OMG!
Finally, I can open this app again :D

No title available
Not today Justin
Monterey Bay Aquarium

❣ Chile in a Photography ❣

Kiana Khansmith

shark vs the universe

#extradirty
The Bowery Presents
No title available
RMH
No title available
The Bright Sessions
Cookie Run:Kingdom Official!
sheepfilms
The Stonewall Inn
almost home
Color Me Curious
taylor price

izzy's playlists!
KIROKAZE

seen from Türkiye

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Brazil

seen from South Korea
seen from India
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from Iraq
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Venezuela
seen from United States
seen from Bangladesh
seen from United States

seen from United States
@ziadzura
OMG!
Finally, I can open this app again :D
Tumblr
A: Tumblr udah bisa di buka lagi tuh
B: Aaah masa sih?
A: Coba aja
B: *buka tumblr* EEEEEHH IYAAAA UDAH BISA HOREEEE :D
dan akankah jadi tempat curhat lagi? ahahaha
Menikmati Pulau Cantik di Jakarta
Jakarta, tidak selalu berupa macet, padat penduduk, polusi, dan hiruk pikuk. Traveler masih bisa menikmati indahnya alam bawah laut Jakarta beserta pantai cantik di Kepulauan Seribu.
Di Jakarta banyak terdapat pulau, pantai nan cantik rupawan, lautan biru yang membentang luas, serta ekosistem bawah laut yang indah. Tidak perlu berlibur jauh ke luar kota Jakarta.
Cukup pergi ke Dermaga Marina, Ancol atau Pelabuhan Muara Angke di utara Jakarta. Lalu, berlayarlah ke pulau yang berada di tengah gugusan pulau yang berderet dari selatan ke utara perairan Jakarta, yaitu Pulau Pari.
Dengan kapal cepat, perjalanan ke Pulau Pari bisa mencapai 1-1,5 jam dari dermaga ataupun pelabuhan di Jakarta. Banyak objek wisata yang ditawarkan di pulau ini. Di sini terdapat pantai berpasir putih yang bersih seperti Pantai Perawan dan Pantai Pasir Kresek.
Untuk menikmati matahari terbit, Anda bisa pergi ke Dermaga Bukit Matahari di pulau ini. Sedangkan untuk menikmati terbenamnya matahari, pergilah ke ujung Pusat Penelitian Oseanografi LIPI yang ada di Pulau Pari.Untuk berkunjung kesana, Anda bisa menggunakan jasa travel paket Pulau Pari, atau backpacker mengurus sendiri perjalanan. Anda bisa bermalam dengan mendirikan tenda di pantai.
Untuk wisata bawah laut, Pulau Pari memiliki 3 spot snorkeling yaitu, spot Area Perlindungan Laut (APL) Pulau Pari, spot Pulau Bintang Rama, dan spot Pulau Kudus. Masing-masing spot mempunyai keindahan bawah lautnya.
Bila ingin snorkeling jangan lupa membawa roti yang disimpan di dalam plastik, untuk diberikan ke ikan-ikan laut bila ingin berkumpul untuk menjadi teman foto. Jangan lupa pula membawa kamera underwater untuk bernarsis ria di bawah laut. Bila tidak punya, jangan sedih, biasanya agen travel yang mengantarkan kita menyediakannya. Jadi, tidak perlu pergi jauh-jauh untuk berlibur menikmati alam yang indah ini. Cukup berada di sekitar Jakarta, Anda sudah bisa memanjakan mata dan diri Anda.
suka lari ya mbak?
iya, aplagi lari dari kenyataan :D
Lari Pagi Bebas Polusi Udara
Lari pagi yang sehat, tanpa gangguan polusi udara dari kendaraan memang sangat susah di dapat di daerah jakarta. tetapi kamu bisa melipir sedikit dari kawasan jakarta menuju kota hujan, bogor. disana terdapat Kebun Raya Bogor, taman seluar kurang lebih 87 hektare ini menyimpan banyak sekali jenis pohon, tanaman, dan bunga-bunga, cocok sekali untuk traveller yang menyukai tanaman dan bunga-bunga yang indah.
Kamu bisa berolahraga di sepanjang jalan kebun raya, berjalan-jalan mengitari kebun raya, melihat pohon-pohon besar yang umurnya sudah mencapai ratusan tahun, sungai-sungai, dan kamu juga bisa melihat puluhan ekor kijang yang berada di pekarangan Istana Bogor.
Bila matahari sudah mulai naik dan hari semakin siang, biasanya banyak biasan cahaya matahari masuk ke sela-sela pohon, itu menjadi pemkamungan yang indah sangat bila di lewatkan. di kebun raya bogor ini juga terdapat bunga yang sangat langka, yaitu bunga bangkai. disana juga banyak terdapat museum untuk berbagai ilmu pengetahuan.
Selesai menjelajah seluruh isi kebun raya, kamu bisa melipir mampir dan berjalan-jalan di kawasan pecinaan Jl. Suryakencana, disana banyak sekali jajanan khas kota Bogor untuk mengisi perut makan siang, ataupun berburu oleh-oleh kerajinan tangan, atau bila kamu suka dengan hewan yang imut-imut yaitu kelinci, kamu bisa membelinya di sekitaran pintu masuk kebun raya, harga tidak terlalu mahal untuk seekor kelinci yang imut dan lucu.
Cara mudah hiking asik, sehat, sejuk, selama 1 jam
Mau sehat dan kangen sama suasana pengunungan, yang sejuk dan asri? tapi gak punya waktu banyak, untuk menginap di gunung selama berhari-hari? sibuk sama aktifitas kerja ataupun yang lainnya? eeeh, jangan sedih dulu, kamu bisa merasakan sejuknya udara pegunungan yang adem, sejuk, dan indah banget.
Letaknya gak jauh sama kota Jakarta dan masih didalam kawasan Bogor, tepatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Cibodas-Bogor. bila kamu seorang yang suka jalan-jalan menikmati alam, seorang traveller dan pecinta pegunungan, kamu wajib mengunjungi air terjun Cibereum. air terjun ini masuk kedalam TNGGP, dan sebagai jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango via Cibodas.
Untuk mencapai ke air terjun cibereum, kamu hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan hiking santai menuju air terjun tersebut, dengan kurun waktu 2 jam itu termasuk beristirahat sambil bernarsis-ria dengan alam, dan menikmati pemandangan yang ada di kiri kanan pada saat perjalanan. tapi jika kamu ingin cepat-cepat sampai ke air terjun cibereum, kamu bisa hiking tanpa berhenti yang membutuhkan waktu hanya 1 jam saja.
Buat kamu yang berada di kawasan Bogor ataupun Jakarta, yang masih bisa dijangkau perjalanan selama 1 hari, tentu wajib memanjakan kaki kesana, sebelum menuju air terjun, disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman, karena di atas sana tidak ada yang berjualan dan jangan sampai kamu kehausan ataupun kelaparan.
Tapi tetap yaa, selalu menjaga kelestarian hutan dan kebersihan alam :)
Surga Bertabur Bunga Edelweiss di Suryakencana
Di kawasan Gunung Gede-Pangrango, terdapat sebuah tempat yang menjadi spot favorit para pendaki, yaitu Suryakencana. Di sana, pendaki yang melintas dapat menikmati hamparan padang bunga Edelweiss yang sangat indah.
Pendaki gunung Gede-Pangranggo mana yang tidak tahu Suryakencana, semua traveler atau pendaki yang berkunjung ke Gunung Gede, Cibodas, Bogor, pasti selalu mampir dan singgah untuk mendirikan tendanya di Suryakencana, atau biasa di sebut dengan Alun-alun Suryakencana.
Suryakencana adalah dataran luas yang terdapat banyak sekali tumbuhan bunga Edelweiss di sana sini. Maka tidak heran para pendaki yang berwisata kesana sangat menyukai tempat ini.
Edelweiss biasa disebut bunga abadi, karena bila dipetik bunga itu tidak akan layu atau mati membusuk dalam waktu beberapa hari seperti kebanyakan bunga yang lainnya. Edelweiss itu sendiri adalah salah satu bunga langka yang hanya terdapat di pengunungan berudara sejuk yang berketinggian kira-kira lebih dari 2.000 MDPL (meter di atas permukaan laut).
Edelweiss adalah bunga yang dilindungi, tidak ada yang boleh memetik apalagi membawa pulang bunga Edelweiss. Bila sampai Kamu ketahuan mengambilnya, siap-siap saja Kamu akan mendapatkan sanksi atau berupa denda.
Menurut data yang ada, ketinggian alun-alun Suryakencana mencapai 2.750 mdpl, dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari pos pertama Cibodas. Bila Kamu sudah sampai di alun-alun Suryakencana, berarti Kamu sudah hampir mendekati puncak dari Gunung Gede.
Bila musim pendakian atau hari libur, banyak sekali wisatawan berkunjung ke Gunung Gede-Pangrango untuk menikmati alamnya. Bila sudah begitu, tentu saja Suryakencana pasti penuh akan tenda-tenda yang berdiri gagah memenuhi Suryakencana.
Tertarik untuk mengunjungi Gunung Gede-Pangrango? Tertarik berada di hamparan bunga Edelweiss? Maka siapkan fisik dan mental Kamu, dan jangan lupa selalu menjaga kebersihan dan keasrian alam kita ini.
#SAVEANORANGUTANS
Orangutan, dua kata yang diambil dari bahasa melayu yaitu “orang” yang berarti manusia, dan “utan” yang berarti hutan. Orangutan terdiri dari dua spesies, yaitu orangutan Kalimantan dan orangutan Sumatra. Dan dalam nama latinnya orangutan Kalimantan disebut dengan Pongo pygmaeus, sedangkan orangutan Sumatra disebut dengan Pongo abelii.
Faktanya adalah, orangutan termasuk kedalam jenis kera besar, bukan monyet. Dan orangutan mempunyai kesamaan DNA 97% dengan manusia. Habitat asli orangutan berada di hutan hujan tropis Sumatra dan Borneo, tapi sayang setiap tahunnya orangutan harus merasakan habisnya hutan sedikit demi sedikit, yang di kikis oleh tangan-tangan manusia tidak bertanggung jawab, untuk di buat perkebunan kelapa sawit, dan populasi orangutan semakin menurun dan terancam punah.
Sungguh sangat disayangkan jika lambat laun, mereka akan habis satu-persatu akibat ekosistem hutan yang tidak seimbang dan populasi mereka terancam punah, akibat tidak ada lagi hutan hujan tropis di Sumatra maupun Borneo yang tersisa, bila orang-orang berdasi yang hanya memikirkan uang, membuat habitat mereka menjadi perkebunan kelapa sawit. Bayangkan, jika orang utan di indonesia punah, makan ada mata rantai kehidupan di hutan yang akan putus, sebab persebaran beberapa biji dan penyerbukannya dibantu orangutan.
Pantai Legon Pari, Si Perawan dari Sawarna
Sudah tahu mau ke mana akhir pekan ini? Kalau belum, Pantai Legon Pari di Sawarna bisa jadi destinasi wisata Kamu bareng teman-teman, keluarga, atau orang tersayang. Pantai ini masih perawan, alias masih bersih dan belum banyak dikunjungi wisatawan. Sekali datang, rasanya tak mau pulang!
Pantai Sawarna yang berada di Desa Sawarna, Banten, tentu sudah sangat terkenal oleh para traveler penikmat pantai. Salah satunya Pantai Legon Pari yang terbilang bersih dan jarang dijamah oleh kaki-kaki traveler.
Seperti Pantai Legon Pari yang berada di belakang bukit-bukit dan Desa Sawarna. Bila ingin ke sana, Kamu harus melewati jembatan gantung dan sawah-sawah yang membentang.
Perjalanan untuk sampai ke Pantai Legon Pari ditempuh dengan jarak kurang lebih 1,5 km dari jalan utama pantai Sawarna. Cukup melelahkan, bila Kamu tidak terbiasa berjalan dengan jalanan yang berbatu dan juga naik turun bukit.
Tapi sabar dan nikmatilah, setelah melewati perjalanan yang jauh, Kamu akan menemukan bentangan pantai yang indah. Pantai Legon Pari juga jadi spot terbaik untuk menanti datangnya sunrise, dan pecinta sunrise bisa mendapatkan foto-foto yang bagus.
Hembusan angin dan deburan ombak di pantai ini cukup kencang. Ada spot karang yang sangat luas dan besar, bisa untuk Kamu berdiri menikmati desiran ombak.
Biasanya para penduduk setempat menggunakan spot karang tersebut untuk mereka berdiri memancing. Spot karang aman bila untuk berdiri tanpa takut terbawa arus yang kencang, karena barisan karang yang kokoh menghalanginya.
Senin sampai Jumat, pantai tersebut sangat sepi. Namun saat weekend, memang pantainya mulai ramai didatangi wisatawan dalam dan luar negeri. Tapi tak ada salahnya, Kamu bergabung dengan mereka untuk bersama menghabiskan waktu di sana. Ingat, jaga kebersihan ya kawan!
Well! Hello People~
Well! hello people~ (gaya andhika wira, anak hits jaman now, yg kalo ngomong british bikin cewek klepek klepek) :D
Gak tau kenapa otak dan hati gue mulai berkerjasama dengan jari jemari buat kasih intruksi “curhat” lagi. Udah lama banget ruang ini gak gue jamah, dan sekarang ada perasaan gue pengen isi ruang ini dengan tulisan-tulisan petualang (cinta) gue hahaha. Tapi curhatnya mau yg agak ber-faedah dikitlah yaa, sharing perjalanan hidup mencari kitab suci ke daerah di Indonesia bagian manapun. kalo dipikir pikir, daripada main kesana kemari gak pernah menghasilkan sesuatu yang berfaedah, mending gue buatin travel blog gitu kali yaa, tapi bingung mau dari mana dulu, dan harus flashback semua kejadian pas waktu jalan, semoga aja sih masih inget jalan ceritanya, jadi gak cuma inget mantan aja *eh /
at Balai Taman Nasional Tanjung Puting – View on Path.
THE SECRET ROOM turned 6 today!
500 posts! yeeepy
Akhir perjalanan 2016. Selamat datang 2017
Equus caballus Bromo, 2016 #exploremalang2016 #bromo
Berdiri untuk menunggu. Bromo, 11 Desember 2016 #exploremalang2016 #bromo
Kuda emang kuat tapi kalo liat kuda2 di Bromo suka kasian, matanya gak bisa bohong kalo mereka capek. Bulak balik mondar mandir naik turun narik penumpang. Harga yg di tawarin mulai dari 50-20 ribu untuk sampe atas