Kelas inspirasi Bojonegoro
Kelas Inspirasi (KI) Bojonegoro ini adalah KI pertama kali yang saya ikuti. Pada awalnya berniat untuk ikut dua KI yaitu KI jakarta dan KI Bojonegoro. Namun, entah kenapa saat pendaftaran KI Jakarta saya telat karena saya lupa pengisian dateline aplikasinya. Pada akhirnya daftar lha di KI Bojonegoro ini. Pengisian aplikasi dilakukaan sampai selesai. Takut kejadian pengisian aplikasi di KI jakarta terulang. Mengerjakan hal baru akan terasa lebih menegangkan. Ya seperti ini. kalau sudah KI KI berikutnya mungkin sudah akan berpengalaman. Jadi tidak deg deg an..
Tagline KI 5 bojonegoro kali ini adalah sasana sung tuladha..yang artinya wadah berbagi inspirasi atau contoh berbagi inspirasi
Oh ya bagi yang pertama ikut KI maka mungkin akan bingung dengan istilah istilah yang ada di KI. Sebab beberapa teman juga ada yang bertanya tentang KI ini. Untuk itu Saya akan sedikit untuk menjabarkan di tulisan ini. Sesuai dengan apa yang saya pahami. Mohon maaf jika ada yang salah. Barangkali setelah membaca ini nantinya akan berminat untuk ikut KI selanjutnya.
1. Relawan Inspirator adalah penginspirator yang biasanya datang dari kaum profesional tugasnya adalah untuk berbagi materi saat kelas inspirasi berlangsung. Biasanya persyaratannya adalah yang sudah menggeluti dunia profesinya minimal selama dua tahun. Semua orang bisa ikutt sesuai dengan profesinya masing-masing.
2. Relawan Dokumentator adalah relawan yang akan mengabadikan moment moment selama kelas inspirasi berlangsung. Tugas yang begitu penting sebab dokumentasi akan dikenang sampai nanti..
3. Fasilitator adalah bagian dari panitia yang menjadi penghubung antara kita semua dengan pihak sekolah dan warga sekitar. Ibaratnya fasilitator itu sama juga dengan Leadernya team sebuah rombel
4. Panitia adalah relawan yang sangat penting sekali kehadirannya sebab mereka yang bakal memastikan semua hal berjalan lancar sebelum acara saat acara dan sesudah acaranya. Is the best lha para panitiaaaa ini. Mereka yang menggalang dana, membuat jadwal, rekruitment, survei tempat, yang membuat suasana kelas menjadi cair, membantu kami selama kegiatan. Sekali lagi is the best lha panitiaa ini
5. Rombel itu istilahya adalah tempat SD dimana kita akan bertugas.
Nantinya, seluruh relawan inspirator, dokumentator , panitia bakal diplotting ke rombel. Misal ya tahun ini KI Bojonegoro bakal menggelar kelas inspirasi di sembilan rombel. Maka semua relawan dan panitia akan disebar sesuai kebutuhan rombel rombel tersebut. Rombel ini juga ada grup WA nya lho. Kami komunikasi lewat sini daaaan kalo sudah ngumpul bakal rame..
6. Hari brifing bisa disebut juga hari pembekalan, disini akan dijelaskan tentang konsep KI. Bisa ketemu dengan teman teman se rombelnya dan panitia panitia lainnya
7. Hari refleksi semacam hari untuk evaluasi kegiatan kelas inspirasi
Kelas inspirasi sendiri terdiri dari beberapa ruang lingkup. Ini saya dapatkan dari modul yang dibagikan saat hari brifing
Di ruang aksi ini kita bisa share topik tertentu misal tentang pengasuhan anak/keterampilan pelatihan singkat yang intinya bisa bermanfaat untuk para orangtua dan warga sekitar.
Di ruang berbagi ini kita bisa sharing informasi tentang pendidikan penguatan karakter (PPK) terhadap guru.
Disini lha kita melakukan pengenalan profesi oleh profesional. Semua dikemas dengan seapik mungkin agar siswa tertarik untuk mendengarkan dan memperhatikan
Sesudah hari H pengumuman semua relawan. Semua relawan akan diplotting ke beberapa rombel. Saat itu kebetulan saya masuk dalam rombel delapan. Rombel ini tempatnya ada di SDN Krondonan 3. Krondonan tiga dimana?? Entah saya juga tak tahu itu dimana. Di grup ini ada fasilitator, panitia, dokumentator, inspirator dan ada dari grup pengawas (sepertinya). Kesan awal pas masuk grup WA rombel krondonan 3 ini sepertinya anak –anaknya agak absurd ha.ha. Saat itu lebih sering japri ke fasilitatornya soalnya saya skip di hari brifing ( jadi seperti tak tahu apa apa). Namun, lama kelamaan ya sudah mulai lancar komunikasinya dengan anggota grup. Sepertinya type type orang di dalamnya juga type orang sangguinis yang mudah untuk interaksi dengan orang lain.
Disini saya bertindak sebagai relawan inspirator. Intinya sih kalo inspirator itu tugasnya adalah untuk berbagi inspirasi tentang profesi yang digeluti saat ini. Nah agar di kelas menarik dan para anak SD ini suka maka caranya mesti kreatif. Mulai berpikir apa yang harus saya lakukan. Akhirnya ya udah print print gambar tentang tempat kerja. Sebab benar benar tidak tahu mau persiapan apa. Namun, setelah kelas KI yang pertama ini sekarang sudah agak tau apa yang harus dilakukan. Semoga KI KI selanjutnya lebih baik lagi..
Hari H semakin dekat, saat di kereta yang membawa pulang ke rumah mulai baca materi materi tentang kelas inspirasi. Agak paham apa itu istilahnya dan panduan mengajarnya. Akhirnya tau apa yang harus dilakukan. Sesampai rumah mulai print – print materi. Lalu nempel nempel di kertas. Namun, ya di rumah tetap lha di rumah. Pengennya jalan ama keluarga. Pas banget si adik juga pulang ke rumah. Jadi malam itu yang ada bukannya persiapan tapi sesi sharing dimulai. Awalnya mau bikin puzzle tapi ampe jam berangkat ke tempat pun saya belum bikin puzzle..
Kali ini KI Bojonegoro SD targetnya, agak jauh dari Bojonegoro. Jarak yang ditempuh sekitar 2 jam perjalanan. Kalau dari rumah saya ya sekitar 3 jam perjalanan sebab rumah saya jauh dari kota Kabupaten. Oleh karena sebab itu maka kita harus menginap disana. Lalu kabarnya sih disana belum ada sinyal HP. Kalo ada pun hanya provider tertentu. Alhamdulillahnya itu provider yang saya gunakan. Namun, yaa ternyata pas sampai sana tetep ini HP susah buat ngirim pesan baik SMS ataupun WA.
Rencana berangkat jam satu. Namun, pada akhirnya karena ini itu kita baru berangkat jam 3 dong. Terima kasih buat mbak Firdaa yaang bawa mobil jadi saya bisa nebeng mobilnya. Sepanjang perjalanan pemandangan masih hutan hutan jati. bagus banget sih, tapi karena saya naik mobil tak mungkin minta turun hanya buat foto-foto. Nanti lha kalau kesana lagi bakal foto-foto yang banyak. Sekitar jam 17.20 Sampai dipenginapan. Bukan penginapan sih lebih tepatnya rumah salah satu warga yang kosong. Alhamdulillah beliau mau memberikan untuk kitaa.. Saat tiba kami disambut oleh pak Warno. Beliau adalah salah satu guru yang bertugas di Krondonan 3 sudah sejak 1983.
Kembali lagi dalam soal persinyalan. Disini tak ada sinyal yang tetap. Namun, surprisenya ada satu rumah yang ada jaringan wifinya. Entah itu wifi dari mana. Hal terpenting saya bisa kirim WA kabar ke orang rumah. Malam hari diisi dengan persiapan hal hal tekhnis. Asli ya malem itu juga saya tak menyiapkan materi ajar. Diskusi ama yang sudah ikut KI ke KI barangkali ada ide yang bisa didapatkan..
Semua relawan satu persatu mulai lengkap dong.. trus sudah mulai siap-siap. Jam 7 pagi akan ada upacara bendera. Laluuuu apa yang terjadi saat mepet begitu mulai bisa fokus. Disaat yang lain riweh ini itu saya juga mulai ikut riwehh.. akhirnya mulai print print lagi. Untungnya ada kertas karton yang udah tak terpakai. Sepertinya semesta ikut mendukung atas segala hal. Ada printer, ada kertas karton, dari rumah saya sih bawa lem sama gunting. Nge print gambar, ditempel di kertas karton lalu digunting-gunting. Cukup mayan lha yaa ada permainan.. Pembuatan puzzle pun selesai. tepat upacara bendera selesai. Lalu ternyata ada ice breaking dari panitiaaa. Nah ini nih yang saya bilang panitia itu is the best. Mereka multitalent banget. bikin acara makin hidup. panitia ini membuat semacam headband dengan warna dan bentuk yang lucu banget. headband ini diisi dengan nama siswa. Lalu ada sesi ice breaking dengan senam dan nyanyi. Ada dua senam sih tapi yang saya inget Cuma satu yaitu senam trekjing yang satu lagi entah apa namanya. Lalu setelah itu masuk kelas pun pake gaya kereta inspirasi.. dengan nyanyian yang pasti bikin semangat. Saya aja ikutan semangat.
Kami dapat rombel di SD krondonan 3. Disini siswanya hanya ada sekitar 34 siswa dalam satu SD. Bisa dibayangkan satu kelas rata –rata hanya terdiri dari enam orang siswa. Ruang kelasnya ada lima. Ruang kelas lima dan enam hanya disekat dengan sebuah papan. Pengajarnya hanya ada empat guru dan satu guru bantu (yang menambah jam sebab jam nya masih kurang 6 jam an selama seminggu) yang terdiri dari Dua guru sudah berstatus PNS dan dua guru lagi masih guru GTT. Jangan bayangkan fasilitas SD sama dengan SD yang ada di kota. Dimana semua serba ada ada. Disiini semua serba minim. Namun, satu yang patut diacungi jempol semangat belajar masih tinggi sekali. Memang mereka anak anak hebat...
Sebab anaknya Cuma sedikit maka kelas dibagi menjadi dua kelas saja. Kelas 1,2,dan 3 di kelas pertama dan kelas 4,5,6 di kelas kedua. Siapa yang mengatur semua ini??? tentu panitiaaa... jadi panitia memang terbaik.. Lalu saya dapat giliran di kelas 1,2,3 di jam kedua.. mengajar memang perlu energi yang banyak. apalagi ini yang saya ajar adalah anak kelas 1,2,dan 3 yang memang mereka masih punya energi yang meluap meluap dan menanti moment untuk disalurkan.. Namun, berkat panitia semua berjalan lancar. jangan bayaangkan hal apa yang saya jelaskan ke anak anak ini tentang profesi saya. lebih banyak permainan. Saya menunjukan kartu peserta. Lalu gambar gambar kantor dan sekelumit profesi. intinya sih mereka tau apa salah satu tugas kami sebagai pegawai dari badan ini...sisaanya kami main main. Ya nyanyi, ya main puzzle dan hal hal menarik lainnya.. tks to panitia
Masuk ke kelas 4,5,6 ini agak tenang. Sebab mereka lebih kalem. Energi nya tau bakal disalurkan kemana. Jadi saya pun agak sedikit mudah mengarahkan. Disini kami main puzzle. Lalu punya ide buat bermain peran. lalu main peran (sepertinya mereka menikmati ) sebab mau lagi dan lagi. Perannya ada peserta yang sakit, berobat ke dokter, lalu ambil obat dan pergi ke kasir. Semua dibingkai dalam alur berobat sesuai prosedur. Namun, waktu berjalan cepat tak terasa 30 menit berllau dan waktunya habis. Semua harus diakhiri.. tks to panitia yang sudah membantu.
Semua inspirator sudah mengisi. Lalu setelah itu bagian ini yang paling membuat terharu. Jadi panitia membuat skenario bahwa para anak akan menulis cita cita mereka di medali. Lalu medali itu akan dikalungkan oleh orang tua ke anaknya..ada doa yang bakal dipanjatkan oleh orang tua. Ada bakti oleh seorang anak terhadap orang tua. Kita harus selalu ingat bahwa salah satu hal yang membuat cita cita bisa terwujud salah satunya adalah dengan adanya peran dan dukungan orang tua terhadap anak-anaknya. Dan apapun yang bisa kita capai saat ini salah satunya juga berkat orang tua..semua prosesi selesai dan akhirna adalah sesi menerbangkan cita cita. Ada origami pesawat yang dibentuk ada cita cita yang ditulis dan ada perlambang cita cita itu akan diterbangkan setinggi langit..
Semoga cita cita anak anak hebat ini terus bertumbuh dipupuk dengan semangat dan harapan...
Jika selama ini ada yang bilang ikut KI bikin nagih. Maka hal itu memang benar. Saya yang kesini awalnya sebagai inspirator justru saat datang kesini, banyak hal yang membuat saya terinspirasi. Baik dari sesama inspiratornya, relawan dokumentatornya, panitianya, para guru, warga sekitar, dan para siswa... coba saya jabarkan ya apa yang saya rasakan
Ternyata masih banyak orang yang mau melihat negeri ini menjadi baik.
Semua berlomba lomba memberikan apa yang mereka punya agar KI berjalan lancar.
Mengurus event seperti KI ini tidak hanya butuh waktu satu atau dua hari. apalagi panitia ya mereka bakal kerja keras dari penggalangan dana, membuat publikasi rekruitment, survei tempat dll. Para relawan menyempatkan diri juga untuk cuti sehari dari rutinitas mereka yang mungkin jika mereka masuk kerja bakal banyak keuntungan atau materi yang didapatkan.
Lalu apakah kami dapat bayaran?? Tentu tidak
Lalu apakah kami menyesal? Jika kami menyesal mungkin tidak anak relawan KI yang kerjaannya ikut kelas inspirasi satu ke kelas inspirasi yang lainnya.. iyaa bahkan ketemu di KI ini lalu nnati minggu depan bakal ketemu dia lagi di KI yang lain..
Sebuah kebahagiaan tersendiri ketika berbagi dan melihat orang lain ikut bahagia dengan apa yang kita bagi..
Kalo dibilang ya sebuah patungan kecil kita untuk bangsa ini.
Ikut kelas inspirasi menyadarkan saya bahwa banyak profesi lain yang ada di duniaa ini. kalo selama ini ya taunya lingkaran teman kerja, kuliah atau sekolah. Nah diisni kita mulai memperluas jaringan. Masing – masing orang memiliki passion masing – masing. jadi berkarya sesuai passionnya, dan tetep berkaryanya dengan hati untuk indonesia. Jadi hasilnya pun tak diragukan lagi.. Lalu pulang dari KI jadi ikutan terinspirasi untuk membuat hal hal baru juga...
Salah satu relawan handycraft
Dapat lingkaran teman yang baik..
Jadi kadang kita pengen melakukan hal hal baik lalu gak ada temennya. Jatuhnya jadi males. Nah disini semangat untuk berbuat baik itu mungkin akan tetap terjaga. Sebab banyak teman disini yang juga memiliki semangat berbagi yang sama..