Ini manusia. Tempatnya lupa-lupa segala salah dan nista. https://www.instagram.com/p/CF9iroOBXLI/?igshid=cb28tcsdevz1
Lint Roller? I Barely Know Her

No title available
macklin celebrini has autism
h
Not today Justin

gracie abrams
The Bowery Presents
Color Me Curious
The Bright Sessions
KIROKAZE

if i look back, i am lost
One Nice Bug Per Day
No title available

ellievsbear

pixel skylines
🩵 avery cochrane 🩵

❣ Chile in a Photography ❣
Mike Driver

Love Begins
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
seen from Brazil
seen from Mexico
seen from Mexico
seen from Brazil
seen from Chile
seen from United States
seen from Japan

seen from Venezuela
seen from United States
seen from France

seen from Netherlands

seen from Trinidad & Tobago

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Bangladesh
seen from Nigeria
seen from Paraguay
seen from Japan

seen from Colombia
@wahyudialdiano
Ini manusia. Tempatnya lupa-lupa segala salah dan nista. https://www.instagram.com/p/CF9iroOBXLI/?igshid=cb28tcsdevz1
. Berhenti menjadi bintang; lelah memancarkan cahaya sendiri. Lalu beranjak padam, lagipula hanya singgah waktu petang. Kemudian beralih menjadi langit. Dia bisa singgah hingga menetap. Bahkan bisa menata bintang-bintang. Lalu dapat ia saksikan dari bawah; manusia dengan segala tabiatnya. Tabiat manusia yang selalu memandang ke atas. Ia tak sadar ada yang duduk di sampingnya; sama rata. Melihat ke bawah pun patah sudah tengkuknya. Berbeda dengan langit. Langit yang tahu di atasnya masih kian banyak langit dengan rupa, bentuk, karsa, dan gradasi berbeda. Bintang atau langitkah kamu sekarang? Slide kedua; BONUS. #sajak perihal hidup. https://www.instagram.com/p/CF6_NcGhpW8/?igshid=q4qxd0tepmgy
/Kali Kesekian/ Jikalau kamu pernah pada suatu titik pencapaian lalu banyak yang berkata 'itu sangat mudah bagi dirimu'; hei, mereka hanya sedang melihat 'kamu yang sekarang' bukan 'kamu masa silam'. Berulang kalih perih pedih menghadang-menerjang. Aku tertatih, merintih, terseok tak kenal esok. Kali kesekian, tak dapat kuhitung demikian. Aku terus dibunuh kesempatan berkali-kali. Dihantam ketidakpastian. Namun, dengan sisa tenaga yang berserakan, aku pungut satu per satu. Ku rekatkan dalam 'tekad'. Begitu tersayat perjalanan setapak itu. Namun, lihatlah. Aku menjadi tidak cengeng. Jika kau melihat hal yang kudapatkan sekarang lalu kau berkata 'itu mudah'. Kau sedang berkelakar sayang. Ada jerih perih 'kali kesekian' yang kau lewatkan dipelupuk mata. Lantas juga bukan hakku untuk menjelaskan. Kubiarkan kau tersesat dalam pikiran dangkal itu. Pikiran yang kelak menenggelamkanmu dalam lamunan 'semuanya mudah'. Ya, kubiarkan kau membusuk di sana. *Sebuah perbandingan. Bahkan foto pun butuh 'kali kesekian' untuk hasil yang memuaskan~ https://www.instagram.com/p/CFR5Z_2BhPU/?igshid=1wtrv456tnym6
Raga memang hanyalah wadah ambisi: menerang, terkadang meredup. Ambisi pun punya haknya sendiri. Begitu liar juga otoriter menundukkan raga. Bukankah memang manusia hanyalah kumpulan-kumpulan ambisi yang diaminkan semesta? 📷 @br29yan (at Bimbang) https://www.instagram.com/p/CE1qGmQBdoK/?igshid=1tsgv30ds37ng
. Kicau yang bersenandung di balik angsana Kian meredam nelangsa, Membius lara, Menggempita durja. Kini hanyalah perihal pulih Meski tertatih Juga atensi yang jerih Cukuplah raga dilatih Demikian normal baru kan menyeruak cinta kasih. #newnormal https://www.instagram.com/p/CBcAj0IhhAn/?igshid=766pqngvxakw
. Di balik jeruji 26 📸 @br29yan https://www.instagram.com/p/B5On6-tB2o7/?igshid=16wv9cpej1x0g
-the legend of dugong sea- https://www.instagram.com/p/B4qp_z2BsIX/?igshid=rcgssu42gzxd
Dulu ketika masih jadi Paskibra, mengibarkan Sang Saka adalah hal sangat mendebarkan. Sekarang ketika jadi pelatih dan pembina, rasanya berkali lipat lebih mendebarkan ketika anak didik yang mengibarkan. Ini adalah upacara paling khikmat dan khusyuk sepanjang jadi guru. Terima kasih atas kesebaran kalian yang siap dibentak, semata-mata untuk melatih mental. Kalian luar biasa🥰 📷 Foto 1: @kimisamryan 📸 Foto 2-10: @jeremyangusf_ (at Pelita Cemerlang School) https://www.instagram.com/p/B1S9k3Khk1k/?igshid=qbdkhtivqs1i
/Hijrah/ Pernah terlempar hingga tapal batas. Tak kenali diri. Terseok hingga gelap. Susah harap. Hanya bisa menatap, tapi enggan menetap. Terkadang rintih-meratap. Diri gagap dalam gelap. Berusaha merayap. Menyusuri jalan pengap. Tiada menyerah hingga menemu harap. #Sajak (at Kuala Dua) https://www.instagram.com/p/BzlDtW9Blnq/?igshid=x4mgnxwv4gye
Kepada tuan, Apa gunanya tertawa di tengah belantara? Hanya ada nista yang menggema. Dahulu direngkuh, di sekeliling penuh canda gemuruh. Lihat sekarang, kau hanya berteman kepiluan. Mencoba tampak bahagia di antara belantara. Menampikkan keriuhan padahal merasa sendirian. Mau sampai kapan wahai tuan? Sekelilingmu mulai gugur. Satu per satu. Sekarang sisa satu, itu dirimu. Satu-satunya yang paling kau timang pun pamit. Tak tahan terus mendekap tuan yang 'sakit'. Letih menahan pedih, hingga akhirnya kami menyerah karena letih. Yang tersisa hanyalah yang tak tega, atau sekadar menghormatimu saja. Tuan, coba saja kau berdiri sendiri. Sesekali biar merasa sendiri itu duri. #Sajak #VSCO #man https://www.instagram.com/p/BxXYCedB-c0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=fkyemqgv69k7
Bahagia menyambut Ramadhan 🥰 https://www.instagram.com/p/BxE_omfBQmr/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=q9di54gs9x4u
Tinggi tidak selalu di atas~ https://www.instagram.com/p/BxCOn2kBNK9/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=jxrzc8kwzacm
Sungguh membenturkan nuranimu pada tabula rasa mereka adalah kemustahilan. Begitu membatu. Melunak pun tidak. Hingga 'dua keras' memisah, dan aku di antaranya. #Sajak https://www.instagram.com/p/BxACKlghlb_/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=py9lxgdk6ise
Untuk senja, Meski sekejap, setidaknya aku pernah mengecap Meski di antara: perihal fajar dan petang mengudara, setidaknya itu bukan perkara Meski selalu jingga, aku tak penah jenuh dan menatap dengan indah yang sama Sebab kau adalah senja. Tiap hari ada, walau sementara. #sajak #VSCO (at Rasau Jaya) https://www.instagram.com/p/BweomYABfcI/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=13s1ssiilc07q
. W : Gile, ade dugong albino. Haaa kenak kau! 😆 E : Maseh ku pantau 🧐 Sejak saat itu, dugong albino tak pernah muncul ke permukaan. Sekian~ 📸 @juli_arif #VSCO https://www.instagram.com/p/BwKI27-BgZp/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1n5yso509rurj
Hanya 80 menit bisa menulis puisi hingga terbit? Terbit jadi buku antologi puisi? Ini realita, sungguh benar adanya. Penggunaan teknik mnemonic tipe kata kunci dan media gambar rentang puisi mampu menciptakan karya luar biasa, yakni buku. Jika media dan produk pembelajaran bisa hilang dan hancur, namun buku meskipun ia usang akan tetap sama nilainya. Melalui pembelajaran menulis puisi para siswa lebih akrab dengan karya sastra, budaya literasi sekolah tercipta, dan memotivasi sejak dini untuk menjadi penulis. Bahkan mereka sudah merealisasikan hal itu. Buku memberikan banyak pembelajaran karakter dan nilai-nilai luhur, menambah khazanah pengetahuan, dan tidak hanya itu. Membaca buku akan banyak menambah perbendaharaan kosakata sehingga akan memengaruhi pada keterampilan menulis puisi. Kami semua sudah jadi penulis. Kalian kapan? 😊 #AstraUntukIndonesiaCerdas #kitaSATUIndonesia @satu_indonesia https://www.instagram.com/p/BwFPRmfh1RZ/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1ci0q6cxxwzjo
Maaf, manisnya hanya setengah. Setengahnya lagi masih aku sembunyikan. Hanya untuk memastikan perihal siapa yang akan kuberikan. 📸 @jeremyangusf_ #VSCO #man https://www.instagram.com/p/Bv883bdhcH3/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=glrwksb7j5od