Meski aku sadar hatimu bukan hanya untukku, tapi egoiskah jika aku meminta sekali saja kau mengerti posisiku ini?
(via mbeeer)
occasionally subtle
No title available
hello vonnie

⁂
official daine visual archive

izzy's playlists!

★
Keni

titsay
almost home

PR's Tumblrdome

roma★
Mike Driver
noise dept.
No title available
I'd rather be in outer space 🛸

shark vs the universe
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
EXPECTATIONS
𓃗
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from France
seen from United States
seen from Brazil

seen from Malaysia
seen from Romania
seen from Iraq
seen from Iraq

seen from Malaysia
seen from United States
@widoatmoko
Meski aku sadar hatimu bukan hanya untukku, tapi egoiskah jika aku meminta sekali saja kau mengerti posisiku ini?
(via mbeeer)
Ya, aku memang mencintaimu. Namun bukan yang seperti ini. Bukan berarti apa pun yang kau lakukan akan selalu bisa aku maklumi.
(via mbeeer)
Semua Ada Waktunya
Akan ada suatu hari di mana semua yang patah akan bertemu seseorang yang benar-benar mencintainya. Yang kecewa luar biasa akan bisa kembali percaya. Yang jera untuk jatuh cinta akan ditemukan dengan cinta yang mampu membuatnya bahagia. Yang dikhianati akan menemukan tubuh yang mampu dipercaya sepenuh hati. Semua ada waktunya; Teruslah memperbaiki diri. Agar pantas untuk mendampingi mereka-mereka yang sengaja Tuhan tunda untukmu hingga akhir cerita.
Akan ada hari di mana aku tidak mencintaimu lagi. Tidak takut bertemu senyum yang seperti itu lagi. Tidak masalah jika namamu hilir mudik di telingaku lagi.Akan ada hari di mana aku tersadar, bahwa mencintaimu adalah kesalahan yang cukup kulakukan sekali saja.
(via mbeeer)
don't ever stop if you haven't fainted
Entahlah, aku sendiri masih bingung apakah aku masih mencintaimu atau tidak. Namun yang jelas, ada sesuatu dalam dirimu yang tak bisa kulepaskan begitu saja. Sesuatu yang sudah seperti separuh diriku sendiri.
(via mbeeer)
Kenikmatan Berlapis #1
Sudah nikmat berlapis.. Nikmat karna berlapis.. Kalo tidak berlapis tidak nikmat.. Bukan batuan lapisan.. Tak terkompaksi tapi terdiagenesa.. Diciptakan menumpuk, Membentuk konstruksivitas rasa.. Belum lagi bila dijejali kumpulan jemari, Dipenetrasi jemari agar kompleksitas naik.. Konsistensi selalu terjaga, Bila dipadu-padankan sesuai keseharusan.. Alamiah yang diutak-atik sintesi, Agar cepat dan mudah.. Namun bila kemarau melanda, Oksidan hitamlah evaporatnya.. Sekaligus menjadi sahabat pengelitik, Dari mulat gua hingga lembah kelaparan.. Yang lebih hebatnya lagi, Dapat bertindak sebagai valium... Hmm... Hijau, Merah, Coklat... Itu kenikmatan kurang berlapis apa coba...
memandangi matamu, aku menemukan gambaran masa depanku.
S.A (via pena-kecil)
akan tiba saatnya nanti kamu mengetahui, jika untukmu sedalam ini aku mencintai.
S.A (via pena-kecil)
semoga doa meringankan rindu-rindu yang bertuan.
S.A (via pena-kecil)
Mencintaiku, tak berarti kau tak bebas terbang. Terbanglah sepuasmu, namun ingatlah bahwasanya hanya aku tempatmu pulang. Jika suatu saat kau menemukan tempat pulang yang lain, maafkan jika nanti pintuku tak terbuka lagi untuk yang kedua kali.
(via mbeeer)
…. sebelum akhirnya aku kehilanganmu, hatiku sempat bertengkar hebat dengan isi kepalaku. apalagi yang diperdebatkan jika bukan masalah rindu. rindu yang atas namamu tak pernah mau dilogikan hati, begitu juga kepalaku, yang tak mau merasakan rindu. harus kumengaku, untuk urusan ini– kaulah juara satu.
terkadang memang benar, mencintai membuat kita lupa akan segalanya. termasuk, memberinya tanda jika ia orang yang selalu memberimu luka yang sama, atau paling tidak, ia seringkali menjadi alasan dari tangisan air mata.
kau hebat, kau tahu betapa aku begitu kagum dengan kehebatanmu. salah satu hal yang aku tidak bisa menang darimu; aku tidak pernah bisa merasa begitu baik-baik saja setelah kehilangan kita, untuk hal ini, kau juaranya. bahkan kau teramat sanggup terlihat biasa saja, seolah tak kehilangan apa-apa.
sering sekali aku mendamaikan ingatan dan kenangan, tapi tetap saja, seluruh usahaku gagal. segala hal atas namamu, ditolaknya untuk dihapuskan. bisa kau beritahu aku bagaimana melupakan tanpa harus menyakiti ingatan?
aku pergi, aku berlari, aku bersembunyi, tetap saja; kenangan atasmu tetap setia mengikuti. harus sampai kapan aku tersiksa seperti ini? sedang dunia tahu, perpisahan ini, bukan aku yang mengingini. lalu, sampai kapan aku dihantui perasaan ini? haruskah sampai aku menemukan banyak bukti, jika memang kaulah tempatku kembali?
untuk kali ini, aku benci mencintai.
aku sempat lupa, ternyata benar, jatuh cinta juga bisa membuat hati jatuh luka.
S.A (via pena-kecil)
pernah diduakan, bukan berarti kau harus balas dendam dengan berlaku tidak setia. percayalah, yang benar cinta tidak akan mendua.
S.A (via pena-kecil)
Tuhan tahu bagaimana aku mencintaimu. sungguh, diamku hanya tidak ingin lagi mengganggu kebahagiaanmu, yang tanpa aku.
S.A (via pena-kecil)
hidup itu memuakan, terutama saat aku menyadari bahwa aku mulai berubah seperti dirimu. menjadi sifat-sifat gelapmu..
05:14
Lelapku mulai tak teratur.. Sesekali terpejam sesaat.. Terbangun akan fana yang lebih buruk dari realita.. Mata meleleh tak terarah.. Problematika kian merajai pikiran.. Sementara sesubuh ini.. Dihadapkan dengan sialnya tugas.. Bagaikan sampah yang menumpuk.. Kian lama kian membusuk.. Makin hari tak berujung.. Berjam-jam tak ada konsen.. Berjam-jam kehilangan gairah.. Berjam-jam membendung kegelisahan.. Berjam-jam itu karena memikirkanmu…
Andaikan kamu disini sayangku.. Kan kukobarkan sebuah semangat.. Semangat untuk kita berdua.. Saling menopang harapan.. Saling memperingati hidup.. Kan kutuntaskan semua janji-janji..
Pulanglah padaku sayang… Pulanglah…
Aku merindukanmu… Aku membutuhkanmu…
Kembalilah padaku manisku… Biar ku bawa engkau terbang…
Karena tak ada lelaki yang mampu.. Mencintaimu seperti ini.. Selain aku.
Datanglah sini.. Biar kudekap hangat dirimu kasih…