You need to stop. Sampai kapan mau mulai dari awal terus.
Sweet Seals For You, Always

⁂
Misplaced Lens Cap
d e v o n
Jules of Nature
wallacepolsom
DEAR READER
occasionally subtle
hello vonnie
Game of Thrones Daily
Show & Tell
No title available

Origami Around
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

izzy's playlists!
Lint Roller? I Barely Know Her

Discoholic 🪩
will byers stan first human second

blake kathryn

seen from United Kingdom
seen from Italy
seen from United States
seen from Argentina
seen from Australia
seen from Bahrain

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Bangladesh
seen from Bangladesh

seen from Bulgaria
seen from Bulgaria
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@wawniken
You need to stop. Sampai kapan mau mulai dari awal terus.
Daripada acting kerja, mendingan serius main.
Rossa Regina, 20smthng.
SEDIKIT TENTANG PERNIKAHAN
Beberapa hari yang lalu, pagi saya diselingi sebuah tontonan yang meminta rasa prihatin keluar tanpa dikomando. Saya prihatin dengan mereka yang begitu mudah memutuskan menikah, lalu mudah pula memutuskan bercerai.
Apa pernikahan itu serupa permainan? Ini seharusnya pertanyaan yang jawabannya adalan ‘bukan’.
Menikah itu (memang) mudah. Tentu saja, asalkan ada pasangannya. :P Tapi lebih baik jangan tergesa-gesa deh. Kenali dulu, siapa dan bagaimana calonmu. Kenali. Agar kelak ketika kalian sudah tinggal bersama, tidak ada lagi kelakuakan-kelakuannya yang begitu membuatmu terkaget-kaget, apalagi bila itu kelakukan yang buruk dan tidak berkenan di hatimu.
Eh tapi, dulu mama mertua saya pernah bilang:
‘Enggak ada dua manusia yang cocok 100%, maka bila kaurasa sudah cocok 80%, bersyukurlah’.
Itulah mengapa, penerimaan dan pemakluman terhadap kekurangan pasangan, penting. Selama itu tidak melewati batas-batas prinsip hidup yang baik, yang kita bangun sedari kecil.
“Tolong maafkan dan terima kekurangan suamimu kelak. Manusia tak ada yg sempurna.” - bisikan Mama Mertua, tepat saat sungkeman.
Jadi, mungkin ini bisa sedikit memberi pelajaran juga untuk kalian. Karena saya juga masih banyak belajar.
Beberapa orang memberi pelajaran-pelajaran baik lewat bahasa dan kata-kata, beberapa lagi hanya lewat sikap.
Selamat siang kalian semua. Jangan lupa makan siang dan bersyukur. Lalu bahagialah.
:)
Tulisan ini pernah dipost pada linimasa twitter @TiaSetiawati, 21 Agustus 2015.
- Tia Setiawati
Aku dapetin hati kamu, tapi dia dapetin hati mamah kamu. Kita bisa apa?
Ya kalau gak mau sakit hati, ya jangan buka hati. Selesai.
- Husen, working in hotel industry.
Perempuan; hampir tidak mampu berhenti bicara saat sedang bahagia, dan memutuskan untuk diam seribu bahasa saat sedang bersedih.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
🌃 . . . #petronastwintowers #petronas #malaysia
Happy weekend! 🤗 (di Batu Caves Temple)
😇🙏🏻 . #batucaves #malaysia #holiday (di Batu Caves Temple)
Pegangan ah, soalnya takut jatuh ke pelukan yang salah. . . . #eaaa #hahaha #train #kl #weekend (di Kuala Lumpur, Malaysia)
Piknik pertama 2016 😁🎉 (di Gate D3, Terminal 2D Soekarno Hatta International Airport Jakarta)
Apa yg harus dilakukan ketika nyokap ketemu sama mantan?
Hari ini ibu curhat, siang tadi ketemu mantanku dan keluarganya di kawinan, hahaha... Terus aku bingung nanggepin curhat ibu. Pernah kayak gini ga? Kayaknya sih.. Ibu bingung harus bersikap gimana sama mantanku & keluarganya, keluarga sana juga gitu kali ya.. Hahaha.. Ya kebayang.. Dulu tuh ya sama-sama berharap. Ya kenal dari kecil, ya main bareng.. Ngaji bareng.. Hahaha.. Tapi.. Yaudahlah ya.. Bukan jodoh (Ucapan paling standar untuk menghadapi kenyataan, haha). Rencana Tuhan pasti lebih baik kan? Pasti! :) intinya mari kita doakan yang terbaik untuk aku yang sedang meminta jodoh, ibuku yang pengen cepet" ngawinin dan mantanku yg skrg sudah berkeluarga. 😁😊 Selamat malam.
Minta Perhatiannya Kaka,,, Baca Sebentar Deh. Saya Butuh Bantuan. :D
Halo teman-teman, selamat berhari Minggu. Minggu depan sudah natal, minggu depannya lagi tahun baru. Selamat liburan dan berkumpul bersama keluarga. Selamat berbahagia. Semoga tahun depan lebih banyak berkah lagi.
Mengakhiri tahun 2015, mari kita menutup dengan banyak-banyak evaluasi diri. Banyak kesalahan yang kita lakukan sepanjang tahun, banyak jatuh dan keterpurukan. Namun banyak juga rejeki, berkah, dan kebahagiaan.
Maka untuk berusaha menebus kesalahan kita, memperbaiki keterpurukan, berterima kasih pada Tuhan atas semua berkah dan kebahagiaan, ada baiknya jika kita berbagi. Memang, evaluasi dan berbagi bisa kita lakukan kapan saja. Tapi seringkali manusia butuh momentum untuk melakukannya. Dan saya rasa, akhir tahun adalah momentum yang cukup bisa diterima. Iya kan?
Nah, saya mau cerita. Saya punya adik kelas SMA, seangkatan dengan adik saya. Namanya Sun’anul Huda. Anaknya pintar pun, alumni ITS jurusan teknik informatika. Kalau dia sehat, in sya Allah ilmunya bisa manfaat. Bisa bantuin beresin malware browser di laptop (eh curhat).
Alhamdulillahnya, Huda mendapat ujian yang menurut saya cukup berat. Beliau punya penyakit bawaan pada matanya, baru TK pun sidah minus 7. Minus tersebut selalu bertambah seiring bertambahnya usia anak baik ini. Hingga saat kuliah, minusnya telah mencapai 21.
Kita tahu kan? Secara fisiologis, mata minus mengakibatkan bola mata menjadi melonjong, sedangkan syaraf mata tidak sefleksibel itu. Sehingga, akhirnya semua syaraf mata sebelah kirinya saat ini telah terputus dan mata kiri itu tidak berfungsi lagi.
Matanya sudah beberapa kali mengalami operasi dengan bantuan dana dari orang-orang yang menyayanginya. Namun dia masih butuh operasi lagi.
Sekarang, mata sebelah kanannya pun sedang berproses menuju tidak berfungsi. Sehingga butuh bantuan operasi untuk memperlambat proses ini. Saya belum tahu apakah dengan operasi beliau bisa sembuh atau tidak. Tapi, dia, rekan-rekan yang sayang dia, dan keluarganya, terus berjuang.
Ayahnya sudah meninggal beberapa bulan lalu. Sedangkan dia sendiri kesulitan bekerja karena kondisi matanya. Sehingga, tentu saja, dia mengalami kesulitan dana untuk operasi.
Biaya operasi yang dibutuhkan sekitar Rp 40.000.000. Saat ini, dari penggalangan dana yang dilakukan oleh teman-teman kaskuser hampir Rp 9.000.000 (update 14 Desember 2015).
Bayangkan, teman-teman sekolah dan rekan-rekan kaskusnya yang belum tentu kenal dia saja, mau membantu dengan sangat aktif. Dari situ saya bisa ambil kesimpulan, in sya Allah dia anak baik kan? :)
Teman-teman, minggu ini libur panjang. Kita bisa berkumpul bersama orang-orang tersayang. Maukah teman-teman bersyukur dengan cara berbagi untuk Huda? Tidak banyak pun tidak apa, sebagai bentuk dukungan padanya.
Bagi yang sedang dalam kesempitan pun, ini jadi ladang pahala. Barangkali dengan berbagi, Tuhan akan mempermudah jalan kita di depan. Kata Ustdz Yusuf Mansur begitu, sedekah tidak akan mengurangi harta, dia hanya akan melipatgandakannya.
Jadi teman-teman, kalau untuk beli terompet dan jalan-jalan saja bisa, pasti kita punya dong untuk Huda? :)
Bantuan dari teman-teman tumblr akan dipull di saya dan akan saya serahkan pada seorang kawannya secara kolektif : 0857 3508 3869 (Kirina). In sya Allah kami amanah.
rek. mandiri 102-000-646-9453 a.n. Dani Wadiandini rek. BCA 824-046-2487 a.n. Dani Wadiandini Setelah transfer, silahkan konfirmasi melalui PM tumblr saya, atau akun line di w.dini. Jumlah transfer mohon diberi angka unik ya, yaitu 006 untuk mempermudah identifikasi kredit yang masuk. Misal transfer senilai 500.006, atau 100.006
Terima kasih yang sudah meluangkan waktu membaca ini. Terima kasih yang sudah reblog. Terima kasih yang mau membantu dana. Semoga Huda bisa segera dioperasi dan kondisinya membaik. Semoga di akhir tahun ini kita semua bahagia!!! :)
Karena, seperti kalimat yang dia katakan pada kawan-kawannya, “aku masih ingin bisa melihat….”
**Foto Huda bersama teman-teman yang bertanggung jawab atas penggalangan dana operasi Huda.**sumber : kaskus.
cc @tumbloggerkita
Ayo kita berbagi. Ayo kita membantu dengan ikhlas hati.
:)
Yuk bantu :)
Super comfort & cute sandal by @alaskakikiri
On set. 📽 The Interview - a short movie.
I wish I could