayanginya tanpa syarat. Tapi ternyata batasan itu perlu untuk kewarasanku. Bukan kah pada akhirnya yg dapat menangkapku diri sendiri?
Aku pun belajar adil dengan diriku. Jika dulu aku rasa mampu mencintai orang lain tanpa syarat, maka harusnya aku juga mampu mencintaiku tanpa syarat.
Happy Birthday Nur Chanifah
27 Februari 2021
4 Oktober 2019
Bagus Panji Rahardian
Kehilangan pada akhirnya hanya masalah keikhlasan. Namun bagian paling menyakitkanya adalah ketidaksempatan mengucapkan selamat tinggal.
(via mbeeer)
Bonnie
May, 12th 2019
Ternyata setiap rintik rindu yang aku rasakan tidak menemukan bahagia pada waktunya. Seperti halnya kamu--lebih tepatnya kita--mengakhiri apa yang belum kita mulai. Atas segala gemuruh risau di dada, pelajaran untuk menyabarkan hati, lelah yang--ternyata--berbuah sia-sia. Ahahahaha. Tidak semua hujan menimbulkan pelangi, bukan? Kamu memang hujan yang senang menyambangi langit kelabu sepertiku. Senang menemani setiap keabuan dalam diriku. Harusnya aku tau sedari awal; kamu tidak ingin tetap menjadi langit keabuan sepertiku, lain, kamu lebih senang menghujani bumi berharap bumi tidak bersyukur atas hadirnya dirimu.
Ternyata pada setiap senja yang kutemui sepi, aku tetap tidak akan bisa memelukmu erat. Ternyata perihal jarak--yang aku jadikan alasan selama ini--tetap menjadi hal yang aku takuti. Bila dulu aku berharap waktu untuk melambat, kini tidak. Aku berharap waktu segera lekas menelanku; kenangan tentang kita yang pernah terjadi.
Akan kunikmati hujan rintik di sudut ruang tidurku. Akan aku hela seluruh nafasmu yang pernah menyelimuti tubuhku. Akan aku tenggelamkan sisa harapku yang masih mengobar. Akan aku telan gambaran dirimu yang menggantung di pintu kemarin sore. Akan aku simpan seluruh memoriku tentangmu lekat-lekat--tak bersisa.
https://www.instagram.com/p/BwGUpUnDYWi
https://www.instagram.com/p/Bv5RnBTFNPp
ig: danceypantsdisco
You could be my silver spring, sitting on the dock, my hand in yours, watching the moon stare in wonder at the water. And I would have been the humidity in your hair, the sweat on your skin; so sweet, to taste the salt of you. The nights you weren’t home, the bullfrogs sang from the creek. The thunder hang heavy and lit up every empty wall and I curled into the space of myself. I know I could have loved you, but you would not let me and I can’t thank you enough.
Schuyler Peck, Silver Spring (via schuylerpeck)
Frances de Lourdes
Lauren Ross