mental illness
iya, kali ini aku ingin membahasnya. mental illnes kerap dikenal sebagai keadaan dimana seseorang mengalami depresi. depresi dalam hal ini bukan depresi yang biasa saja.
hari ini aku membahas tentang keadaan diriku sendiri. i don't know i have a mentall illness or not. dan semoga saja tidak. aku tipikal orang yang mudah marah, cepat tersinggung, menang sendiri dsb nya. tapi itu bukan poin utamanya. sejak sekolah pertama, aku di bully. bukan bully seperti di sinetron². hanya saja bentuk bully nya berupa makian yang kasar, hasut²an kepada teman dekatku agar menjauhiku, jadi bahan gibahan, dan banyak hal lagi. terlihat sepele, namun sangat menyakitkan. dan itu berlanjut hingga aku lulus sma. dan akibatnya, aku menjadi orang yang ragu untuk melakukan sesuatu yang baru, berusaha akrab dengan orang baru, berbicara depan umum, menyuarakan perasaan, selalu merasa tersakiti sendiri, hingga suatu hari aku menangis sejadi-jadinya. aku merasa sesak di dada, perasaan hancur, ingin mati, dll. dan itu sangat sakit kawan. aku berkata seperti ini, bukan berarti aku merasa benar, aku hanya ingin menyuarakan perasaanku selama ini, hal yang membuatku merasa takut untuk memulai. satu hal lagi, karena kalian mentalku terganggu.
ketika aku buat ini sekitar 2 tahun yang lalu, mungkin memang benar aku belum menerima diri. perasaan masih kacau. dan kini kusadar adanya, bahwa tidak semua hal bisa kita paksakan, termasuk lingkungan pertemanan. iya, benar adanya bahwa pertemanan kemarin hanya sebatas nama, tidak berlanjut sampai saat ini seperti mereka yg bisa tetap dekat dengan temannya yang juga dulu merupakan bagian dari mereka.
dan aku tidak munafik untuk mengatakan, iya aku yang egois, aku yang terlalu memaksa, aku yang tidak bisa menerima kenyataan. dan aku mengatakan ya, bahwa memang benar adanya tidak ada yang ingin berteman denganku.
sekarangpun, pertemanan hanya sebuah nama. tapi persahabatan yang betul dikatakan sahabat sangat susah kutemui.











