Wisdom of Paulo Coelho (2.2)
-THE ALCHEMIST-
>Menebak masa depan. Masa depan adalah milik Tuhan. Hanya Dia-lah yg bs mengungkapkan dlm keadaan2 tertentu berdasarkan pertanda2 yg ada skrng ini. Rahasia-Nya ada pada saat ini. Kalau kau menaruh perhatian pd saat skrng kau bs memperbaikinya. Dan kalau kau memperbaiki saat ini apa yg akan datang jg aka lebih baik. Lupakan masa depan, jalani setiap hari sesuai ajaran2 yg telah kau terima. Yakinlah bahwa Tuhan mengasihi hamba2Nya. Setiap hari membawa keabadian bersamanya.
>Ingat, dimanapun hatimu berada, disitulah hartamu berada.
>Cinta tdk pernah menghalangi orang mengejar takdirnya. Kalau dia melepaskan impian2 itu karena cintanya bukan cinta sejati... bukan cinta yg berbicara bhs dunia.
>Orang dicintai karena dia memang dicintai. Tak perlu ada alasan u/ mencintai.
>Manusia lebih banyak memimpikan pulang ke rumah daripada meninggalkan rumah. Dia sudah terbiasa kini dengan keheningan. Kalau emas yg kau temukan itu terbuat dari unsur murni, maka dia tdk akan rusak. Dan kau bisa selalu kembali. Tapi kalau emas yang kautemukan itu hanya sepuhan belaka, kau tdk akan menemukan apa2 saat kau pulang nanti.
>Mereka mencari harta yg ditadirkan bg mereka, tp tdk mau menjalani takdir itu.
>Orang2 bijak memahami: alam semesta ini hanyalah citra & tiruan akan surga. Dunia ini ada sekedar u/ menunjukkan bahwa ada dunia yg lebih sempurna. Allah menciptakan dunia ini agar melalui objek2nya yg terlihat, manusia bs memahami ajaran2 spiritualnya, serta kebijaksanaannya yg amat sangat mengagumkan.
>Rasa takut akan penderitaan justru lebih menyiksa daripada penderitaan itu sendiri. Dan tak ada hati yg menderita saat mengejar impian2nya, sebab setiap detik pencarian itu bisa diibaratkan pertemuan kembali dengan Tuhan & keabadian.
>Ketika sungguh2 mencari...sepanjang jalan akan menemukan hal2 yg tak pernah kau lihat. Andaikan aku tak punya keberanian u/ mencoba segala sesuatu yg kelihatannya dicapai o/ seorang aku.
>Sebelum mimpi bs mewujud, jiwa dunia menguji segala sesuatu yg telah kita pelajari sepanjang jalan. Bukan karena dia jahat, melainkan agar selain mewujudkan impian2 kita, kita juga menguasai pelajaran2 yg kita peroleh dalam proses mewujudkan impian itu.
>Mereka lupa bahwa timbal, tembaga, dan besi punya takdir sendiri u/ dipenuhi. Dan siapapun yg campur tangan dalam takdir orang lain tdk akan pernah menemukan takdirnya sendiri.
>Kau akan mati di tengah usahamu mencoba mewujudkan takdirmu. Itu jauh lebih baik daripada mati seperti jutaan orang lainnya yg bahkan tdk pernah tahu takdir mereka.
>Masing2 melakukan fungsinya sendiri sbgai unsur yg unik dan segalanya akan menyuarakan simfoni kedamaian.
>Kalau kita berusaha menjadi lebih baik, segala sesuatu di sekitar kita akan ikut menjadi baik.
>Kita pula yg menentukan apakah dunia tempat tinggal kita menjadi lebih baik atau lebih buruk. Di situlah kekuatan cinta memainkan perannya. Sebab saat kita mencintai, kita selalu berusaha menjadi lebih baik lagi. Setiap orang di dunia ini apapun pekerjaannya, memainkan peran penting dalam sejarah dunia, dan biasanya orang itu sendiri yg tdk pernah menyadarinya.









