a woman who is both silly and bossy is a woman after my own heart
wallacepolsom

@theartofmadeline

JVL
I'd rather be in outer space 🛸
h
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Sweet Seals For You, Always

izzy's playlists!
d e v o n
Not today Justin
Stranger Things

titsay
almost home

Discoholic 🪩

Product Placement
we're not kids anymore.
noise dept.
🩵 avery cochrane 🩵
No title available

seen from Italy

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States

seen from Japan
seen from Finland

seen from Poland

seen from United Kingdom

seen from T1
seen from Malaysia

seen from Kenya
seen from United States
seen from United States

seen from T1
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@witasuwanda
a woman who is both silly and bossy is a woman after my own heart
"Previlage" Ku memiliki Bapak seorang Pramubakti
Sejak mulai menjalani pengobatan di JRC (Jakarta Respiratory Center), saya sadar bahwa memiliki previlage itu sangat banyak keuntungannya. Dimulai dari konsultasi dengan seorang dokter paru senior di JRC tadi, yang ketika tau bahwa saya anak dari Suwondo seketika saat konsul ambil ponsel dan langsung menghubungi bapak untuk menjelaskan semuanya. Singkat cerita saya di rujuk oleh opa fachrial (biar lebih akrab. Kekekek) ke RS Persahabatan.
Selang satu hari kemudian, saya datang ke RS rujukan paru di Indonesia untuk menjalani CT scan. Dimulai dari poli umum untuk konsul ke dokter paru, antrian yang alhamdulillah bisa dibantu (mohon maaf untuk para pasien lain). Tapi karena saya tercover asuransi dari kantor suami alhasil kami disarankan untuk mendaftar di Griya Puspa agar penanganan lebih cepat.
Sesampai di GP, karena kami langsung mendaftar untuk prosedur CTS, dijadwalkan untuk datang lagi di hari senin. Singkatnya lagi, ada sedikit yang terlewat, akhirnya kami disarankan untuk ikuti prosedur konsultasi ke dokter paru yang ada di GP terlebih dulu.
Bertemu dengan dokter Heydi, yang sangat ramah dan "asyik bet dah". Dimulai dengan pertanyaan ringan sampai ditunjukan hasil rontgen, air wajahnya berubah serius. Pertanyaan dari kapan, awalnya bagaimana, apa yang dirasa, sampai "oke CT scan ya nanti dijadwalkan". Tiba-tiba perawat yang mendampingi dokter heydi "Ini tadi yang anaknya pak wondo ya". " Pak Wondo pulmo? " dokter heydi "panggil pak Wondo nya dong".
Obrolan ringan sebentar sampai ke yang serius. Akhirnya apa-apa yang dijadwalkan di hari senin berubah jadi hari itu juga. Dimulai dari cek darah, CTS, dan biopsi. Untuk bronkoskopi dijadwalkan setelah hasil biopsi keluar.
Senin hasil biopsi keluar, dijelaskan dan ternyata prosedur bronkoskopi ditunda karena si sel "baik" ini bukan di paru-paru. Alhamdulillah. Tapi dirujuklah saya ke dokter penyakit dalam atas rekomendasi dari Prof. Menaldi. Dan bertemulah kita dengan dr. Diana, yang cara menjelaskannya udah kaya emak lagi nasihatin anaknya. "Perjalanannya masih panjang nih, saya perlu kerjasama dari kamu dan butuh kesabaran juga. Tapi ini harus buru-buru nih, karena emang sel ini maunya buru-buru diusir."
Saya divonis limfoma hodskin, dan disarankan untuk lanjut kemoterapi. Sudah jalan sebulan dari perasaan was-was tentang penyakit apa sampai sekarang kemoterapi kedua siklus pertama selesai. Alhamdulillah. Berdoa semoga dilancarkan sampai sel "baik" itu jadi benar-benar baik dan sehat kembali. Masih ada 6 lagi, semoga kesehatan dan semangat tetap terjaga. InsyaAllah saya bisa. Dan keluarga saya yang tidak hentinya mendukung semuanya. I love you. Partner terbaikku yang masih setia suami tercinta atas segala pengorbanannya. Alhamdulillah.
Karen belum berakhir pasti ada cerita lanjutannya. Karena masih banyak cerita bersama pejuang kemoterapi lainnya. See yaa
partner sejatiku
Gak ada kata yang bisa ngegambarin betapa beruntungnya aku punya kamu di hidup ini.
Terimakasih untuk selalu tetap pegang tangan aku dalam kondisi apapun.
Nggak mau baca apa-apa
Nggak mau tau apa-apa
Anggap aja nggak ada apa-apa
Jalanin hari seperti biasanya
orang bilang "gak apa-apa"
tapi aku apa-apa
Aku sedih tapi aku gak mau nangis karena kata mereka jangan nangis
Tetep semangat, semangat hidup aku ada di kamu, buah hatiku
Semoga aku masih diberikan sisa umur yang cukup untuk membersamai kalian
Ya Allah aku ikhlas dengan yang Kau takdirkan
Tapi bisa kah aku hidup lebih lama lagi(?)
Tolong 🥰
aku kembali
bersih-bersih dulu
Pergi-pergi yang kotor
Maafkan lahir batin
Nice homework #3 Membangun Peradaban dari Dalam Rumah
Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
Assalamuallaikum wr. wb
Bismillah..
Butuh me-refleksi-kan diri terlebih dulu untuk bisa mengerjakan NHW ke-3 ini, tapi dengan penuh semangat saya sudah membuat “surat cinta untuk suami”. Sebelum mengerjakan saya melihat respon para-ibu di WAG yang sudah membuat surat cinta, dan rata-rata semua menangis saat membuatnya.
Awalnya saya pikir, saya tidak akan ikutan menangis saat membuat karena rasanya sudah sering sekali membuatnya mulai dari saat kami SMA. Dan yang terjadi adalah mata ini bocor, merembes gak karuan.hahaha mungkin karena malam harinya kita baru selisih paham, jadi saat membuat ini, mengingat kembali “alasan kuat” itu dan bersyukur karena Allah sudah memilihkan dia untuk saya, rasanyaaaa ... *mewek*
Dan jadilah saya kirim “surat cinta” via email dan ternyata responnyaaaaa… emoticon yang mungkin mewakili banyak makna.hihihi di luar ekspektasi, karena saya berharap dibalas dengan kata-kata romantis (biasanya seperti itu). Tapi setelah pulang dari kantor dan sampai di rumah, yaaa udah, biasa aja.hufff
b. Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
Alhamdulillah kami masih diberikan waktu berdua lebih lama.
Tapi jika berandai, sama seperti Ibu lainya saya juga ingin jadi ibu yang bisa mengarahkan dan mendukung semua kegiatan positif yang ingin mereka lakukan. Sekarang kami masih berpikir untuk memantaskan diri sampai Allah beri kesempatan kami untuk bisa mendapat titipan indahnya itu.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yang anda miliki.
Hmm berbicara dan menilai tentang diri sendiri ….. untuk menjawab bagian ini kenapa kenapa sulit yaaa tapi kalau menilai orang lain kenapa mudah sekali.hehehe okey, saya berusaha menganalisis potensi yang menjadi kekuatan diri saya, dengan bahasa yang sederhana.
- Pandai berhemat, tapi bukan seorang yang pandai mengatur keuangan. Melihat barang sesuai kebutuhan.
- Cepat membaca situasi dan kondisi lingkungan. Kadang bisa menyelesaikan permasalahan dengan baik.
- Pendengar yang baik dan bisa dipercaya, karena cukup banyak teman yang percaya untuk menceritakan permasalahan kepada saya dengan nyaman.
- Energizer, bisa memberikan semangat positif untuk orang disekitar
- Pengamat yang baik, sebelum masuk lingkungan baru saya lebih senang mengamati dan lebih berhati-hati dalam melakukan sesuatu. Karena saya sedikit ceroboh dan blak-blakan. Makanya butuh waktu lama untuk beradaptasi.
- Disiplin dan tepat waktu, saya paling tidak suka menunggu maka saya berusaha untuk tidak membuat orang lain menunggu. Sederhana seperti itu.
Allah menciptakan makhluknya secara pasang-pasangan. Kebersamaan kami pasti dengan alasan, setelah bersama selama hampir 3 tahun saya mulai menyadari kalau kami saling melengkapi kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga menjadi kekuatan.
Kami sama-sama belajar untuk menyelesaikan masalah bersama. Misalnya, Pak suami yang lebih suka menyimpan masalah sendiri dan saya yang lebih “kepo” dan bawel selalu bertanya jika raut wajah pak suami kelihatan berbeda. Pak suami yang dari jaman sebelum menikah memang sangat royal untuk membeli sesuatu yang diinginkan dan saya yang lebih melihat sesuatu sesuai dengan yang benar-benar dibutuhkan. Menurut suami, saya pelit tapi menurut saya itu bentuk penghematan.hahaha
Saya seorang tenaga pengajar dan suami seorang Banker. Pak suami lebih bisa merancang ART dan mem-post-kan pengeluaran keuangan setiap bulannya.hihihi Nah, saya yang mengeksekusinya secara hemat. Waktu yang dihabiskan suami lebih banyak di kantor dan jam pulang selalu di luar perkiraan. Sedangkan saya lebih banyak bisa meluangkan waktu di rumah.
Dari beberapa hal diatas dan banyak hal lainnya, saya bersyukur berada di posisi saya saat ini bersama dengan Pak suami sebagai satu keluarga.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Lingkungan tempat tinggal saat ini merupakan lingkungan sejak saya kecil. Saya berada di lingkungan yang sangat nyaman, memiliki tetangga dengan kerukunan dan rasa kekeluargaan yang baik. Tantangannya adalah lebih kepada diri saya yang harus bisa meluangkan waktu untuk sekedar ikut kumpul-kumpul sore dengan teman kecil saya yang sekrang sudah menjadi ibu-ibu. Apalagi semenjak SMA, saya jadi sangat jarang bisa meluangkan waktu di rumah dan bahkan sulit untuk sekedar ikutan kumpul dengan teman di rumah.
Karena saya seorang tenaga pengajar, alhamdulillah ada beberapa tetangga yang mempercayakan saya untuk menemani anak-anaknya belajar bersama saat sore hari. Biasanya dibagi dua waktu, ba’da sholat ashar untuk anak-anak SD dan ba’da sholat maghrib untuk yang SMP. Untuk SMA, saya masih belum percaya diri.hehehe
Sedangkan untuk suami yang harus beradaptasi dengan lingkungan baru, sepertinya tidak ada kesulitan untuk berbaur. Karena menurut saya Pak suami itu “supel” dan ringan tangan, bisa dengan mudah akrab dengan siapa pun (bertolak belakang dengan saya). Bahkan baru beberapa tahun berbaur di lingkungan rumah Alhamdulillah bisa mendapat kepercayaan untuk menjadi wakil ketua organisasi pemuda di lingkungan tempat tinggal kami. Walaupun Pak suami cukup sibuk di kantor tapi saya berdoa dan berharap semoga dia bisa menjalankan amanah dengan baik.
Alhamdulillah, Semoga bermanfaat bagi kami untuk memulai membangun beradaban dari dalam rumah.
Nice Homework #2 Checklist Indicator
CHECKLIST INDIKATOR ✅📝
PROFESIONALISME PEREMPUAN
a. Sebagai individu
Dibuat dengan usaha untuk memperbaiki diri dan yang mudah-mudahan bisa terealisasikan dalam waktu dekat. aamiin
b. Sebagai istri
List ini dibuat langsung oleh Pak suami, untuk sementara katanya cukup itu dulu. \\(^O^)//
c. Sebagai Ibu
agak bingung untuk membuat list indikator bagian ini, karena kami belum memiliki anak. Tapi semoga beberapa point di samping dapat mewakili untuk sementara.inspired by Ibu-ibu Prrofesional
Bismillah &
Wish me luck..
Fighting (9’O’)9
Nice Homework #1 Adab Menuntut Ilmu
Assalamu'alaikum
Bismillah, setelah beberapa lama tidak menulis akhirnya dalam kegiatan matrikulasi ini saya memiliki kesempatan lagi untuk menyampaikan isi pikiran dan hati dalam bentuk tulisan. Yap, saya akan menjawab beberapa pertanyaan yang ada pada NHW 1 (Nice Homework 1) pada materi “adab menuntut ilmu”. Sebelumnya saya sangat antusias mengerjakan ini, apalagi fasilitator kita yaitu Mbak Lita mengatakan tidak ada benar atau salah dalam mengerjakan NHW ini. Jadi, insyaallah saya akan percaya diri menjawab pertanyaan berikut sesuai dengan pemikiran saya yang sederhana. :D
Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini
Di universitas kehidupan ini ilmu yang sangat ingin saya pelajari ada banyak, apalagi mendengar banyak masukan dari diskusi kelas di WAG dan bertanya pada beberapa guru di sekolah. Seperti ilmu agama, psikologi anak, ikhlas, sabar dan sebagainya. Tetapi dari sekian banyak ilmu, untuk saat ini menurut saya yang paling saya butuhkan untuk memperbaiki diri adalah ilmu agama.
2. Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.
Belajar ilmu agama merupakan keharusan. Walaupun saya tau ilmu Agama itu sangat lah luas, dan banyak lagi cabang ilmunya. Saya dan suami bukanlah orang yang paham dan mengerti mengenai ilmu agama secara mendalam, tetapi saat ini kami ingin memulai dari mempelajari tata cara dan keutamaan ibadah-ibadah wajib. Karena kami berpikir ini adalah pondasi paling awal sebelum nantinya kami diberikan amanah untuk membimbing anak-anak kami.
Secara sederhana saya harus belajar mengenal Sang Pencipta, apa yang DIA suka dan tidak suka, apa yang DIA wajibkan, anjurkan dan dilarang. Terkadang saya berpikir ibadah yang saya lakukan hanya sekedar menuntaskan kewajiban tanpa tau makna sebenarnya Allah mewajibkan kita beribadah.
Banyak meminta tapi saya tidak pernah mau memberi, memberi waktu lebih untuk sekedar bersujud dan memohon pada Sang Pencipta. Salah satu contoh yang belakangan ini membuat saya seperti disentil adalah ketika seorang teman dapat beribadah sholat dengan khusyuknya. Saya yang melihatnya saja merasakan kenyamanan dan kenikmatan ketika teman saya melaksanakan ibadah sholat dan berdoa setelahnya, rasanya tentram. Itu membuat saya merasa iri (dalam hal positif, gak apa-apa kan ya?hehe), sepertinya ada ketenangan tersendiri yang membuat mereka betah berlama-lama bekomunikasi dengan-Nya.
Maka saya berkesimpulan jika kita terlebih dulu belajar ilmu agama (terutama kewajiban kita sebagai hamba kepada pencipta) dan mulai merasakan kedekatan dengan Allah, hati dan jiwa kita akan tentram dan apapun ilmu yang akan kita pelajari pasti dengan sendirinya akan terserap selama kita belajar dengan niat karena Allah.
3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut.
Strategi yang saya lakukan adalah observasi langsung. Saat ini saya sering berkonsultasi dengan beberapa teman, mendengarkan berbagai pengalaman dan memotivasi diri bahwa saya bisa belajar perlahan-lahan untuk bisa lebih meningkatkan kualitas hubungan dengan sang Pencipta. Saya dan Pak suami (karena kami masih berdua belum tambah personil) juga memulai dari hal kecil seperti men-download aplikasi Al-Quran dan jadwal sholat agar bisa saling mengingatkan dan berusaha untuk melaksanakan sholat tepat waktu dan membaca Al-Quran walau hanya beberapa ayat.
4. Berkaitan dengan adab menuntut Ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu.
Sikap yang selalu merasa diri paling benar, sulit menerima masukan apalagi dalam bentuk kritikan. Sepertinya sikap ini paling sulit untuk dihilangkan, tapi memang koreksi diri dan berkaca jadi hal paling penting.
Mengurangi “sombong” karena merasa lebih tau padahal kosong gak berisi, tapi parahnya malah malu bertanya. Terakhir harus Istiqomah, gak boleh plinplan, jalani untuk perbaikan diri.
Semangat.
Alhamdulillah, sepertinya NHW pertama ini lebih banyak berisi curahan hati.hehe
Terimakasih dan semoga ada bermanfaat.
Halooo Matrikulasi IIP Batch 5
Testing pertama setor link. Alhamdulillah kelas di mulai sebentar lagi. Senang.. senang.. senang Mari belajar mengatur waktu antara belajar, bekerja dan mengurus keluarga.hehe Semoga berkah ilmunyaa
aku batu batu dan terpaku keras diam tak kemana terbawa aku paling takut tak bisa kembali air aku gemetar karenanya aku tak kan sempurna
Semua doa tercurah untuk si jabang dede. Selalu sehat, bisa menguatkan ibu juga. Kita berdua selalu dilindungi Allah. Dan semoga krisis yang sedang kita alami bisa dilewati dengan akhir yang bahagia. Aamiin. Ibu, bapak, dan semuanya sayang dede. Bertahan dan baik-baik diperut Ibu. Dede kuat, ibu akan jauh lebih kuat 😚😚😚
istirahat
Kabarnya tumblr gak jadi diblokir. Dengan ini saya akan membuat post pertama di tahun 2016.
Awal tahun yang dibuka dengan kabar bahagia. Yeay. Semoga saya selalu sehat dan bisa menjaga amanah yang dititipkan oleh Allah. Aamiin
Bulan pertama,
Lancar, alhamdulillah. Masih melakukan aktivitas seperti biasa.
Memasuki bulan kedua,
Rasa mual lebih terasa, badan mulai cepat merasa capek. Tapi tetap aktivitas masih dijalankan seperti biasa.
Sampai akhirnya di minggu ini, tubuh ingin lebih dimanja begitu pun si jabang yang ada di dalamnya. Istilah “bedrest” yang sesungguhnya. Bahkan saat mengetik ini dengan ponsel pun, harus ngumpet-ngumpet.haha
Apapun itu, amanah harus dijaga dengan baik. Kesempatan ini pasti dinantikan oleh semua wanita di dunia.
Semoga membaik.
Lagi iri sama temen-temen yang hamil.ahahaha lucu padahal nikah juga, belum :p
it's kind of a funny story
Patah hati itu gampang. Kaya seorang anak di sekolah yang sebegitu kagumnya sama guru (sampai bisa dibilang caper), tiba-tiba berubah 180 derajat jadi diam, dan cenderung menghindar, gak se-aktif dulu dalam belajar, ketidakhadiran di sekolah yang begitu sering. Itu semua cuma karena dengar kabar kalo si guru mau menikah dalam waktu dekat. Dan gue gak tau harus gimana? lucu. :)
Pertama kalinya menangani kasus anak sekolah "terumit" selama hampir 2tahun ini. semoga bisa lebih bijak mengambil keputusan 🙏
Napping Facts
Napping is important :)