Jangan diam, kamu tidak pernah tau banyak hal yang menunggumu untuk bicara ! 📷 : @miftafatmalawati
Jules of Nature
h
Three Goblin Art
Misplaced Lens Cap
will byers stan first human second

Kiana Khansmith

No title available

⁂
Lint Roller? I Barely Know Her
Keni
macklin celebrini has autism
Show & Tell
Cosmic Funnies

PR's Tumblrdome
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
TVSTRANGERTHINGS

pixel skylines

❣ Chile in a Photography ❣
almost home
we're not kids anymore.
seen from Albania
seen from Albania
seen from Albania
seen from Iraq
seen from Bangladesh
seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Venezuela

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Georgia

seen from France
@wiwitindahsari
Jangan diam, kamu tidak pernah tau banyak hal yang menunggumu untuk bicara ! 📷 : @miftafatmalawati
Hallo ndut. Barakallah ya diusia kali ini. Semoga manfaat 🎉🎉 Kado kali ini di desain khusus sama @kost.kochok thanks yaa 😊 -8 Mei 2016-
Yang pernah terpisah pasti pulang lagi. Gaktau kenapa bisa aja anak ini buang badmoodku. Sinyalnya positif mulu kalo dia lagi mood dan jadi memalukan 😂 thanks yaw udah mau diajak buang-buang waktu 😘😘 udah mau denger omelanku tentang satu topik membosankan(aku juga bosen:((() longlast kitanya wkwk 😘😘😘❤💙💚💛💜 (di The 1920 Ice)
Senja sore itu, selalu ramah dan bercerita tentang aku dan kamu, kita (di Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa)
Jadi, ketika semangatmu melemah, merasa lelah dan malas, mengamati foto wajah orang-orang yang kamu sayang bisa menambah semangatmu. Karena mereka lah kamu berjuang. Berusaha mengukir senyum bangga di wajahnya. Selamat memupuk semangat~
Kalau ini 1000km dari Anyer ke Panarukan Kalau aku masih 1000km ke hatimu 😷 Caption by : @kamiliyahwiladatulhosnah (di Tugu 1000 Km Anyer Panarukan)
Kali ini aku belajar cara untuk tak percaya sepenuhnya kepada seseorang. Karena nanti akan ada kecewa diakhirnya. Belajar cara melapangkan hati. Karena tak semua yang kamu inginkan dapat terpenuhi. kemudian temukan cara tersenyum dan tertawa ketika ribuan perkara menyiksa batin dan fikirmu-
Menjadi anak kecil perlu, menjadi dewasa itu harus
Ada banyak hal yang kadang tak bisa dijelaskan. Ketika kamu menginjak usia remaja, sejuta konflik selalu ada menemani setiap gerik langkahmu. Setiap kedipan matamu, ucap bibirmu, langkah kakimu bahkan desah nafasmu bisa menjadi sebuah sumber masalah baru. Kamu bukan anak kecil lagi. Yang bila dimarahi hanya diam menangis kemudian pergi. Mengurung diri dalam kamar, tidak mau makan, atau bahkan pergi dan tidak pulang sampai ibumu lelah mencari, menangis sepanjang hari. Bukan, itu bukan lagi duniamu.
Remaja merupakan usia rentan. Usia dimana otakmu sudah bisa dicuci banyak orang, orang disekitarmu, orang lama maupun orang baru. Dimana harusnya kamu sudah bisa memilah mana benar mana salah, mana fitnah mana fakta, bukan hanya mengiyakan seluruh cerita yang terdengar telinga melewati otak dan meresap ke hati. Harusnya kamu paham dunia ini penuh dengan drama.
Remaja menuju dewasa, kali ini kamu terlibat ke dalam dramanya. Kadang menjadi figuran, kadang menjadi korban, tersangka atau bahkan pemeran utama. Konflik bukan hanya soal jatuh kemudian menangis. Bukan tentang dimarahi ibu ketika main terlalu lama dan tak mau pulang. Bukan karena kamu tak mau makan, dan bukan hanya tentang kamu tak mau belajar untuk persiapan sekolah esok. Klise. Semua persoalan tidak sesederhana dulu. Tidak sesederhana ketika kamu terlalu asyik main dengan temanmu padahal pamitmu sedang kerja kelompok. Tidak seasyik kamu bermain handphone lalu ayah ibu marah padamu. Tidak seringan kamu tak mau belajar kemudian memilih mengurung diri dikamar agar tak diomeli. Tidak, jelas tidak.
Ini adalah masa dimana kamu mengenal teman dan lawan. Cinta dan benci. Pangeran dan putri. Masa dimana kamu selalu diribetkan memilih kekasih atau teman. Rumit, ya memang. Ketika kamu digulat oleh salah satu diantaranya, kamu bukan harus diam. Kamu bukan harus lari. Kamu bukan harus pula untuk marah dan menghujat. Tapi kamu harus maju. Berdiri dengan tenang, berfikir dengan dingin, bersikap dengan bijak. Masalah tak akan pernah habis jika kamu diam, mencibir, marah atau bahkan lari. Ia akan tenang disekitarmu, atau bahkan ia tumbuh dan berkembang.
Jika kamu lelah dan ingin lari, kemudian tanpa fikir kamu berlari, ia senantiasa mengikutimu. Sudah ku bilang, kamu bukan anak kecil lagi yang bisanya menangis dan berlari ketika seseorang memarahinya. Kamu perlu dan harus berfikir akibat selanjutnya atas apa yang kamu lakukan untuk memutuskan sebuah permasalahan. Rumit ? Memang ! Tak ada hidup instant baik-baik saja, tanpa konflik, tanpa masalah, tanpa tangis, tanpa amarah. Semua adalah proses. Jika dulu kita menangis, kita pergi kemudian kita menang karena dibenarkan, sekarang hal itu tak pernah berlaku sama untuk kesekian kalinya dalam hidup remaja menuju dewasa. Kamu harus bisa mengerti bahwa setiap orang punya jalan pemikira berbeda. Ketika kamu anggap sesuatu itu benar, tapi seseorang akan menganggapnya salah, begitu sebaliknya.
Lalu bagaimana caranya menyelesaikan ? hidup dalam dua pandangan. Memutuskan masalah dalam dua sisi. Dua sudut pandang yang berbeda. Itulah kenapa kamu perlu fikir yang dingin, hati yang tenang dalam bersikap agar menjadi bijak tak merugikan dirimu sendiri atau bahkan orang lain.
Orang dewasa memang penuh drama. Dulu kita adalah penontonnya yang Cuma bisa diam tanpa kata. Kali ini kita adalah pemainnya. Entah pemeran utama, pelengkap atau hanya figuran semata. Sungguh tak ada yang baik-baik saja. Kamu perlu banyak belajar dari sekelilingmu. Dari segala hal yang belum terjadi, akan terjadi, sedang terjadi ataupun telah terjadi. Akan ada banyak yang dapat dipetik didalamya. Ada kalanya kamu bersikap layakya anak kecil yang ingin tertawa tanpa beban, lepas seperti merpati yang tau jalan pulang, kamu harus bisa tertawa kemudian sadar ada sesuatu yang tak bisa ditertawakan, melainkan diselesaikan. Kamu perlu menjadi anak kecil untuk berbahagia. Melakukan apapun yang kamu suka tanpa memikirkan orang lain. Tapi kamu juga perlu untuk bersikap dewasa, menjadi bijak dalam penyelesaian masalah. Memikirkan orang lain namun tak berlebih. Karena dewasa dan bijak adalah tak pernah merugikan diri sendiri terlebih orang lain. Segala yang dilakukan adalah sesuai pertimbangan dengan kepala dingin, hati tenang tanpa emosi. Tak dianjurkan terburu-buru dalam menyelesaikan masalah, karena semua sudah tertulis jalan keluarnya. Sekali lagi hanya perlu ketenangan untuk menyudahinya. Mari rasakan jadi dia, dia dan dia yang terlibat dalam sebuah konflik untuk penyelesaiannya. Agar tak ada rugi, sedih ataupun sakit pada salah satunya :)
Untuk menjadi bahagia, kadang kita harus bersikap layaknya anak kecil. Tak pernah memikirkan hal lain kecuali bermain dan tertawa. Tapi menjadi dewasa juga harus. kenyataan berkata kamu sudah beranjak dewasa. Setiap masalah yang ada, diselesaikan dengan berfikir tenang dan bijak. Menjadi anak kecil itu perlu, berfikir dewasa itu harus ! 😊 (di Cangar Kota Batu Jawa Timur)
Coklat, abu-abu, hijau, putih dan biru. Udah pas. Sayang kita yang belum pas. Jadi, main yuk ! Biar pas gitu 😊
Sesuka hatimu, lakukanlah. Selagi tak ada yang dirugikan, it's okay😊
"Dunia tidak lagi sama. Hidup ini menjadi asing. Aku sedih untuk sesuatu yang tak kutahu. Aku galau untuk sesuatu yang tak ada. Dan jari ini ingin menunjuk sesuatu yang bisa menjadi sebab, tapi tak kutemukan apa-apa. Pada saat yang sama, seluruh sel tubuhku berkata lain. Mereka tahu sesuatu yang tak dapat digapai pikiran. Apa rasanya, jika tubuhmu sendiri menyimpan rahasia darimu?" - Dee Lestari (di Gunung Kelud, Kediri-East Java)
"Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukan ketakutannya akan sepi." (Rectoverso)
Foto boleh hitam putih, tapi hidup tidak sesederhana hitam dan putih- (di Pantai Batu Bengkung)
Tentang pantai, Akan rajin ku tengok ini. Karena nanti duniaku akan beralih menjadi sangat serius, rentan dan menegangkan #goachina #yoikimalang #pantaimalang #piknikman #amazingmalang (di Pantai Goa China)
Sakit hati itu datangnya dr diri sendiri. Obatnya ? Ya dr diri sendiri. Hidup terlalu singkat untuk tidak bahagia. Jangan lupa bahagia ya ! 👧 -Pantai Sendiki-
Alam selalu bercerita tentang apapun yang ingin aku dengar. Alam selalu mendengar apapun yang ingin aku ceritakan Inframe : @winadwi08 Location : Pantai Sendang Biru #yoikimalang #piknikman