Rasulullah ﷺ menceritakan, "Ada dua macam penghuni neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, sesat dan menyesatkan, yang di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (perempuan-perempuan seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh" (HR Muslim). Imam An-Nawawi menjelaskan, yang dimaksud dengan "Perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang", adalah mereka yang menutup aurat sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya. Berpakaian islami bukan sekedar penutup aurat, tetapi sebuah bukti keimanan, dan buah ketaatan kepada Sang Khalik. Apa yang diperintahkan oleh Allah سبحانه وتعالى dan Rasul ﷺ pasti membawa manfaat dan hikmah besar bagi kehidupan muslimah, di dunia dan akhirat. "Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" (QS. An-Nahl [16]:97). – View on Path.














