Hai! I’m back. Nanti aku ceritakan kemana saja aku selama ini. Apa saja yang sudah terjadi. Sekarang, biar kutulis apa yang ingin kutulis.
Hari ini aku mendengarkan podcast Daniel Tetangga Kamu, dimana Daniel lagi ngobrol sama Dee. Di situ ada satu kalimat dari Dee yang membuat aku kepikiran sampai sekarang, yaitu bahwa melamun, sekarang adalah sesuatu yang jarang dilakukan orang-orang, dan semua itu berkat adanya social media. Social media dengan beragam jenisnya, berhasil membuat orang-orang sibuk didalamnya, meskipun itu hanya scrolling-scrolling yang tidak berarti. Orang tidak lagi punya kesempatan melamun, karena di setiap ada waktu yang seharusnya mereka ngga ngapa-ngapain dan bisa melamun, mereka main sosmed. Dee bilang bahwa salah satu jalan datangnya inspirasi adalah dengan melamun. Dan aku rasa itu benar, dan itu juga berlaku untukku. Barangkali, salah satu yang membuat aku sulit menulis sekarang-sekarang ini adalah, karena aku jarang melamun. Dan.. aku jarang baca buku.
Dulu, di mobil, ketika mengantre, di waktu senggang, di saat lagi ngga pengen ngapa-ngapain, yang aku lakukan adalah membaca, atau melamun, atau tidur, atau mengamati orang-orang jika sedang dalam keramaian, mendengarkan lagu. Kadang juga nonton kalau sedang ada drama korea yang kutonton, tapi itu tidak selalu, dan nonton itu dulu kulakukan dengan laptop, yang berarti lebih butuh effort untuk membukanya, ngga bisa dimana-mana dibuka. Sekarang, semua waktu ngga ngapa-ngapain itu kuhabiskan dengan instagram, twitter, nonton series, nonton youtube. Kadang aku berdalih mencari inspirasi. Tapi nyatanya setelah itu yang aku lakukan adalah larut dengan handphone dan tidak melakukan apa-apa. Poor me. Diluar sana mungkin banyak orang yang menjadi semakin kreatif dengan adanya social media. Tapi sepertinya aku bukan salah satunya. Dunia maya agaknya justru menenggelamkan kreatifitasku.
Kesimpulannya... aku adalah salah satu orang yang sudah addicted terhadap social media. Which is not good. I have to stop it, I have to find my way, my old way of wasting time, melamun, ngahuleng, instead of scrolling instagram atau lainnya. Bisa? Harus bisa.












