Tentang keindahan, ketampanan, ataupun kecantikan... Tak bisa dipungkiri, bahwa semua orang pasti menyukai yg namanya keindahan & hal itupun sudah menjadi fitrah bagi setiap manusia. Berkata Imam al Ghozaly rahimahulloh dalam kitab beliau 'ihya ulumuddin' : "tiada seseorangpun yg mengingkari bahwasanya keindahan itu merupakan perkara yg disukai". Dan segala sesuatu yg t'lah Allah ciptakan adalah serba indah, karena Dia adalah Maha Indah yg menyukai keindahan. Dan didalam setiap nama-Nya pastilah mengandung sifat-sifat yg menunjukkan akan kemuliaan-Nya. lihatlah kepada bintang-bintang... di malam-malammu yg begitu tenang, Allah t'lah menjadikan bintang-bintang itu sbg hiasan yg menghiasi langit. lihatlah kepada laut... yg biru airnya, yg suara desiran ombaknya di pantai bisa menenangkan pikiranmu setelah sepanjang hari bekerja tanpa henti. lihatlah kepada bulan purnama... yg dari arah manapun engkau memandangnya, maka engkau akan mendapati dia begitu bulat nan sempurna. lihatlah kepada matahari... baik kala fajar maupun senja, saat cahaya merah keemasannya menghiasi ufuk dimana ia terbit dan terbenam, hingga cahanya menyelinap lembut memasuki kamar-kamar kalian. Dan di tempat yg lainnyapun ada berbagai ciptaan Allah yg memiliki banyak keindahan, ada bunga-bunga, ada kupu-kupu, ada burung-burung, dan berbagai ciptaan Allah lainnya yg semuanya serba memukau, yg mana hal itu semua menyiratkan akan keindahan Sang Pencipta. duhai alangkah mengherankannya, bagaimanakah seseorang itu bisa bermaksiat kepada Robb-nya? ataupun bahkan dia mengingkari akan keberadaan-Nya... padahal didalam setiap sesuatu itu ada tanda-tanda, yg menunjukkan bahwasanya Dia adalah Maha Esa... Dan dari sekian ciptaan-ciptaanNya, ada makhluk yg bernama manusia. Mereka mempunyai keistimewaan-keistimewaan maupun keindahan-keindahan yg tak dimiliki oleh makhluk selain mereka. Allah ta'ala menciptakan bapak mereka Adam alaihissalam dr tanah liat, Allah ta'alapun menciptakannya dgn tangan-Nya, dan meniupkan pula ruh kepadanya, dan menyuruh para malaikat tuk bersujud kepadanya. Dan Allahpun menciptakan mereka dgn bentuk yg sebaik-baiknya. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman : {Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yg sebaik-baiknya}. At-tiin : 4. mereka mempunyai bentuk dan rupa yg tak dimiliki oleh jin... dan mereka mempunyai akal yg tak dimiliki oleh hewan... jikalau mereka memanfaatkan rupa mereka tuk bermaksiat kepada Allah, maka alangkah mulianya jin yg tak memiliki rupa... jikalau mereka memanfaatkan akal mereka tuk bermaksiat kepada Allah, maka alangkah mulianya hewan yg tak memiliki akal... bahkan, berapa banyak hewan yg jauh lebih mulia dr manusia??? Wahai saudaraku, yg namanya keindahan bukanlah dilihat dr sisi fisik semata, bahkan keindahan budi pekerti itu jauh lebih tinggi kedudukannya drpd hanya sekedar tampilan fisik yg indah belaka. Bukankah syariat islam itu datang tuk membenahi akhlak manusia??? bukankah Allah mengutus Rosul-Nya Muhammad sholallohu alaihi wa sallam sbg suri tauladan bagi kita dgn akhlak beliau yg begitu agung??? Keindahan fisik takkan berarti bila tak didukung dgn keindahan apa-apa yg tersembunyi dalam batin seseorang. Apalah arti sebuah ketampanan/kecantikan kalau sang pemiliknya adalah seseorang yg tak beradab? Allah ta'ala berfirman ttg orang-orang munafik : {(Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berucap, engkau mendengarkan tuturkatanya. Mereka seakan-akan kayu yg tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh yg sebenarnya, maka waspadalah terhadap mereka, semoga Alloh membinasakan mereka.)} al Munafiqun : 4. Sesungguhnya orang-orang munafik itu membuat kita begitu takjub akan perawakan mereka... begitu pula suara-suara mereka. Tapi apakah hal itu bermanfaat bg mereka? tidak, sekali-kali tidak wahai saudaraku. Mereka tetaplah kayu tersandar, yg tak memiliki otak tuk merenungi ataupun bahkan tuk menerima kebenaran. Dan perhatikanlah ayat berikut ini pula wahai saudaraku : {(Dan berapa banyak umat (yg ingkar) yg telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka lebih bagus perkakas rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata)}. Maryam : 74. Berapa banyak dr umat terdahulu yg Allah telah membinasakan mereka, padahal mereka lebih banyak perkakasnya, lebih megah bangunannya, dan lebih tampan/cantik perawakannya??? Sungguh, hal itu tak bermanfaat bagi mereka barang sedikitpun. Karena rusaknya apa yg dalam hati itu lebih besar pengaruhnya drpd hanya sekedar cacat fisik semata. Dan tak ada seseorangpun yg menyembunyikan bangkai dalam dirinya kecuali hal itu akan nampak, pada suatu ketika. Berkata al Hasan al Bashri rahimahulloh : "tidaklah seseorang menyembunyikan suatu perkara melainkan Allah akan memperlihatkan hal itu melalui mimik wajahnya ataupun gerak-gerik lisannya". Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam juga bersabda : ((Sesungguhnya Alloh tak melihat kepada rupa-rupa dan harta-harta kalian, tetapi Alloh melihat kepada hati-hati kalian dan amal-amal kalian)). HR. Muslim. Maka hendaklah apa yg ada dalam batin itu sesuai dgn dzohirnya. Dan atas dasar ini pulalah suatu amal takkan diterima kecuali ada keikhlasan (amalan batin) dan mutaba'ah/ada tuntunannya dr Nabi (amalan dzohir) didalamnya. Wahai saudaraku, janganlah kalian tertipu akan tampannya rupa, dan janganlah pula kalian terperdaya akan jelitanya muka mereka! karena sesungguhnya hal itu semua takkan berimbas suatu apa jikalau tak dibarengi dgn jernihnya apa-apa yg ada dalam hati mereka. Allah ta'ala berfirman ttg qorun : {(Maka keluarlah dia (qorun) kepada kaumnya dgn kemegahannya. Orang-orang yg menginginkan kehidupan dunia berkata, "mudah-mudahan kita mempunyai harta kekayaan seperti apa yg telah diberikan kepada qorun, sesungguhnya dia benar-benar mempunyai keberuntungan yg besar". Tetapi orang-orang yg dianugerahi ilmu berkata, "celakalah kamu! ketahuilah bahwa pahala Allah lebih baik bagi orang-orang yg beriman dan mengerjakan kebajikan, dan pahala yg besar itu hanyalah diperoleh oleh orang-orang yg sabar)}. al Qosshosh 79-80. Maka manusiapun terbagi menjadi 2 kelompok, ada yg begitu takjub dgn apa-apa yg dimiliki oleh qorun, dan merekapun begitu berharap untuk memilik apa-apa yg dimiliki oleh qorun tersebut. Dan adapula golongan yg telah Allah berikan rahmat kepada mereka, yg mana mereka tak bergeming akan hal itu. Karena iman mereka thd apa yg telah Allah janjikan bagi orang-orang yg beriman sudah terpatri kuat dalam hati-hati mereka. Begitu pula dengan kita, jikalau mobil-mobil keluaran terbaru mereka masih menakjubkan kita... jikalau harta-harta melimpah mereka masih mencengangkan kita... jikalau perhiasan-perhiasan mereka yg tak terhitung jumlahnya masih menyilaukan kita... maka, iman kita masih patut tuk dipertanyakan... iman kita masih banyak membutuhkan siraman, agar bisa berdiri kokoh bak batu karang yg tegar setiap waktu... tak perduli dgn ombak yg menghujam dgn kencangnya... dan tak perduli dgn hantaman kapal yg demikian besarnya... Wahai saudaraku, sungguh apabila seseorang itu dikaruniai oleh Allah wajah yg rupawan, akhlak yg begitu menawan... sungguh ia telah diberi oleh Allah nikmat yg begitu besar dalam hidup ini. Maka janganlah ia memanfaatkan hal itu tuk bermaksiat kepada-Nya. Ada orang bijak yg berkata : "Sepatutnya bagi setiap hamba melihat ke cermin tiap hari tuk memperhatikan rupanya, jikalau ia mendapati dirinya tampan, maka janganlah ia membuatnya jelek dgn amal yg jelek. Dan bila ia mendapatii dirinya jelek, maka janganlah dia mengumpulkan 2 kejelekan (rupa dan ama)l". Wahai yg berwajah tampan, janganlah engkau sombong hingga engkau menodai wajahmu dengan jeleknya amal-amalmu. Sungguh jeleknya perangaimu akan bisa membuat gelap rupa-rupamu. Dan janganlah engkau memfitnah pr perempuan dgn perawakan yg engkau miliki, tak malukah engkau kepada Nabi Yusuf alaihissalam? walaupun beliau memiliki setengah ketampanan, tp hal itupun tak lantas mendorong beliau tuk bermaksiat kepada-Nya. Wahai yg bermuka jelita, janganlah engkau memanfaatkan sebagian dr ciptaan-Nya tuk bermaksiat kepada-Nya. Hendaknyalah engkau tidak memfitnah laki-laki dgn wajah kalian yg menawan, dan alangkah bagusnya bila engkau bisa menutupinya dgn baik. Wahai yg berwajah jelek, janganlah engkau merendahkan dirimu, dan janganlah engkau mengumpulkan 2 kejelekan sekaligus. Sungguh baiknya perangaimu akan bisa membuat cerah rupa-rupamu. tidaklah kecintaan kita kepadanya bisa sempurna, kecuali jika kita mengetahui sebagian dr sifat-sifat yg dimiliki oleh beliau alaihis sholatu wa sallam. Wahai saudaraku, tak diragukan lagi bahwa Nabi Muhammad sholallohu alaihi wa sallam bagus perawakannya dan begitu mulia akhlaknya. - dr al Barro' bin Azib radhiallohu anhu berkata : "Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam adalah manusia yg paling tampan wajahnya, paling mulia akhlaknya, tidak terlalu tinggi dan tidak pula terlalu pendek". HR. Bukhori 6/564. - dan dr beliau radhiallohu anhu pula, beliau berkata : "Adalah Nabi sholallohu alaihi wa sallam memiliki bahu yg bidang, memiliki rambut sampai pada telinga bagian bawah, aku pernah melihatnya memakai baju merah dan akupun belum pernah melihat seseorangpun yg lebih tampan darinya". HR. Bukhori 6/565. - dr Abu Ishaq as Subai'iy berkata, ada seseorang yg berkata kepada al Barro' bin Azib : "Apakah wajahnya Rosululloh itu seperti pedang?", maka (al Barro' bin Azib) menjawabnya :"tidak, tetapi seperti bulan". HR.Bukhori 6/565. Dan mungkin perlu juga disebutkan disini tentang ketampanan dr sebagian sahabat-sahabat Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam, karena memang mereka adalah sebaik-baik kaum dr umat islam ini. 1. Jarir bin Abdillah al Bajaliy radhiallohu anhu. Beliau adalah seorang sahabat yg memiliki wajah yg demikian tampannya, hingga Umar bin Khottob radhiallohu anhu berkata tentangnya : "dia adalah Yusufnya umat ini". Dan Rosulullohpun begitu mencintai dan memuliakannya. Berkata Jarir bin Adulloh radhiallohu anhu : "Tidaklah pernah Rosululloh melarangku dr masuk tuk menemuinya semenjak aku masuk islam. Dan tidaklah pernah beliau melihatku kecuali beliau tersenyum". HR. Bukhori. Ibnu Shulthon berkata : "Rosululloh senantiasa tersenyum kepadanya karena yg terpancar darinya adalah ketampanan dan kebagusannya". Sebagian ulamapun mengatakan bahwa wajahnya laksana potongan bulan. 2. Dihyah al Kalbiy radhiallohu anhu. Dialah seorang sahabat yg mana Jibril alaihissalam turun dgn rupanya. Dan disebutkan, bahwa ketika dia datang ke madinah manusiapun menyambutnya. Maka para wanita yg hamilpun melahirkan bayi yg ada dalam rahim mereka. Disebutkan pula dia pernah memakai penutup muka agar para wanita tak terfitnah dgn ketampanannya. Saya menyebutkan 2 sosok dari sahabat tersebut adalah karena memang mereka begitu terkenal akan ketampanannya, dan lihatlah bagaimana mereka bersikap terhadap apa yg t'lah Allah berikan kpd mereka dr ketampanan itu. Tak terbersit dalam hati-hati mereka tuk mempergunakan ketampanan itu di jalan yg dimurkai oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Begitu halnya tentang kecantikan, sekian .